Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

5 Kendala Proses Coklit, Belum Selesai hingga TPS Tidak Berpenghuni

Kenia Intan oleh Kenia Intan
23 Maret 2023
A A
5 kendala coklit

Logo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih Pemilu 2024. Dalam prosesnya, Bawaslu menemui lima kendala, apa saja? 

Coklit merupakan salah satu proses dari serangkaian tahapan Pemilu. Proses ini dilakukan oleh petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Petugas itu akan mencocokkan data yang ada dan menentukan lokasi Tempat Pemungutan Suara pada Pemilu 2024 mendatang. Hasil petugas Pantarlih ini akan menentukan tahapan pemilu selanjutnya, seperti jumlah TPS, alokasi logistik, pola sosialisasi pemilu, kampanye, rekapitulasi hasil suara, dan lain sebagainya. 

Iklan

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Lolly Suhenti menerangkan, proses coklit yang berlangsung pada 12 Februari hingga 14 Maret 2023 menemui beberapa kendala. 

Coklit di Papua belum selesai

Bawaslu mengungkapkan ada beberapa wilayah yang belum menyelesaikan proses coklit. Hal itu terjadi di 7 kabupaten/kota di Provinsi Papua yakni Mamberamo Raya (8 Distrik, 30 Kampung), Keerom (3 distrik, 11 kampung), Jayapura (2 Distrik 4 kampung), Asmat (2 distrik, 7 kampung), Pegunungan Bintang (1 kampung), Dogiyai (5 distrik belum 100 persen), dan Sarmi (1 distrik, 7 kampung).

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat Lolly Suhenti menjelaskan, proses coklit di wilayah itu banyak yang belum selesai karena di masa awal prosesnya terlambat dilaksanakan. 

“Atas hal ini, Bawaslu Provinsi Papua mengimbau untuk tidak melakukan coklit pasca 14 Maret 2022 hingga ada surat keputusan KPU RI sebagai legalitas perpanjangan masa coklit,” ujar dia seperti dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (18/3/2023). 

Proses coklit dilakukan di luar kabupaten/kota sesuai domisili

Kendala ini terjadi di Kabupaten Intan Jaya papua. Kronologinya, KPU Kabupaten Intan Jaya melakukan coklit di Kabupaten Nabire terhadap pemilih di 97 kampung. Bawaslu pun mengimbau KPU Kabupaten Intan Jaya agar lebih mematuhi prosedur. 

Akhirnya, KPU bersama Bawaslu Kabupaten Intan Jaya yang melakukan coklit terhadap 97 kampung itu. Hingga akhir masa coklit 14 Maret 2023 lalu, hanya 7 kampung yang berhasil diselesaikan. Sebanyak 90 kampung sisanya belum dilakukan coklit.

Pemilih tidak dikenali

Pemilih yang tidak dikenali terjadi di Tuban, Provinsi Jawa Timur. Pantarlih di TPS 23, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, tidak dapat menemukan nama-nama pemilih yang tercantum pada Form model A-Daftar pemilih.

Kesulitan secara door to door

Proses coklit di lapangan tidak berjalan mulus begitu saja. Terdapat area-area yang sulit dilakukan coklit dengan maksimal seperti di apartemen. Petugas kesulitan memasuki area apartemen sehingga coklit tidak dilakukan secara door to door. 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Petugas apartemen biasanya mengumpulkan penghuni di suatu tempat untuk melakukan pengecekan data. Di tengah kondisi ini penghuni biasanya datang dan pergi sehingga potensi kesalahan data besar. Di samping itu proses yang tidak dilakukan door to door memungkinkan stiker tidak ditempel di hunian masing-masing. Kondisi serupa biasanya juga terjadi di kawasan apartemen elite. 

Selain area yang sulit ditembus seperti apartemen dan perumahan elite, petugas Pantarlih juga kesulitan melakukan coklit di area rawan yang memiliki risiko tinggi. Di antaranya coklit terhadap pemilih yang sedang menjalani hukuman adat berupa diasingkan (kesepekang), dan coklit di wilayah perbatasan.

TPS tidak berpenghuni

Bawaslu menemukan TPS tidak berpenghuni di Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Tepatnya di Desa Pedanda, Kecamatan Pedongga ditemui 16 TPS padahal wilayah itu merupakan kebun sawit tidak berpenghuni. 

Kendala-kendala terkait proses coklit yang tidak sesuai prosedur, Bawaslu menyampaikan surat imbauan dan saran perbaikan secara langsung. Sementara kendala terkait data yang tidak akurat, hasil pengawasan ini menjadi bahan perbaikan dalam menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS). 

Iklan

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Dicelurit hingga Meninggal akibat Kelelahan, Beratnya Jadi Petugas Pantarlih Pemilu

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2026 oleh

Tags: bawaslucoklit pemilukpupantarlihPemilu 2024TPS
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Video

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Langgar Aturan Kampanye, Cuma Kena Sanksi Teguran?

7 Maret 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Festival Jamu Nusantara di Pasar Ngasem, Kota Jogja: ruang regenerasi dan edukasi konsumen muda MOJOK.CO

Festival Jamu Nusantara di Kota Jogja: Sadarkan Anak Muda Jamu Bukan Minuman Kuno, Tapi Gaya Hidup Sehat Lintas Generasi

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.