Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Isu Keluarga Perlu Diperjuangkan di Tahun Politik

Kenia Intan oleh Kenia Intan
7 Januari 2023
A A
isu keluarga mojok.co

Ilustrasi keluarga (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu keluarga patut dikawal di tahun politik 2024. Selain beririsan dengan perempuan, keluarga adalah awalan membangun masa depan anak sebagai penerus bangsa. 

Peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak menjadi salah satu dari lima isu prioritas yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Ini menunjukkan, peran keluarga diperlukan dalam pembangunan nasional.

Isu keluarga dan perempuan memang tidak terpisahkan. Isu ini juga turut menjadi perhatian dari PP Aisyiyah. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Salmah Orbayinah, pendidikan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bukan hanya tanggung jawab perempuan sebagai ibu, tetapi juga ayah. 

Oleh karenanya, lanjut dia, Muhammadiyah menambah bidang Pembinaan Ketahanan Keluarga pada periode 2022 hingga 2027. Isu ini juga menjadi bagian strategi dalam tujuh agenda periode PP Aisyiyah. 

“Ini menjadi dua hal yang saling menguatkan, yang satu tentang ketahanan keluarga dan yang satu adalah keluarga sakinah,” ungkap dia seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Sabtu (31/12/2022). 

Keluarga perlu menjadi poros utama supaya permasalahan atau kasus-kasus terkait perempuan dan anak dapat teratasi. Selain itu, menanamkan karakter pada anak diperlukan untuk menyiapkan manusia-manusia yang akan mengisi peradaban maju di masa mendatang. 

Isu keluarga juga menjadi agenda penting bagi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah mengungkapkan, kualitas pengasuhan anak dan kerjasama orangtua perlu diperkuat. Apalagi tantangan pengasuhan anak di era digital semakin besar. Ditambah, terjadinya perubahan pola pengasuhan anak dalam rumah tangga setelah pandemi Covid-19. 

“Perempuan mengalami peningkatan 19 persen intensitas pekerjaan rumah tangga tak berbayar dibandingkan dengan 11persen laki-laki,” ungkapannya seperti dikutip dari laman UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Kondisi ini menimbulkan konflik psikologis. Sepanjang tahun 2021 KPAI mencatat ada 2.982 pengaduan klaster kasus perlindungan anak. Pengaduan kekerasan fisik dan psikis yang paling banyak terjadi, mencapai 1.138 kasus. Urutan setelahnya ada pengaduan anak menjadi korban kekerasan seksual sebanyak 859 kasus. Disusul pengaduan anak menjadi korban pornografi dan kejahatan siber sebanyak 345 kasus. 

“Jadi kalau dibolak -balik, terkait persoalan domestik, faktor keluarga harus kembali menunjukan penguatan pada pengasuhan anak oleh ayah ibu dan peran-peran perlindungan lainnya bagi anak-anak,” imbuhnya.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal Pengarusutamaan Gender dalam Kebijakan Publik

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2023 oleh

Tags: isu keluargakeluargaPemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Ibu yang sudah menua sering diabaikan anak
Catatan

Orang Tua yang Menua adalah Ketakutan Terbesar Anak, meski Kita Menolak Menyadarinya

13 Februari 2026
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
Nelangsa pemuda desa saat teman sepantaran yang kerja di perantauan mudik ke desa (pulang kampung): tertekan dan tersisihkan MOJOK.CO

Nelangsa Pemuda Desa saat Teman Pulang dari Perantauan, Tertekan dan Tersisihkan karena Kesan Tertinggal tapi Tak Punya Banyak Pilihan

9 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.