Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menebak Karakter Capres Melalui Tinggi Badan: Ada yang Paranoid, Ada yang Romantis

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
12 Oktober 2023
A A
Menebak Karakter Capres Melalui Tinggi Badan: Ada yang Paranoid, Ada yang Romantis MOJOK.CO

Kalau dilihat dari tingga badan, Prabowo dan Ganjar Pranowo punya perbedaan karakter. (Instagram @Prabowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mojok coba menebak karakter capres Indonesia di Pemilu 2024 melalui tinggi badan mereka. Ada yang paranoid, tapi ada juga yang romantis.

Ada banyak cara untuk menebak kepribadian seseorang. Secara saintifik, ini bisa melalui tes-tes psikologi seperti Tes IQ, tes psikotes spasial, tes psikologi gambar (DAM) dan sebagainya. 

Sementara untuk cara-cara lain yang lebih tricky, generasi hari ini lebih menyukai horoskop atau zodiak, bisa juga tarot, atau generasi tempo dulu sering merujuk ke weton.

Riset terbaru bahkan menunjukkan tinggi badan ternyata juga bisa dipakai untuk menebak karakter seseorang. Memang, faktor tersebut tak berhubungan secara langsung. 

Namun, pandangan sosial terkait orang yang lebih pendek atau lebih tinggi jelas berbeda. Dan ini, secara tak langsung mempengaruhi karakter seseorang.

Misalnya, dalam penelitian berjudul “The relationship between height and leadership: Evidence from across Europe” (2020), Felix Bittmann memaparkan bahwa di Eropa orang yang punya tinggi badan lebih tinggi cenderung mendapat keistimewaan. Seperti, mudah diterima di pelatihan-pelatihan olahraga, hingga cenderung mendapat gaji yang lebih besar ketika sudah bekerja.

Perbedaan perlakuan itu, seperti yang Bittmann simpulkan, pada akhirnya memengaruhi kepribadian seseorang.

Lantas, gimana kalau kita main tebak-tebakan kepribadian para bacapres melalui tinggi badan mereka? Mari kita mulai!

Tinggi badan Prabowo, Anies, dan Ganjar

Jika kondisi tidak mengalami perubahan signifikan, maka Pilpres 2024 nanti akan menyajikan pertarungan tiga capres. Antara lain Ganjar Pranowo sebagai jagoan PDIP, Prabowo Subianto usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan Anies Baswedan perwakilan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Cukup tricky untuk mengetahui tinggi badan ketiga bacapres tersebut–sebab sangat minim sumber yang mumpuni. Namun, berdasarkan penelusuran saya di berbagai laman berita, pembacaan atas biodata dan profil mereka, tinggi badan para bacapres saya temukan sebagai berikut:

Ganjar Pranowo: 183 cm

Anies Baswedan: 172 cm

Prabowo Subianto: 166 cm

Lantas, kepribadian seperti apa yang mereka miliki berdasarkan tinggi badan tersebut?

Iklan

Karakter capres Prabowo, Anies, dan Ganjar

Melansir laman Boldsky, tinggi badan seorang laki-laki yang bisa dipakai untuk mengukur kepribadiannya, terbagi menjadi dua: (1) tinggi badan di bawah 173 cm, dan (2) tinggi badan di atas 173 cm.

Sekali lagi saya tegaskan, ini menggunakan indikator tinggi badan rata-rata orang Eropa, lho ya.

Melalui paparannya, profesor dari NHS Daniel Freeman menjelaskan bahwa laki-laki dengan tinggi badan di bawah 173 cm (kategori pendek) cenderung berpikir lebih negatif, rentan tidak percaya diri, dan mudah sekali terpancing cemburu.

Mereka, lanjut Freeman, juga ada kecenderungan melebih-lebihkan bahaya yang ada alias paranoid. 

Waduh, bacapres yang masuk kategori ini adalah Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Benar atau tidaknya, kita kembalikan ke penilaian pembaca.

Lalu, seperti apa dengan kepribadian Ganjar?

Menurut penelitian tersebut, Ganjar yang punya tinggi badan 183 cm, punya karakter pribadi yang lembut tapi sangat sensitif dan rentan putus asa. Ia, juga bisa menjadi seseorang yang puitis dan romantis.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Weton Pasangan Anies dan Cak Imin Tidak Cocok, Bisa Bahagia Asal…

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2023 oleh

Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO
Ragam

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi
Pojokan

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO
Kilas

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.