Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Cerita Pelaku Bisnis Sewa Mobil di Jawa Tengah: Bisa Menguliahkan Anak dan Renovasi Rumah, tapi Harus Siap Risiko Mobil Dibawa Lari

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
4 Mei 2024
A A
Cerita Pelaku Bisnis Sewa Mobil di Jawa Tengah: Bisa Menguliahkan Anak dan Renovasi Rumah, tapi Harus Siap Risiko Mobil Dibawa Lari

Cerita Pelaku Bisnis Sewa Mobil di Jawa Tengah: Bisa Menguliahkan Anak dan Renovasi Rumah, tapi Harus Siap Risiko Mobil Dibawa Lari (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sulitnya buka bisnis sewa mobil di kabupaten

Buka bisnis sewa mobil di kabupaten memang sulit, Edi mengakui ini. Dia tahu bahwa di kota-kota macam Jogja, mau sewa mobil ribetnya minta ampun. Setidaknya harus menyerahkan dokumen, jaminan, dan sejenisnya. Dia tidak bisa melakukan hal yang sama di kabupaten, sebab pelanggan bisa kabur.

“Yo angele itu, Mas. Maksudnya biar aman, tapi pelanggan mengira kita menuduh mereka mau maling. Susah jadinya.”

Tapi setelah unitnya dijual oleh adiknya, Edi mau tak mau minta jaminan motor saat sewa mobil dan hanya menerima orang-orang yang ia benar-benar kenal. Toh, rezekinya tak berkurang.

Perkara tarif juga jadi masalah. Dia tahu bahwa angka yang dia patok kelewat murah, tapi ya dia merasa cukup. Dia mematok per 12 jam 150-200, dan per hari 250-300, tergantung mau dibawa ke mana mobilnya. Bahkan Lebaran pun dia tak berani menaikkan harga.

“Kadang ya saya lihat siapa dulu yang nyewa, Mas. Kadang juga cuma saya minta 100 atau ganti bensin. Kalau yang make misal Pak ini (menunjuk salah satu rumah di kompleks), aku suruh ganti bensin aja.”

“Lho, kenapa, Pak?”

“Beliau baik banget sama cucu saya. Masak saya itungan balik sama beliau.”

Perkara keamanan memang jadi masalah pelik bagi pelaku bisnis sewa mobil. Andhika Rahmadi, pelaku bisnis pariwisata di Jogja, mengaku tak pernah mau menyewakan mobil tanpa sopir, atau istilahnya lepas kunci.

“Harus pakai driver dari timku, kebetulan juga aku nggak pernah merentalkan kendaraan tanpa driver.”

“Penting bisa badminton.”

Edi tak berencana menambah unit lagi meski dia tahu potensinya bisa lebih gila lagi. Tak ada alasan jelas kenapa beliau tak menambah, meski beliau mengaku bisa saja ambil utangan bank lagi dan menambah unit. Beliau hanya bilang bahwa sekarang dia sudah jadi sopir pribadi salah satu lawyer di kotanya. Pemasukan utamanya ditambah bisnis sewa mobil sudah cukup.

Bisnis yang sudah dia tekuni hampir 8 tahun ini nyatanya bisa menguliahkan anak hingga selesai, bantu DP rumah anaknya, serta merenovasi rumahnya. Masa pensiun yang menakutkan setelah dipecat nyatanya tak terjadi. Maka itulah, dia merasa cukup.

“Penting bisa tetap bergerak di masa tua, Mas. Sudah kerja dari muda, begitu tua nganggur, ngeri, Mas. Yang penting tetap punya duit dan bisa badminton.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Daftar Harga Sewa Mobil yang Kerap Dipakai Pamer Saat Mudik Lebaran

Iklan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2024 oleh

Tags: bisnis sewa mobiljawa tengahsewa mobilsopir
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

slow living, jawa tengah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
UMK Jogja bikin perantau Jawa Tengah menderita. MOJOK.CO
Ragam

Penyesalan Orang Jawa Tengah Merantau ke Jogja: Biaya Hidup Makin Tinggi, Boncos karena Kebiasaan Ngopi di Kafe, dan Gaji yang “Seuprit”

11 Desember 2025
Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Utara Jawa.MOJOK.CO
Mendalam

Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Semarang yang Masih Diabaikan

16 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.