Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Mengenang Michelle Kurisi Doga, Perempuan Aktivis Papua yang Dibunuh KKB

Kenia Intan oleh Kenia Intan
6 September 2023
A A
Perempuan Aktivis Papua Dibunuh KKB MOJOK.CO

Perempuan Aktivis Papua Dibunuh KKB MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perempuan aktivis Papua bernama Michelle Kurisi Doga dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (28/8/2023). KKB mencurigai perempuan berusia 31 tahun itu sebagai mata-mata atau intelijen aparat keamanan.

Setelah beberapa hari pencarian, tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan jenazah Michelle, Kamis (31/8/2023). Jenazah perempuan aktivis Papua itu ditemukan di Distrik Kolawa, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki medan sulit. Oleh karena itu, evakuasi cukup memakan waktu.

Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) yang diklaim pemerintah sebagai KKB diduga dalang di balik kematian Michelle. Mereka mencurigai perempuan aktivitis asli Papua itu sebagai bagian dari intelijen yang ingin mengambil data dan informasi mengenai kelompok mereka.

“Kita punya bukti-bukti semua jelas. Bisa lihat foto yang terpaut dan lain-lain, dia itu bagian dari BIN. Kami sudah identifikasi bukan baru,” kata Juru Bicara TPN-OPM Sebby Sambom, melansir dari Kompas.com.

Sementara itu, Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letnan Kolonel Cpn Athenius Murip yang memimpin evakuasi menekankan, perempuan aktivis asli Papua itu bukanlah bagian dari aparat intelijen TNI-Polri. Tokoh pemerintah dan tokoh masyarakat Papua mengenal Michelle sebagai pegiat sosial yang pemberani.

Sudah ada peringatan

Barangkali modal keberanian inilah yang membuat Michelle tetap melakukan aktivitas sosialnya kendati sudah ada peringatan. Sebelumnya, Juru Bicara TPN-OPM Sebby Sambom sempat memperingatkan secara luas supaya warga segera meninggalkan daerah konflik. TPN-OPM akan menembak siapa pun pendatang di wilayah itu.

Michelle pun sebenarnya sudah berkali-kali menerima teguran dari TPN-OPM terkait kegiatannya mencari data dan mendaftar korban pengungsi. Keterangan itu disampaikan tokoh HAM Papua yang juga seorang imam Katolik di Wamena, Pastor John Djonga. Namun, terlepas dari apa yang Michelle lakukan, Pastor John Djonga menngecam keras tindakan pembunuhan. Para pelaku sudah melanggar terkait hak hidup orang lain.

“Tindakan seperti ini hanya menimbulkan kebencian dan juga bukan saja menimbulkan kebencian tapi juga entah keluarga maupun orang lain merasa itu tambah memperparah semangat perdamaian dan situasi Papua yang semakin memanas,” kata dia

Perempuan aktivis asli Papua

Michelle merupakan aktivitas asli Papua. Ia adalah cucu Kepala Suku Silo, salah satu tokoh masyarakat di Jayawijaya. Kakeknya bernama lengkap Silo Sukarno Doga. Saat Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969, Silo dan kepala suku lainnya menyatakan Papua bergabung dengan NKRI.

Barangkali latar belakang itu yang membuat TPN-OPM makin mencurigai Michelle. Pegiat HAM asal Papua, Theo Hasegem, menjelaskan bahwa TPN-OPM memang memiliki kecurigaan terhadap warga yang memiliki kedekatan dengan para pejabat atau tokoh NKRI. TPN-OPM kerap menganggap mereka intelijen.

Selama hidupnya, Michelle menjadi aktivis yang fokus pada isu perempuan dan anak-anak pedalaman Papua. Kasus pembunuhan yang menimpanya terjadi saat dirinya menjalankan misi sosial. Ia tengah dalam perjalanan menuju Kwiyawagi. Ia bermaksud mengumpulkan data pengungsi perang masyarakat Nduga. Malangnya, KKB yang mmenginterogasi Michelle mencurigainya sebagai bagian dari intelijen dan berujung pada pembunuhan.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 7 Fakta Unik Terkait Papua yang Saya Temukan di Sana
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 6 September 2023 oleh

Tags: KKBMichelle Kurisi DogaPemilu 2024Perempuan Aktivis Papua
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.