Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Setelah Lulus Kuliah Buka Grup WA Jurusan Terasa Menyebalkan, Isinya Info Loker Nggak Jelas dan Orang Pamer Pencapaian

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 Mei 2025
A A
Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian MOJOK.CO

Ilustrasi - Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Grup WA jurusan kuliah menjadi bagian tak terpisahkan dari mahasiswa—selain grup-grup kecil seperti grup kelas. Grup WA jurusan itu menjadi ruang untuk bertukar informasi satu sama lain.

Saya akhirnya terpanik mengulik fungsi grup WA jurusan kuliah dari beberapa narasumber karena menyadari satu hal: selama delapan tahunan, grup WA jurusan kuliah saya (Sejarah Peradaban Islam (SPI) UIN Sunan Ampel Surabaya), ternyata menjadi ruang yang unik.

Di SPI ada seorang teman dari Ponorogo, Jawa Timur. Namanya sangat sohor di SPI dan fakultas kami (Adab dan Humaniora). Maklum, sejak oreintasi mahasiswa baru, tingkah kocaknya memang sangat mencolok.

Itulah yang membuatnya kemudian dipanggil “Maskot”. Sebab, jika orang ngomongin soal SPI—khususnya angkatan kami (17)—orang pasti langsung tertuju ke teman asal Ponorogo itu.

Pengingat malam Jumat

Selain relijius, Maskot (kita panggil saja begitu) memang njawani banget. Dulu semasa kuliah, dia nyaris tidak pernah abses mengirim pesan pengingat di tiap malam Jumat. Bunyinya kira-kira begini:

“Di malam Jumat Kliwon yang penuh berkah ini marilah kita doakan keluarga, leluhur, guru, dan teman-teman yang sudah mendahului kita menghadap Allah SWT semoga mendapat tempat yang baik di sisi-Nya dan semoga bangsa Indonesia tetap dalam ampunan dan rohmat-Nya. Mari kita sambut Malam Jumat ini dengan sholawat dan bacaan surat Yasin, semoga dengan barokah malam Jumat dan sholawat kita semua mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW di Yaumil Qiyamah Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad 😇🙏🙏🙏..”

Pesan itu rutin dia kirim di grup WA jurusan kami setiap malam Jumat. Tinggal mengubah keterangan pasaran hari saja, misalnya: Jumat Wage, Jumat Legi, Jumat Pon, Jumat Pahing.

Hingga saat inipun, kala kondisi grup WA jurusan kuliah kami sudah singup, seperti tidak ada penghuninya sama sekali, Maskot tetap istikamah mengirim pesan tersebut.

Saya lalu mencoba bertanya pada tiga orang, bagaimana kondisi grup WA jurusan kuliah mereka? Dari jawaban-jawaban mereka, saya rangkum dalam beberapa poin berikut:

#1 Grup WA jurusan: sumber info kuliah dan kegiatan

Dalam rentang semester 1-6, grup WA jurusan kuliah cenderung normatif. Jadi pusat berbagi informasi penting seputar perkuliahan.

Misalnya, jadi tempat mahasiswa bertanya nomor WhatsApp dosen, info jadwal mata kuliah, info libur, tempat tanya bagaimana cara pinjam buku di perpus, tanya ada yang punya buku tertentu yang bisa dipinjam atau tidak.

Selain itu, bagi mahasiswa yang tergabung organisasi mahasiswa, grup WA bisa menjadi medium mereka untuk berbagi informasi kegiatan/acara yang organisasi mereka adakan.

Baca halaman selanjutnya…

Setelah lulus isinya info loker nggak jelas dan pamer pencapaian 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2025 oleh

Tags: grup wagrup wa jurusangrup wa jurusan kuliahgurp wa kuliahjurusan kuliah
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO
Esai

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
Pilih Jurusan Bahasa Korea Gara-gara Ngefans sama Oppa, Selesai Wisuda Bingung Cari Kerja
Pojokan

Pilih Jurusan Bahasa Korea Gara-gara Ngefans sama Oppa, Selesai Wisuda Bingung Cari Kerja

27 Juni 2025
kuliah jurusan sastra indonesia ugm.MOJOK.CO
Kampus

Orang Tua Bingung Anaknya Mau Kuliah Jurusan Sastra Indonesia UGM, Dukung Meski Tak Tahu Apa yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya

22 Mei 2024
jurusan psikologi jadi jurusan kuliah gaji terendah.MOJOK.CO
Kampus

16 Jurusan Kuliah dengan Gaji Paling Kecil, Mahasiswa Jurusan Psikologi Beri Sanggahan karena Masuk Daftar

5 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

21 Februari 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.