Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Anak-anak Muda Jogja Rela Jauh-jauh Temui Master Wong, Cek Khodam Sungguhan Pertanyakan Asmara dan Rezeki

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
14 Juli 2024
A A
cek khodam di Jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi cek khodam bersama Master Wong (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Anak-anak muda Jogja antusias sekaligus penasaran dengan praktik cek khodam yang belakangan viral di TikTok. Di pelataran Candi Ratu Boko, mereka rela antre demi mengetahui nasib asmara dan rezeki di balik entitas gaib yang ada dalam dirinya.

***

Di salah satu gazebo pelataran Candi Ratu Boko Jogja, anak-anak muda rela antre untuk berkonsultasi dengan Hedi Prasetyo (46). Lelaki yang punya julukan Master Wong ini bukan pemandu wisata, ia datang ke area candi untuk membantu anak-anak muda memahami sesuatu yang ada di dalam dirinya.

Master Wong menjadi salah satu tenant dalam acara Tamasya Asmara ya pada Sabtu (13/4/2024). Tenant miliknya dari tadi memang tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin melakukan cek khodam. Laki-laki dan perempuan, sama-sama penasarannya dengan praktik yang belakangan viral di TikTok ini.

Namun, Master Wong memang tak bisa terlalu banyak melayani orang. Pasalnya, tenant hanya buka dari jam 14.00 hingga 18.00. Sementara satu proses cek khodam saja bisa memakan waktu sampai setengah jam.

Beruntung, sambil menyaksikan proses cek khodam berlangsung, saya berjumpa dengan Ida Mandalawangi, perempuan asal Gunungkidul yang datang bersama suaminya. Begitu sampai, ia mengaku penasaran mencoba konsultasi dengan Master Wong.

“Jujur aku baru tahu istilah cek khodam ini setelah belakangan viral. Sebelumnya, nggak paham itu apa. Tahunya paling ya cek weton,” kelakarnya.

Cek khodam bicara tentang rezeki dan asmara

Ida bercerita kalau awalnya Master Wong hanya menyuruhnya untuk mengisi nama lengkap, tempat, dan tanggal lahir di sebuah kertas. Lantas, ia juga diarahkan untuk menulis deskripsi singkat tentang dirinya dan membuat sebuah gambar.

Setelah proses itu, ia baru mendapat beberapa analisis dari Master Wong. Dua hal inti yang diuraikan adalah persoalan rezeki dan asmara. Itu utamanya, bukan perkara sosok seperti apa yang jadi pendamping bersemayam dalam dirinya. Memang, dalam sesi ini cek khodam itu hanyalah bonus.

“Soal jodoh, karena aku terhitung baru menikah itu dia menjelaskan soal aspek apa yang perlu kami tingkatkan. Apa yang jadi kekuatan dan kelemahanku dan bagaimana membuatnya selaras dengan milik pasanganku,” tuturnya.

“Urusan rezeki, dia mewanti-wanti tentang momen-momen apa yang aku harus hati-hati dalam mengelola keuangan. Misal di bulan ini ada potensi kenaikan dan di bulan lain ada penurunan,” imbuhnya.

Menurut Ida, hal-hal yang disampaikan Master Wong cukup akurat dengan apa yang ia rasakan. Tentu tidak sepenuhnya. “Tapi 80% ada lah,” kelakar perempuan berkacamata ini.

Soal karakter entitas gaib yang jadi pendampingnya, menurut Ida, justru tidak dikulik banyak. Hal ini membuat saya penasaran untuk langsung berbincang dengan Master Wong.

Menyesuaikan dengan kepribadian

Beruntungnya, ada jeda yang bisa saya manfaatkan untuk berbincang dengan Master Wong di sela padatnya antrean. Sambil menyesap rokoknya, Master Wong mengawali obrolan dengan membahas tren yang sedang ramai di TikTok.

Iklan

“Sebenarnya ya itu hiburan saja. Orang-orang juga sudah paham bahwa itu hiburan,” ujarnya tertawa.

Menurutnya, khodam atau pendamping ini ada dalam berbagai keyakinan. Merujuk pada Islam, ada ayat yang menyebut keberadaan khodam atau jin pendamping. Dari sisi psikologis, ia menyebut istilah ego state atau parts.

“Jadi kalau parts itu seperti ya pikiran kita sendiri. Kita punya pikiran dan imajinasi tentang diri yang seperti apa. Itu bisa tumbuh secara nyata dalam diri,” ungkapnya.

proses cek khodam di candi ratu boko Jogja.MOJOK.CO
Master Wong saat sedang sesi konsultasi (Hammam/Mojok.co)

Sehingga, setiap bertemu orang yang hendak cek khodam ia akan selalu menyesuaikan dengan pribadi dan kepercayaan yang mereka anut. Sehingga penjelasan yang Master Wong berikan dapat diterima dengan belief system masing-masing orang.

Bentuk khodam yang bermacam-macam

Sepertinya, Master Wong paham dengan rasa penasaran saya. Sehingga, ia langsung menjelaskan soal bentuk-bentuk khodam.

Cek khodam dipercaya sebagai proses untuk mengetahui sebuah karakter yang ada di dalam dirinya. Menurut Master Wong, karakternya memang beragam, tapi tidak sengawur yang ada di TikTok.

Karakter itu bisa muncul dari aspek psikologis. Selain itu, ia bicara bahwa ada kemungkinan khodam itu muncul berdasarkan keterkaitan DNA dengan leluhur.

“Darah itu menyimpan cerita dan juga energi. Bentuk energinya bisa tampak dan terbaca,” ungkapnya.

Jika khodam ini ditinjau secara psikologis, bentuknya bisa bermacam-macam. Tidak hanya hewan seperti harimau, naga, babi, tapi bisa juga berupa benda mati seperti pohon dan kursi.

“Tapi biasanya tidak saya sampaikan secara vulgar ya kepada mereka yang cek khodam. Terutama kalau hewan-hewan itu, karena hewan itu ada yang konotasinya negatif,” terangnya.

Ada misalnya, karakter hewan menandakan seseorang itu terlalu banyak makan hingga menyalahkan orang lain.  Untuk karakter seperti itu ia memilih tidak menyebutkannya secara eksplisit.

Belajar cek khodam dari berbagai disiplin keilmuan

Menurutnya, cek khodam ini tidak selalu bersifat klenik dan negatif. Melalui sudutnya pandanganya sebagai praktisi, ia beranggapan bagi orang yang percaya bisa memanfaatkan untuk mengembangkan potensi dirinya. Tentu, lagi-lagi ini soal kepercayaan terhadap hal-hal klenik.

Namun, di balik itu semua Master Wong mengaku membuka praktik cek khodam belakangan ini setelah belajar banyak lewat berbagai disiplin ilmu. Sebelumnya, ia sudah terlebih dahulu dikenal di Jogja sebagai praktisi membaca weton.

“Kalau belajarnya ya awalnya dari Mbah saya, intinya ya tradisi Kejawen. Lalu juga ada ilmu-ilmu yang saya dapat dari pesantren,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengaku mempelajari ilmu sibernetik, hypnosis, dan filsafat. Semua itu ia pelajari secara otodidak maupun dengan orang-orang pintar di sekitarnya.

Kehadiran Master Wong menjadi warna sekaligus hiburan tersendiri pada acaar Tamasya Asmara. Agenda ini merupakan inisiasi dari Injourney, Jari Manis Jewellery, dan Toko Perihal Cinta yang bekerja sama dengan pengelola Candi Ratu Boko.

Ali Ma’ruf, salah satu penggagas acara mengungkapkan bahwa Tamasya Asmara merupakan bagian dari kolektif Tamasya Karsa. Sudah ada beberapa jenis agenda kesenian dan budaya yang menggandeng anak-anak muda di Jogja.

“Jadi acara ini selain jalan-jalan juga ada berbagai workshop dan juga tenat-tenant menarik. Selain cek khodam ada juga dari Toko Perihal Cinta, Sayang Wayang, Sekolah Pagesangan, dan beberapa tenant lain menarik,” ungkapnya.

Setelah serangkaian aktivitas workshop hingga berkeliling kompleks Candi Ratu Boko Jogja, acara ditutup dengan penampilan musik dari More on Mumbles dan Nara. Menambah syahdu suasana sore di sana.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Surabaya Punya Ikon Baru yang Malah Jadi Pusat Masalah Baru, Tak Pernah Bisa Tenang di Kota Pahlawan

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: candi ratu bokocek khodamJogjakhodam
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.