Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
26 Februari 2026
A A
Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Ilustrasi - Motor BeAT ditinggalkan demi Vespa Matic Primavera 125 (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ibarat habis manis, sepah dibuang. Itulah yang dialami Honda BeAT yang sudah menemani penggunanya mengarungi jalanan selama 7 tahun, tapi digantikan dengan Vespa Matic yang sedikit-sedikit bersikap manja untuk perawatannya, hanya karena alasan warna dan gaya. 

Cerita ini datang dari Zira (23) yang sebelumnya mengaku sebagai pengguna Vespa Matic. Ketertarikan Zira bermula dari warna Vespa Primavera 125 yang lucu. Tapi ternyata, di baliknya, kelucuan mengalahkan perjuangan motor BeAT tangguh yang lebih dulu mengabdi kepadanya.

7 tahun mengarungi jalanan 3 kota bersama Honda BeAT

Kata Zira, Honda BeAT adalah salah satu dari motor lamanya. Ia pernah menggunakan Yamaha Mio dan Honda Scoopy juga, selain BeAT dan Vespa Matic yang digunakannya saat ini.

Namun, di antara kendaraan yang pernah dicoba, BeAT adalah motor paling lama yang pernah menemaninya. Mulai dari SMA sampai lulus kuliah, totalnya selama 7 tahun.

“Paling lama kayaknya aku pakai BeAT deh. Sejak aku SMA sampai aku S1,” katanya, Jumat (26/2/2026) siang.

Motor itu menemani Zira selama tinggal di Jogja saat SMA. Ia juga dibawa saat Zira berpindah ke Semarang untuk kuliah. Di sela-sela itu, Zira juga menggunakan motornya sesekali untuk pergi ke Klaten mengunjungi keluarga.

Bisa dikatakan, selama itu, BeAT adalah teman paling setia Zira yang mengiringinya ke mana pun. 

Namun, kebersamaan keduanya berakhir sia-sia. Zira meninggalkan BeAT demi Vespa Matic.

Meninggalkan Honda BeAT demi Vespa Matic yang dianggap “lucu”

Alasan Zira mengganti kendaraannya juga cenderung tidak sejalan dengan prinsip pemilihan kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi, sesuai kebutuhan. Awalnya, ia hanya melihat  Vespa Primavera 125 dari warna hijau yang disebutnya lucu.

Menurutnya, warna ini terbilang unik. Tidak ditemukan pada kendaraan matic lain, seperti warna hijau pada BeAT, misalnya, yang cenderung nyentrik dan malah berujung norak untuk selera sebagian orang.

Namun masalahnya adalah, selain warna, Zira tidak memahami apa pun soal motor ini.

“Nggak ada [spesifikasi yang dipahami]. Karena warnanya aja gemes, warna ijo toska,” katanya.

Selain itu, dibandingkan menggunakan BeAT, Vespa jelas lebih bergengsi. Zira memperkirakan, kebanyakan teman-temannya saat ini menggunakan Vespa. Tentu, ada nilai sosial dari motor seharga Rp50 juta ini.

“40 persen kayaknya [teman-teman pakai motor ini],” kata Zira.

Iklan

Karena itulah, Zira menambahkan Vespa ke dalam wishlist-nya. Ia juga memberitahu sang mama, kemudian mendapatkannya sebagai hadiah kelulusan kuliah.

@scooteris.sby Vespa Primavera 150cc Tosca 💙 ✔ Melayani pembelian cash / credit seluruh jawa timur ✔️ DP / Angsuran Ringan ✔️ Free Member Card ✔️ Free Test Ride ✔️ Melayani Home Service ✔️ Proses Aman, Cepat dan Terpercaya Beli Vespa, ingat *Vespa Satya* 🛵 💨 More Info : ☎️ 082338703544 (Admin) 📍Jl. Tegalsari no. 2G, Surabaya. #vespa #vespamatic #vespasurabaya #vespalovers #vespaindonesia #vespascooter ♬ Dj Jalan Pargoy X Goyang Jaypong – DJ MIFTAH

Setelah digunakan, Vespa ternyata tidak sekeren gengsinya

Setelah menggunakan Vespa selama lebih dari satu tahun, Zira merasa lebih nyaman dengan Vespa dibandingkan motor BeAT lamanya.

Ketika saya tanya alasannya, ia bilang, menjadi terbiasa dengan bodi motor Vespa yang lebih besar. Dibandingkan dengan Honda BeAT, Zira menyebut dirinya lebih leluasa menggunakan Vespa karena alasan ini.

“Sebenarnya nyaman-nyaman aja, cuma terlalu kecil tempat duduknya itu, rasanya kayak kecil banget gitu lho pake BeAT itu. Terus semenjak aku pakai Vespa, aku jadi kayak enak juga ya motor besar gitu,” kata Zira.

Selain itu, Zira merasa bagasi motor Vespa lebih lega sehingga bisa menyimpan lebih banyak barang sekaligus. Keunggulan ini, katanya, penting bagi pengendara motor yang harus membawa beberapa perlengkapan untuk berjaga-jaga.

Namun sayangnya, sebagai perempuan yang juga suka membawa beberapa printilan, Vespa tidak menyediakan cantolan untuknya menggantungkan barang. Untuk yang satu ini, Zira merasa BeAT jadi dapat satu poin plus.

“Tapi, plus-nya Vespa itu juga dia bagasinya spacious karena motornya lebih besar. Tapi, Vespa juga nggak ada cantolannya, nggak seenak BeAT,” ujarnya.

Dari kekurangan kecil ini, Zira baru menyadari kalau kendaraan ini tidak seunggul itu. Ada satu kekurangan yang juga dirasakannya selama menggunakan Vespa untuk bepergian sehari-hari, yaitu ketangguhan Vespa yang jauh dari BeAT lamanya…

Baca halaman selanjutnya…

Honda BeAT lebih nyaman dan murah dibanding Vespa Matic

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2026 oleh

Tags: beat vs vespaharga honda beatHonda Beathonda beat miskinkomunitas vespakomunitas vespa jogjamotor vespapengendara vesparekomendasi vespavespa maticvespa primavera 150
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)
Pojokan

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co
Pojokan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
kelemahan honda beat, jupiter z.mojok.co
Sehari-hari

Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros

27 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.