Seolah dapat jackpot di acara “doa bersama”
“Sebetulnya aku hanya punya waktu 2 minggu sebelum menentukan SNMPTN (sekarang SNBP), sampai aku benar-benar mantap pilih FKG,” kata Diana.
Mulanya, Diana memang ingin masuk Jurusan Biologi atau Perikanan. Namun, orang tuanya memberi saran untuk mengambil FKG saja. Karena masih bimbang, dia pun konsultasi ke guru BK. Bukannya diberi saran, Diana justru diajak ke suatu acara yang ia pikir hanya doa bersama. Rupanya itu adalah pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh Unair.
“Jujur waktu itu aku nggak mempersiapkan apa-apa. Di tengah acara, MC tiba-tiba minta 10 orang siswa berprestasi maju ke depan. Siapa pun boleh maju,” ujar Diana.
“Nah, 9 anak udah maju nih, aku masih maju-mundur. Sampai akhirnya aku meyakinkan diri, ah ya udahlah, mending coba dulu daripada nggak sama sekali,” tuturnya.
Saat maju ke atas panggung, Diana sebenarnya sudah minder duluan. Ia sudah yakin bakal gagal 100 persen karena prestasinya hanya penghafal Al-Qur’an. Siapa sangka, prestasi itu membawanya ke Golden Ticket Unair.
Syarat yang harus ditempuh penerima Golden Ticket
Dalam konteks Diana, Solihin menilai prestasi dia memenuhi dari segi bobot, tingkat kejuaraan, peringkat juara, hingga linearitas dengan program studi yang dipilih.
Namun, Solihin tak menampik jika prestasi yang tidak relevan dengan program studi tetap menjadi penilaian. Hanya saja, bobotnya tentu berbeda.
Selain itu, kata Solihin, kredibilitas sertifikasi prestasi juga penting. Calon penerima Golden Ticket harus membuktikan bahwa capaian juaranya berasal dari penyelenggara yang kredibel.
Sebagai informasi, siswa yang ingin mendaftar Golden Ticket wajib hadir dan mengikuti Airlangga Education Expo (AEE) 2026. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang AEE 2026, peserta bisa akses melalui Eduexpo Unair.
Setelah mengirim berkas-berkas guna memenuhi syarat Golden Ticket, Diana langsung menghubungi orang tuanya serta guru-gurunya di SMA, terutama guru BK yang telah memberikan saran dan informasi soal Golden Ticket.
“Lewat Golden Ticket aku merasa bebanku jauh lebih enteng karena udah nggak kompetisi lagi buat ngerebutin SNBP,” ucapnya.
Penulis: Aisyah Amira Wakang
Editor: Muchammad Aly Reza
BACA JUGA: Ikuti Kata Guru BK Kuliah Teknik Sipil biar Keren, Rela Abaikan Minat Hati Berujung Nyesel karena Rumit dan UKT Sengsarakan Orangtua atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan














