Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Selamat Jalan Tupperware, Terima Kasih Telah Memberikan Trauma Masa Kecil dalam Keluarga

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
14 April 2025
A A
Tupperware bangkrut. MOJOK.CO

ilustrasi - Tupperware dikagumi emak-emak Indonesia. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah diterpa badai krisis bertahun-tahun, Tupperware di Indonesia akhirnya gulung tikar. Banyak orang menyayangkan kabar duka tersebut. Sebab, selain kualitasnya yang terpercaya awet dan garansi seumur hidup, Tupperware juga memberikan kenangan tersendiri khususnya antara emak dan anak, sampai hubungan sosial antar kawan.

***

Dalam pernyataan resminya lewat akun Instagram, Tupperware mengunggah gambar beruliskan “Terima Kasih” dengan ukuran besar. Mereka bersyukur kepada pelanggan yang sudah menaruh kepercayaan dan memberikan dukungan selama ini.

Namun, bagai menegakkan benang basah, perusahaan yang sudah berkiprah selama 33 tahun itu akhirnya tumbang. Produk plastik alat kebutuhan rumah tangga dari perusahaan asal Amerika Serikat tersebut resmi pamit dari peredaran. 

“Dengan berat hati, kami mengumumkan bahwa Tupperware Indonesia secara resmi telah menghentikan operasional bisnisnya sejak 31 Januari 2025. Keputusan ini adalah bagian dari langkah global perusahaan,” tulis akun Instagram @tupperwareid pada Jumat (11/4/2025).

Tupperware Brands Corporation menyatakan telah menghentikan aktivitas mereka di sebagian besar negara, termasuk Indonesia. Kabar kolapsnya Tupperware sudah menjadi perbincangan sejak 2023 silam. Kurang dari dua tahun, perusahaan itu mengalami pailit.

Melansir dari Reuters, Tupperware tercatat memiliki utang sebesar 818 juta USD atau setara Rp12,3 triliun dengan kurs 15.100 pada tahun 2024. Meski sebelumnya, perusahaan tersebut masih yakin bahwa kondisi layanan mereka masih aman dan tetap akan beroperasi seperti biasa di Indonesia. 

Menyayangkan hengkangnya Tupperware

Namun, apa mau dikata, bangkrutnya Tupperware memang menggores hati sebagian pelanggannya. Mereka hanya bisa mengenangnya sebagai produk terbaik.

 “33 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam kurun waktu itu, Tupperware telah menjadi bagian dari dapur, meja makan, dan momen berharga keluarga Indonesia. Dari bekal si kecil hingga hantaran penuh cinta…” ujar Tupperware Brands Corporation di Instagramnya. 

Saya rasa, pernyataan itu tidaklah lebay karena nyatanya banyak pelanggan yang menyimpan kenangan bersama keluarga mereka berkat Tupperware. Produk tersebut seolah sudah menjadi bagian dari anggota keluarga. Sampai-sampai, kehilangannya bisa meresahkan emak dan anaknya di rumah.

Bahkan ada yang menganggap kasih sayang emak kepada Tupperware lebih tinggi ketimbang untuk anaknya. Bagaimana tidak, emak selalu memberikan peringatan kepada anaknya agar tidak kehilangan peralatan makanan mereka. 

Ines (23) misalnya. Sejak kecil, ia sudah familiar dengan produk tersebut. Setidaknya, Ines punya beberapa wadah air minum dan tempat makan merk Tupperware dengan warna dan ukuran yang berbeda. 

Memastikan peralatan makan aman

Baca Halaman Selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 April 2025 oleh

Tags: jual peralatan makanperalatan makantupperwaretupperware bangkruttupperware tidak lagi dijual
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tupperware berharga. MOJOK.CO
Ragam

Pesan Terakhir dari Tupperware, Saat Harta yang Paling Berharga di Atas Keluarga Kini Sudah “Tak Ada” Lagi

16 April 2025
Toples Tupperware bikin nelangsa usai ibu tiada dan rasa iri karena kemiskinan keluarga MOJOK.CO
Aktual

Toples Tupperware Beri “Kesedihan Abadi” usai Ibu Tiada dan Rasa Iri pada Keluarga Teman Sendiri

15 April 2025
tupperware.MOJOK.Co
Aktual

Tupperware Akhirnya Resmi Bangkrut, Sisakan Kenangan di Benak Emak-emak

23 September 2024
emak emak tupperware.MOJOK.CO
Ragam

Daftar Pesaing Berat Tupperware yang Kini Menguasai Pasar, Bikin Emak-emak Berpaling karena Kemiripannya

31 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.