Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? 

Kenia Intan oleh Kenia Intan
28 Agustus 2023
A A
Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? MOJOK.CO

Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? (Ilustrasi MOJOK.CO)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi partai yang paling banyak mengusung artis atau selebriti sebagai caleg pada Pemilu 2024. Tidak heran apabila partai ini sering diplesetkan menjadi Partai Artis Nasional. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) sudah menetapkan 9.919 calon dalam Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR RI Pemilu 2024. Ribuan bakal calon ini berasal dari 24 partai politik (parpol) peserta pemilu. 

Di antara ribuan bakal caleg yang tercatat dalam DCS, terdapat kurang lebih 76 nama yang akrab di telinga masyarakat karena berstatus sebagai artis atau selebriti. Mereka kerap muncul di layar televisi maupun platform media sosial sebagai musisi, pendakwah, pelawak, pemain sinetron, presenter, hingga chef. 

PAN menjadi partai yang paling banyak mengusung artis dan selebriti sebagai bakal caleg 2013. Tercatat ada 17 artis dan selebriti yang maju dari PAN. Setelahnya ada PDIP yang tercatat 14 orang, dan Perindo yang sebanyak 11 orang. 

Partai Artis Nasional? 

Banyaknya sosok ternama yang menjadi bakal caleg dari PAN menjadikan partai berlogo matahari putih itu kerap dipelesetkan menjadi Partai Artis Nasional. Namun, kalau mau menelisik lebih jauh, citra partai artis itu semakin menguat belum lama ini. 

Kalau mau dibandingkan dengan Pemilu 2019, sebenarnya citra PAN sebagai partainya artis belum sekental sekarang. Pada saat itu, partai yang mengusung artis paling banyak adalah Partai Nasional Demokrat alias NasDem. Sebanyak 37 caleg tercatat dalam Daftar Calon Tetap (DCT). Sementara PAN hanya mengusung 9 caleg. 

Imaji PAN sebagai partainya artis semakin kuat menjelang Pemilu 2024 ini. Tepatnya ketika perekrutan para artis terjadi dalam waktu yang berdekatan. Berawal dari presenter Surya Utama alias Uya Kuya yang masuk partai ini pada akhir 2022 lalu. Setelahnya PAN merekrut Verrel Bramasta, pemengaruh yang memiliki ribuan pengikut Instagram. Beberapa nama-nama yang sempat digandeng PAN ada Selvi Kitty, Elly Sugigi, Bebizie, Marisya Icha, Tom Liwafa. 

Beberapa nama yang direkrut PAN itu lolos dalam DCS. Adapun 17 bakal caleg artis dari PAN ada Adelia Wilhelmina, Astrid Kuya, Bebizie, Desy Ratnasari, Eko Patrio, Eksanti, Ely Sugigi, Haji Faisal, Lula Kamal, Opie Kumis, Primus Yustisio, Selvi Kitty, Pasha Ungu, Tom Liwafa, Uya Kuya, Verrel Bramasta, dan Virnie Syafitri Ismail. 

Efektifkah mengusung caleg artis?

Sudah menjadi rahasia umum, mengusung artis dan selebriti sebagai caleg merupakan jalan pintas paling mudah untuk meningkatkan keterpilihan parpol di mata publik. Mengingat, artis dan selebriti sudah memiliki modal tenar atau terkenal sehingga publik sudah tidak asing lagi dengan sosok-sosoknya. 

Akan tetapi, tulisan Mojok sempat menjelaskan, strategi-strategi semacam itu sebenarnya bisa tidak efektif karena popularitas artis maupun selebriti kebanyakan bergantung pada kontroversi dan viralnya isu dalam mencari sensasi. Popularitas semacam ini tidak bisa meningkatkan elektabilitas artis itu sendiri maupun parpol yang mengusung. 

Di sisi lain, menggunakan artis sebagai alat pendongkrak suara hanyalah langkah instan yang sebenarnya tidak efektif. Memang, artis-artis ini bisa mendapat respon dari masyarakat rural, tapi tidak dengan masyarakat urban. Nama besar kini lebih dilihat sebagai tempelan saja, masyarakat urban mulai mempertimbangkan jaringan yang memang sudah kuat di daerah pemilihan masing-masing. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Emangnya Kenapa kalau Artis Jadi Caleg? dan tulisan menarik lainnya di Kanal Pemilu

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2023 oleh

Tags: caleg artispanpartai artis nasionalPemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.