WiFi IndiHome yang digadang-gadang sebagai salah satu penyedia jaringan internet terbaik di Indonesia, nyatanya bikin beberapa penggunanya kecewa dan beralih ke brand lain seperti Biznet karena lebih gacor.
Melansir dari laman resmi Telkomsel, IndiHome memiliki beberapa keunggulan. Pertama, paket internet yang menyesuaikan kebutuhan. Salah satunya paket 2P (internet dan telepon) yang bisa dipakai untuk kebutuhan standar harian dengan kecepatan mulai dari 30 Mbps hingga 50 Mbps.
Kedua, kecepatan stabil di segala cuaca baik hujan maupun petir. IndiHome mengklaim telah menggunakan jaringan fiber optic yang mampu melakukan transfer data dengan kecepatan sampai 100 Mbps secara stabil.
Ketiga, layanan pelanggan cepat tanggap. IndiHome menjamin segala keluhan dan masalah yang mereka terima, bakal langsung diselesaikan dengan cepat. Sayangnya, kelebihan-kelebihan tadi tidak dirasakan oleh sebagian pelanggan.
WiFi IndiHome lemot sebelum deadline
Ahmad tampak bersungut-sungut saat menceritakan masalah IndiHome yang sudah dia pakai bersama penghuni kosan lainnya selama 2 tahun terakhir. Bagaimana tidak, IndiHome yang katanya tetap stabil di cuaca apapun, nyatanya lemot saat dipakai di daerah Ahmad.
“Saat aku cek jaringannya, memang masih nyambung tapi tertulis ‘tidak ada koneksi internet’. Jadi kan sama saja,” kata Ahmad, Selasa (21/4/2026).
Masalah kedua, saat Ahmad mengirim keluhannya di akun X @IndiHome, jawaban yang ia dapatkan seolah hanya formalitas. Padahal, ada banyak komplain serupa tentang IndiHome lemot saat hujan.
“Biasanya, kami cuman disuruh restart tapi percuma. Nggak ada efeknya,” keluh Ahmad.
Ahmad tak sendiri, masalah pengguna IndiHome hampir seluruhnya sama yakni tak sesuai dengan tawaran IndiHome sebelumnya. Salah satunya lewat berbagai keluhan yang ada di Threads.
“IndiHome lagi kenapa sih? Sebulan lalu aku ditawarin upgrade kecepatan sama sales. Ya udah aku okein, berharap internet makin lancar kan. Eh tapi setelah dipasang yang baru, malah jadi lemot parah, sinyal putus nyambung terus, dipakai kerja jadi ganggu banget. Udah berkali-kali lapor customer service tapi hasilnya nihil cuma disuruh restart modem atau cek dari pusat, terus gitu lagi,” ucap akun @ecy***** diunggah Minggu (19/4/2026).
Keluhan yang tak pernah didengar
Karena tidak ada solusi konkret, mau tidak mau opsi lainnya adalah melakukan upgrade kecepatan. Namun, upgrade kecepatan bukanlah perkara mudah bagi Ahmad dan penghuni kosan lainnya.
Ia berujar selama ini ada 6 anggota penghuni kos yang ikut patungan termasuk dirinya, tapi hanya 2 yang bekerja. Sementara yang lainnya adalah mahasiswa tanpa penghasilan sehingga seringkali nunggak untuk iuran.
“Terpaksa, aku harus nombok sebelum tanggal 25 agar nggak kena denda sebesar 5 persen,” ujarnya.
Bahkan, kata Ahmad, kalau bisa dibayar sebelum tanggal 20 karena menjelang batas akhir pembayaran biasanya masalah jaringan lemot bakal muncul. Belum lagi, biasanya IndiHome memberikan pemberitahuan secara mendadak kalau mereka sedang mengalami gangguan secara nasional. Alhasil, pengguna pun merasa tidak adil.
“Telat bayar kena isolir (denda), tapi sering banget gangguan. Gimana sih?” kata @ari*** dikutip dari Threads yang diunggah pada Kamis (22/1/2026).
“Gangguan oke, tapi pembayaran tetap nggak ada potongan karena gangguan yang hampir setiap siang hari area Jogja lemotnya minta ampun!” kata @do*****.
“Kalau kami telat bayar tagihan lu semenit aja, udah diputus jaringan. Waktu kek gini, bisa nggak kurang dari 5 menit beres? Kesel!” kata @seg*****.
Karena kecewa dengan WiFi IndiHome, Ahmad pun mencari testimoni di berbagai media sosial untuk beralih ke brand lain. Sampai akhirnya, ia menemukan banyak testimoni dari eks pengguna IndiHome yang mengalami kendala serupa dan beralih ke Biznet.
Ramai-ramai orang beralih dari IndiHome ke Biznet
“Pertama kali aku pasang Biznet, pelayanannya cepat dan lebih murah,” kata Channia.
Menurutnya, secara harga Biznet memang lebih murah dibandingkan IndiHome yakni sekitar Rp250 ribu per bulan dengan bandwidth mencapai 400 Mbps. Sudah begitu, ia tak perlu lagi komplain seperti dulu saat dirinya menggunakan IndiHome yang ujung-ujungnya tidak digubris.
Tak hanya Channia, beberapa pengguna Biznet juga mengungkap kepuasan mereka di Threads.
“Aku pasang WiFi Biznet dapat harga murah. Jatuhnya cuma Rp192 ribu per bulan. Gratis pemasangan, modemnya juga sudah jadi hak milik kami dan dapat kecepatan 100 Mbps,” kata @iqq***.
“Sejauh ini Biznet aman selama 2 tahun ini gue pakai. Cuma pernah ngalamin drop selama 3 jam waktu di Bekasi,” kata @gil***.
“Gue pengguna 4 tahun, jarang banget ada trouble.” kata @dan***.
“Saya pakai 10 bulan dan nggak ada kendala sama sekali. Dulu masih 60 Mbps dengan harga Rp175 ribu sudah termasuk pajak.” kata @my***.
Penulis: Aisyah Amira Wakang
Editor: Muchammad Aly Reza
BACA JUGA: Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri dan artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan














