Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Jatinangor Town Square Selamatkan Masa Depan Mahasiswa Unpad, WiFi Gratisnya Bantu Rampungkan Skripsi yang Mandek

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
25 Juni 2024
A A
Jatinangor Town Square Selamatkan Masa Depan Mahasiswa Unpad, WiFi Gratisnya Bantu Rampungkan Skripsi yang Mandek.MOJOK.CO

Ilustrasi Jatinangor Town Square Selamatkan Masa Depan Mahasiswa Unpad, WiFi Gratisnya Bantu Rampungkan Skripsi yang Mandek (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi mahasiswa di Jawa Barat, Jatinangor Town Square adalah mal yang penuh dengan cerita. Bagi Andini (27) dan Febri (26), misalnya, dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sangat terbantu dengan keberadaan WiFi gratis di mal yang akrab disebut Jatos itu. Mal ini membantu menyelesaikan skripsi dan menyelamatkan masa depan mereka.

Pertama kali beroperasi pada 2006, Jatos berada di lokasi yang amat strategis. Beralamat di Jalan Raya Jatinangor No. 150 Sumedang, Jawa Barat, bangunan ini dikepung oleh empat kampus besar di Jawa Barat. Antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Institut Koperasi Indonesia (Ikopin).

Karena diapit oleh banyak kampus, mayoritas pengunjung Jatos pun kalangan mahasiswa. Andini, yang berkuliah di Unpad pada 2015-2019, mengaku kalau Jatos “sudah ibarat rumah ketiganya di perantauan”.

“Kalau di perantauan mah, rumah pertama yang jelas itu kos dan yang kedua itu sekre ormawa,” kata mahasiswa asal Purwokerto ini. “Malah kalau kupikir-pikir, setengah lebih usiaku di Unpad itu habis di Jatos, sih, ketimbang kampus.”

Tempat mahasiswa tak berduit untuk tetap kelihatan elite

Selama kuliah di Unpad Jatinangor, Andini ngekos di kawasan Cikeruh, tak jauh dari Jatos. Sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah (dulu bernama Bidikmisi), tempat favorit buat nongkrong adalah Jatinangor Town Square.

Namun, jangan bayangkan kalau waktu Andini di sana dihabiskan buat shopping outfit mahal, nonton, atau ngopi di kafe. Di Jatos, aktvitas rutin Andini adalah WiFi-an.

“Jadi dulu di Jatos ada kedai donat gitu. Aku sekali aja sih nongkrong di sana, tapi password WiFi enggak pernah ganti. Jadi tiap ke mal lesehan aja deket kedainya sambil WiFian gratis,” kenang eks mahasiswa Unpad kepada Mojok. Biasanya, internet gratis ini Andini gunakan buat download film bajakan atau nugas.

Memang ada kalanya Andini dan teman-temannya ingin merasakan sensasi nge-mall yang sesungguhnya di Jatos. Dalam artian, beneran datang ke mal buat belanja, nonton, dan makan. Biasanya, momen itu hanya kejadian sekali selama satu semester, yakni saat uang bidikmisinya cair.

Andini juga mengaku, tak merasa aneh ataupun risih dengan kebiasaannya lesehan dan berburu WiFi gratis di Jatinangor Town Square. Sebab, yang melakukan hal tersebut tak cuma dia dan teman-temannya saja.

Menurutnya ada banyak mahasiswa sepertinya, yang tak berduit tapi ingin kelihatan elite. Salah satu caranya ya jalan-jalan ke Jatos sekadar buat ngadem.

“Ini sih bagiku memang mall-nya para mahasiswa miskin kayak aku sih,” kata Andini. “Aku juga ngamatin kok, tiap masa-masa bidikmisi cair Jatos keliahatan lebih ramai. Kelihatan kan yang ngeramaiin itu siapa saja,” sambungnya dengan tertawa.

Baca halaman selanjutnya…

Skripsi selesai berkat WiFi gratis di Jatos. Masa depan terselamatkan.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2024 oleh

Tags: Jatinangorjatinangor town squarejatosjatos sumedangjawa baratmahasiswa unpadskripsi mahasiswa unpaduniveristas padjadjaranunpad
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Sweeping buku oleh aparat Jawa Barat: mencekal ilmu pengetahuan, masyarakat tak boleh pintar MOJOK.CO
Ragam

Derita Jadi WNI: Dipaksa Anti-Pengetahuan dan Tak Boleh Pintar, Suka Baca Buku Dianggap “Ancaman”

22 September 2025
pendidikan dii jawa barat.MOJOK.CO
Aktual

Pemprov Jabar “Jalan Sendiri”: Pendidikan Amburadul, Anak Jadi Korban, dan Cetak Rekor Memalukan

29 Juli 2025
Tasikmalaya Bikin Malu: Santri, tapi Fitnah Hindia Memuja Setan MOJOK.CO
Esai

Saya Malu Menjadi Orang Tasikmalaya, Kota yang Menolak Hindia karena Tuduhan Pemuja Setan tapi Membiarkan Oknum Kiai Cabul ke Santriwati

17 Juli 2025
Kecamatan Gedebage Bandung.MOJOK.CO
Ragam

Kecamatan Gedebage Bandung Rusak karena Salah Urus Pemerintahnya, Warga Menderita oleh Banjir dan Bau Busuk Sampah

21 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.