Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Orang Pintar Pasti Memilih Membeli Poco F6, Android Terbaik Saat Ini, Ketimbang Beli iPhone yang Bakal Menyiksa Dompet dan Kesehatan Mental

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
24 Mei 2024
A A
Poco F6: Android Terbaik Melebihi iPhone yang Overrated MOJOK.CO

Ilustrasi Poco F6: Android Terbaik Melebihi iPhone yang Overrated. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ciri orang pintar adalah menaruh uangnya di Poco F6, Android terbaik saat ini dan memilih nggak memaksa diri beli iPhone yang overrated itu.

Buat saya, Poco F5 adalah hape Android terbaik untuk 2023. Dari kelas harga dan kualitasnya, hape tersebut adalah yang memberikan value terbaik buat penggunanya. Karena itulah, ketika Poco F6 akan launching pada 23 Mei 2024, saya berani jamin, orang yang paham teknologi bakal memilih hape ini ketimbang membeli iPhone.

Tentu saja iPhone terbaru agak sulit dibandingkan langsung dengan Poco. Mengingat, secara harga, Poco F6 nanti harganya pun paling hanya ¼ dari iPhone 15 Pro. Pastinya iPhone 15 Pro bakal menang telak dari segala sisi teknis. Namun, untuk kebutuhan sehari-hari, iPhone 15 Pro memang terlalu overkill dan boros secara keuangan buat digunakan user casual seperti kalian yang baca tulisan ini. 

Coba bayangkan ini. Kamu mengeluarkan uang sekitar Rp20 juta untuk sebuah hape. Padahal, sehari-hari, kamu menggunakan hape itu hanya untuk WhatsApp dan main medsos. Itu keputusan yang sangat bodoh. Kecuali kamu adalah seorang “sultan” atau konten kreator yang menghasilkan uang dengan iPhone. Makanya, akan lebih bijak dan cerdas jika kamu pilih hape Android seperti Poco F6.

Poco F6 lebih worth ketimbang maksain beli iPhone yang kemahalan itu

Berdasar leaks yang beredar, chipset Snapdragon 8s Gen 3 akan memperkuat Poco F6. Ini adalah sebuah chipset baru dari Qualcomm yang dirancang dengan proses fabrikasi 4nm. Meski power-nya di bawah Snapdragon 8 Gen 3, tapi untuk main game berat, tentu bakal berjalan aman karena skor AnTuTu-nya mencapai angka 1,5 juta. 

Untuk urusan foto dan lainnya, karena masih leaks ya, jadi belum terlalu bisa dibayangkan. Namun, jika mengacu pada Poco F5 yang rilis tahun lalu dan Poco X6 Pro yang rilis di awal tahun, harusnya secara umum kualitasnya tidak akan mengecewakan. Apalagi, dengan harga yang kurang lebih masih di angka Rp5 jutaan, hape ini sepertinya bakal menjadi penantang menjadi Android terbaik untuk 2024. 

Mungkin, secara kualitas, ia akan kalah dengan iPhone 15 Pro. Tapi, secara price to perform, ya masih menang Poco F6. Ia lebih terjangkau, lebih worth untuk kamu beli juga. Karenanya, ketika membandingkannya dengan iPhone yang paling baru saja sudah “menang”, masa ya Poco F6 ini perlu dibandingkan dengan iPhone jadul? Ya ampun. 

Android membebaskan kamu dari segala penderitaan pakai hape Apple

Buat yang masih ngotot mengatakan iPhone jadul lebih baik dari Android, apa kalian melupakan segala penderitaan yang kalian hadapi sehari-hari? Entah baterai cepat habis, hape cepat panas, atau malah sesekali lag. 

Sekalipun itu iPhone, tapi iPhone XR yang kalian puja-puji itu usianya sudah hampir 6 tahun, usia anak menjelang masuk SD. Sekalipun masih dapat update iOS, tapi performanya sudah diturunkan agar hapenya nggak terlalu panas sehingga bisa memicu ledakan. 

Sekali lagi, untuk user casual, beli saja hape sesuai budget dan cari yang worth to buy. Bukannya saya melarang orang lain menggunakan iPhone, tetapi kalau nggak worth ya mending nggak usah dibeli. Ponsel itu memang teman sehari-hari, tapi kalau aktivitasnya cuma balas pesan, teleponan, dan scroll TikTok saja, nggak perlu menggunakan hape yang semahal itu. 

