Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Suasana Serba Tak Pasti di Kantor DPD PDIP DIY Menanti Kepastian Megawati

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
21 Februari 2025
A A
Menanti keputusan Megawati yang belum pasti di DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) MOJOK.CO

Ilustrasi - Menanti keputusan Megawati yang belum pasti di DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Suasana serba tak pasti menyelimuti kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) usai instruksi Megawati Soekarnoputi agar kepala daerah kader PDIP menunda retret di Magelang.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, pada Jumat (21/2/2025) pagi menyebut bahwa sejumlah kepala daerah peserta retret yang sudah tiba Yogyakarta akan berkumpul di kantor DPD PDIP DIY.

“Kepala daerah yang sudah di Yogyakarta nanti akan kumpul di DPD dulu, nunggu arahan bersama,” ujarnya dalam sambungan telepon.

Hilir mudik di DPD PDIP DIY

Mojok memantau situasi di kantor DPD PDIP DIY pada pukul 14.00 WIB. Satu jam sebelum penutupan check-in retret di Magelang pukul 15.00 WIB.

Kantor DPD PDIP DIY dijaga oleh sejumlah pria berbadan tinggi besar, berseragam hitam, dan berbaret merah: Satgas Cakra Buana.

Bersama awak media lain, Mojok hanya bisa menanti di luar kantor. Media tidak boleh masuk, walaupun sekadar di lobi kantor.

Satgas Cakra Buana menjaga kantor DPD PDIP DIY MOJOK.CO
Satgas Cakra Buana menjaga kantor DPD PDIP DIY. (Aly Reza/Mojok.co)

Beberapa mobil, baik berplat nomor Yogayakarta maupun luar daerah, tampak hilir mudik menaik-turunkan penumpang. Mereka tak luput dari pengawalan.

Menjelang jam setengah 3 sore, tampak Sekretaris DPD PDIP DIY, Totok Hedi Santosa keluar. Hanya saja dia tidak bisa memberi keterangan. Hanya mengisyaratkan kalau dia dalam kondisi buru-buru.

Tak lama berselang, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, juga tampak keluar kantor dalam pengawalan Satgas Cakra Buana. Dia juga tak bicara.

Belum ada kabar pasti dari Megawati

Mojok bertahan di lokasi hingga pukul 15.30 WIB. Hingga akhirnya, salah seorang anggota Satgas Cakra Buana memberitahu bahwa sudah tidak ada kepala daerah di kantor DPD PDIP Yogyakarta.

Hingga laporan ini tayang, Megawati masih belum memberi instruksi tindak lanjut dari instruksi sebelumnya dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025, Kamis (20/2/2025), menyusul ditahannya Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Surat tersebut berisi instruksi agar kepala daerah kader PDIP menunda keberangkatan untuk mengikuti retret di Magelang (21-28 Februari 2025).

Suasana di DPD PDIP DIY MOJOK.CO
Suasana di DPD PDIP DIY. (Aly Reza/Mojok.co)

Tegak lurus pada Megawati

Menyikapi instruksi tersebut, kepala daerah di Yogyakarta memilih tegak lurus: menanti arahan lanjutan dari Ketua Umum.

Misalnya Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Tak banyak bicara melalui sambungan telepon, Endah menegaskan bahwa dia menahan diri untuk tidak ke lokasi retret. Menunggu arahan lebih lanjut.

Iklan

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo sebenarnya sudah berkemas dan siap berangkat ke Magelang. Kini, dia juga menahan diri.

“Koper sudah di Magelang. Itu perintah pusat. Koper (kepala daerah) harus sudah di Magelang pada Kamis,” katanya.

“Saat ini masih menunggu (arahan),” sambungnya.

Sedangkan Bupati Manokwari Selatan, Papua Barat, Bernard Mandacan, yang sebelumnya singgah di kantor DPD PDIP DIY memutuskan untuk meneruskan perjalanan ke Magelang menjelang jam setengah 3 sore, beberapa saat sebelum Totok Hedi dan Danang Maharsa keluar kantor.

“Hanya melanjutkan (jalan) ke Magelang. Nanti tidak ke tempat retret karena masih menunggu instruksi lanjutan,” ujarnya singkat kepada awak media.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Solo Fighter vs Keroyokan di Kandang Banteng, Benarkah Jateng Tak “Merah” Lagi? atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2025 oleh

Tags: dpd pdip diyMegawatipdipretret magelangYogyakarta
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Kos di Jogja
Catatan

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Jumanah pedagang jamu parem kendil di pasar jangkang Yogyakarta. MOJOK.CO
Sehari-hari

“Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta

17 Februari 2026
Mahashivaratri, festival tahunan yang dirayakan umat Hindu untuk menghormati Dewa Siwa di Candi Prambanan. MOJOK.CO
Kilas

Hari Suci Terpenting Umat Hindu, Mahashivaratri Perdana Digelar di Candi Prambanan dengan 1008 Dipa Menyala

14 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.