Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kelemahan Mahfud MD Menurut Pengamat: Tidak Punya Basis Massa Partai

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
21 Oktober 2023
A A
Kelemahan Mahfud MD Menurut Pengamat: Tidak Punya Basis Massa Partai MOJOK.CO

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (Instagram Ganjar Pranowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pengamat politik menilai sosok Menko Polhukam Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024 punya kelemahan. Tidak punya basis massa partai.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Andriadi Achmad, pun mengakui keputusan PDIP memilih Mahfud MD sebagai cawapres adalah untuk mengisi kekosongan elektoral dalam menggaet suara masyarakat nahdliyin dan Jawa Timur.

Meski punya kelemahan, Mahfud MD tutup kekurangan Ganjar

Meski tak punya jabatan struktural di NU, namun ia mengakui Mahfud MD tetaplah nama yang potensial di kalangan kelompok Islam tersebut. 

Kendati demikian, Andriadi juga menilai bahwa Mantan Ketua Hakim MK itu memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya, ia dianggap tak punya memiliki basis massa partai.

“Sebetulnya benar, Mahfud menjadi cawapres untuk menutupi kekurangan elektoral Ganjar,” ujar Andriadi Achmad, Jumat (20/10/2023).

“Tetapi kelemahan Mahfud MD adalah tidak memiliki basis massa partai,” sambungnya.

Kata Andriadi, penunjukkan Mahfud oleh PDIP ini untuk menggaet suara NU dan Jawa Timur. Apalagi, setelah Anies Baswedan sudah “mengamankan” suara NU di Jawa Timur dengan menggaet Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Namun, bagaimanapun kondisi itu amat berbeda dengan yang Anies alami. Seperti yang kita tahu, Cak Imin merupakan Ketua Umum PKB sehingga punya basis massa partai, sedangkan Mahfud MD tidak.

“Sebagaimana kita bisa menganalisis bahwa menguatnya cawapres latar belakang NU dan Jawa Timur yaitu setelah Anies Baswedan berpasangan dengan Muhaimin yang berlatar belakang PKB sebagai parpol terkuat di Jatim dan kader NU,” sambungnya.

Mengubah konstelasi politik

Meskipun ada kekurangan, Andriadi tetap menganggap bahwa masuknya Mahfud bisa mengubah konstelasi alias tatanan politik. Khususnya bagi bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo yang per Jumat (20/10/2023), belum juga memutuskan cawapresnya. 

Memang, sejauh ini Wali Kota Solo Girban Rakabuming Raka menjadi calon paling potensial buat mendampingi Prabowo, khususnya setelah putusan MK Senin lalu.

Namun, dengan Mahfud mendampingi Ganjar, maka Prabowo bisa jadi akan berpikir ulang buat menarik cawapres dari kalangan NU juga. Adapun nama Erick Thohir dan Khofifah jadi kandidat paling potensial.

“Menurut saya, kekuatan Gibran akan mengakomodir Jokowi ‘Jokowi Effect’ dan suara Jateng. Tetapi, seandainya Prabowo menggandeng Khofifah, maka akan ada pertarungan basis suara yang sama antara ketiga cawapres di wilayah Jatim dan NU,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Prabowo Pilih Gibran: Jadi Bumerang karena Jadi Musuh Bersama

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2023 oleh

Tags: mahfud mdPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.