Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Sejak Deklarasi Anies-Imin, Elektabilitas NasDem Melejit, PDIP-Gerindra Turun

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
27 September 2023
A A
Sejak Deklarasi Anies-Imin, Elektabilitas NasDem Melejit, PDIP-Gerindra Turun MOJOK.CO

Usai deklrasi Anies-Imin, elektabilitas partai-partai pendukungnya mengalami kenaikan, termasuk Nasdem. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

 MOJOK.CO – Sejak deklarasi Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) pada akhir Agustus 2023 lalu, elektabilitas parpol pengusungnya, NasDem alami peningkatan. Sementara calon seterunya, PDIP dan Gerindra, justru turun. Hal ini diungkap dalam survei terbaru yang dirilis lembaga Indo Riset.

Adapun survei yang berlangsung pada 11-18 September ini diikuti oleh 1.200 responden dengan metode multi-stage random sampling.

Hasilnya, elektabilitas PDIP masih menduduki posisi teratas dengan 24,3 persen, kemudian Gerindra dengan 16,1 persen, dan Golkar di urutan ketiga dengan 11,3 persen.

Meskipun masih di posisi pertama, tren dukungan PDIP justru menurun. Sebelumnya, partai berlambang banteng ini meraih 26,8 persen di bulan Agustus.

“PDIP dibandingkan bulan Agustus sedikit mengalami penurunan, dari 26,8 persen ke 24,3 persen,” kata peneliti Indo Riset, Roki Arbi dalam rilis resminya, Selasa (26/9/2023).

Penurunan juga parpol lain alami

Selain PDIP, Partai Gerindra yang berada di posisi dua sebenarnya juga mengalami tren penurunan. Dalam survei Indo Riset bulan lalu, parpol dengan bacapres Prabowo Subianto ini mendapat elektabilitas sebesar 20,3 persen.

Dua partai lain yang tergabung dalm Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo sebagai bacapres juga mengalami penurunan. Partai Demokrat mengalami penurunan dari 4,8 persen menjadi 3,8 persen dan elektabilitas PAN merosot dari 2,8 persen menjadi 2,7 persen.

Sementara partainya Cak Imin, yakni PKB, juga harus mengalami penurunan dukungan dari 10,4 persen pada bulan lalu menjadi 9,4 persen di September 2023 ini.

Partai NasDem alami kenaikan paling tinggi

Sementara itu, elektabilitas Partai NasDem mengalami kenaikan dari 6,0 persen menjadi 8,3 persen. Kemudian, Partai Golkar juga mengalami kenaikan dari 8,1 persen menjadi 11,3 persen.

Kenaikan elektabilitas juga PKS alami. Kenaikan di partai yang mendukung pencapresan Anies ini, yakni dari 6,6 persen menjadi 7,8 persen. Sementara PPP, yang masih belum jelas arahnya mau ke mana, juga naik dari 1,7 persen menjadi 2,6 persen.

Berikut hasil lengkap survei elektabilitas partai versi Indo Riset September 2023, beserta trennya:

  • PDIP: 24,3 persen (turun dari 26,8 persen)
  • Gerindra: 16,1 persen (turun dari 20,3 persen)
  • Golkar: 11,3 persen (turun dari 8,1 persen)
  • PKB: 9,4 persen (turun dari 10,4 persen)
  • NasDem: 8,3 persen (naik dari 6,0 persen)

 

  • PKS: 7,8 persen (naik dari 6,6 persen)
  • Demokrat: 3,8 persen (turun dari 4,8 persen)
  • PPP: 2,6 persen (naik dari 1,7 persen)
  • PAN: 2,7 persen (turun dari 2,8 persen)
  • Perindo: 1,6 persen (naik dari 1,3 persen)

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 5 Dampak Kaesang Jadi Ketum PSI, Ada yang Berefek ke Jokowi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 27 September 2023 oleh

Tags: kotak suaranasdempdipPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pakar UGM nilai, ikap Megawati atas retret: menjaga kewibawaan PDIP MOJOK.CO
Aktual

Ketundukan Kepala Daerah pada Megawati: Marwah PDIP hingga Efek Retret yang Belum Tampak Hasilnya

22 Februari 2025
Hasto Wardoyo pilih urus sampah di Kota Jogja di tengah ketidakpastian instruksi retret Megawati untuk kader PDIP MOJOK.CO
Aktual

Urus 1.600 Ton Sampah Kota Jogja di Tengah “Drama”

21 Februari 2025
Menanti keputusan Megawati yang belum pasti di DPD PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) MOJOK.CO
Aktual

Suasana Serba Tak Pasti di Kantor DPD PDIP DIY Menanti Kepastian Megawati

21 Februari 2025
Solo Fighter PDIP vs Keroyokan di Kandang Banteng, Pilkada 2024.MOJOK.CO
Aktual

Solo Fighter vs Keroyokan di Kandang Banteng, Benarkah Jateng Tak “Merah” Lagi? 

29 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.