Lalu, daripada membuat hidup kalian susah dengan segala kerepotan iPhone jadul, ya mending beli Android saja kayak Poco F6. Toh kini secara pengalaman penggunaan Android telah memberikan peningkatan yang signifikan. 

Misal, refresh rate yang diberikan Android harga Rp2 jutaan saja sudah (setidaknya) 90Hz, apalagi yang lebih mahal. Sementara, iPhone 15 biasa saja sampai sekarang refresh rate layarnya masih di angka 60Hz. Ya Allah, itu antara pelit apa bagaimana ya si Apple itu. 

Dari segi pemakaian sehari-hari, lewat baterai yang besar, chipset yang hemat daya, layar Amoled, serta colokan sejuta umat USB Type C, Android bakal lebih nyaman. Kadang saya ketemu teman pengguna iPhone jadul yang lupa bawa charger. Akhirnya ya kehabisan baterai karena susah cari teman lain yang menggunakan charger Lightning Port. 

Mending beli laptop atau PC kalau tujuannya untuk produktif

Lagipula, sekeras apapun ponselmu dipakai bekerja, tentu tidak akan bisa digunakan selayaknya desktop PC atau laptop. iPhone 15 Pro sekalipun bakal susah mengimbangi nyamannya menggunakan laptop ketika mengedit video atau sekadar ngurus laporan di Excel. Karenanya, kebanyakan orang yang paham teknologi lebih memilih menginvestasikan uangnya di laptop ketimbang hape. 

Iklan

Boleh menggunakan hape yang standar-standar saja kayak Poco F6, tapi laptop ya harus powerful. Soalnya laptop ini lebih banyak digunakan untuk bekerja dan menghasilkan uang ketimbang hape. Apalagi, segala urusan hiburan juga telah bisa dilakukan di ponsel. Jadi laptop ya kebagian yang serius saja.

Jangan jadi orang bodoh

Saya kenal dua orang webmaster Mojok yang menggunakan falsafah ini. Pertama adalah Aditya Rizky, yang laptopnya selalu Macbook. Tapi, hapenya ya dari Xiaomi ke Xiaomi. Kedua, si Ibil S Widodo yang hapenya masih Samsung Galaxy A52s, sementara laptopnya Macbook Air M2 dengan warna hitam mengilap itu. 

Meski Mas Adit masih sering ganti hape, tapi ya pilihannya tetap Xiaomi saja. Sementara si Ibil, hapenya nggak bakal diganti kalau masih berfungsi dengan baik untuk sekadar WhatsApp dan nonton Preman Pensiun di Youtube. 

Saya kadang menyangka jika mereka yang maksain beli iPhone jadul itu di kepalanya berpikir kalau Android nggak ada perkembangannya sama sekali dalam 10 tahun apa ya? Padahal ya sekarang banyak hal yang ditiru iPhone dari Android, lho. Jadi, membandingkan Android yang sekarang dengan Android 10 tahun lalu adalah sebuah kesalahan, 

Kamu bisa mengganti Poco F6 dengan Android apa saja yang menurutmu layak. Toh kini banyak hape mid range yang kualitasnya bagus. Entah dari Samsung, Xiaomi, atau bahkan Iqoo dan Infinix yang belakangan muncul. Namun, membeli iPhone terbaru untuk sekadar “yang penting Apple” plus menganggap Android jelek adalah sebuah kebodohan.

Penulis: Aditia Purnomo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal dan analisis menarik lainnya di rubrik KONTER. 

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2024 oleh

Tags: androidhape samsungiPhoneiPhone 15iphone jaduliPhone XRPOCO F5poco f6samsung a52s
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja Dihujat karena Flexing dan Dianggap Glamor, padahal Hidupnya Nelangsa

30 Oktober 2025
Penerima beasiswa KIP Kuliah bisa beli hp iPhone. MOJOK.CO
Kampus

Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah Banting Tulang Belajar sambil Kerja Pakai iPhone, Malah Dikira Flexing dan Nggak Cocok Hidup Layak

26 Agustus 2025
Paksa dibelikan bapak iPhone 14 Pro demi gaya, kini sia-sia MOJOK.CO
Ragam

Maksa Beli iPhone demi Gaya sampai Diamkan Bapak Berhari-hari, iPhone 14 Pro Terbeli tapi Hidup Jadi “Berantakan dan Menderita”

17 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026
Motor Vespa Matic Primavera 150 warna hijau toska

Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu

19 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.