Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Foto Kartini Berhijab, Hijabnya Elegan dan Kacamatanya Trendi

Redaksi oleh Redaksi
25 April 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Netizen dikejutkan dengan foto Kartini berhijab yang disebut-sebut sebagai versi foto Kartini yang tengah menjadi santriwati. Dengan tampilan hijab yang chic dan kekinian serta kacamata trendi, pula!

Selepas Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April lalu, foto pejuang wanita ini bertebaran di lini masa media sosial. Namun, yang menarik, foto Kartini yang terlihat bukanlah seperti Kartini yang kita tahu—yaitu Kartini yang berkonde—melainkan Kartini yang tampil dengan kain yang membungkus kepalanya, alias mengenakan hijab.

Iklan

Foto wanita yang menggunakan hijab dan kacamata ini disebut-sebut merupakan benar Kartini yang kala itu menjadi seorang santriwati.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1051083045042648&set=a.387449734739319.1073741879.100004228869258&type=3&theater

Dalam post yang beredar luas dan telah dibagikan nyaris 10 ribu kali ini disebutkan bahwa Kartini sesungguhnya lebih sering menggunakan hijabnya dibandingkan mengenakan konde. Dikatakan pula bahwa foto tadi merupakan dokumen yang ditemukan sebagai catatan kala Kartini tengah berguru pada Kyai Sholeh Darat di Semarang, pada tahun 1896.

Pertanyaannya: benarkah wanita yang ada pada gambar merupakan Kartini?

Menanggapi hal ini, dikutip dari Kumparan, sejarawan dan kepala Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, Linda Sunarti, menyatakan keraguannya terhdap keaslian foto tersebut. Katanya,

“Kita harus masuk ke jiwa zaman tersebut. Pemakaian kerudung yang seperti itu belum lumrah di zaman itu. Coba lihat foto-foto surat kabar di era itu. Perempuan Muhammadiyah saja tidak ada yang berkerudung seperti itu. Jadi saya ragu terhadap keaslian foto tersebut.”

Jangankan Linda yang mendalami ilmu sejarah, netizen pun tak sedikit pula yang meragukan hal ini, meski ada beberapa yang berharap foto ini merupakan foto yang asli karena menunjukkan ketaatan Kartini mengenakan hijab.

Randy Homzi: Mohon maaf sebelumnya kyai, Sepertinya ini foto editan Photoshop Kyai, kacamata juga aneh, dulu kaca mata bingkai tebal ini malah mirip optik Melawai , syukur jika disertakan sumber jelas valid takutnya malah jadi sesat berjamaah Kyai dan dosa jariyah nantinya hehehe

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

@potretlawas: Kami kok sangat yakin, editan buruk ini adalah kerjaan lelaki yang, meminjam istilah Prof. @ariel_heryanto, sedari dulu gemar melecehkan perempuan cerdas, cantik, dst.

@idjank_ku: Paling yg bikin cerita RA Kartini santri Kiai dan aslinya Berkebaya adlh org2 yg membikin cerita patih Gajah Mada adlh seorang Muslim yg bernama Gaj Ahmada

@affan_m: Mulai viral euy.. Kartini berjilbab ini, ada bukti sejarah yang rodok valid tentang kejelasan jilbab dan tidak itu Yik? Walaupun menurutku, jaman semono kuwi sing jilbaban modelnya nggak kek gitu, jaman mbah-mbah.

Ada pula pihak-pihak yang meneliti lebih lanjut foto Kartini berhijab dan menemukan adanya rekayasa dalam foto tersebut. Salah satu penjelasannya bisa dibaca di sini.

Iklan

Entah apa tujuannya membuat tampilan foto Kartini berhijab. Apakah seluruh pencapaian Kartini harus dikaitkan secara simbolik dengan hijab?  Apakah kalau tidak berhijab, ia jadi tidak layak dianggap sebagai pahlawan perempuan Indonesia? Apakah, bagaimanapun, foto Kartini yang beredar haruslah diberikan tambahan kerudung agar jadi “lebih baik”? Dengan tampilan hijab yang chic dan kekinian serta kacamata trendi, pula! Di tahun 1900-an!

Please, deh, people. Toh, Kartini sudah tenang di alam sana. Kontribusinya bagi wanita pun sudah bisa membuat kita menghormati jasa-jasanya.

Dengan keadaan yang demikian, kenapa juga kita harus memaksakan standar kepada Kartini—orang yang bahkan sudah tidak lagi berdiri di dunia yang sama dengan kita?

Terakhir diperbarui pada 26 April 2018 oleh

Tags: berhijabberjilbabemansipasi wanitaHijabJilbabKartiniKyai Sholeh Daratpahlawan perempuan indonesiawanita
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO
Esai

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
‘Katanya Pancasila, Tapi Pakai Jilbab Saja Tak Boleh’ - Cerita Pekerja Jakarta yang Dipecat Gara-gara Tak Mau Melepas Hijab.MOJOK.CO
Ragam

‘Katanya Pancasila, Tapi Pakai Jilbab Saja Tak Boleh’ – Cerita Pekerja Jakarta yang Dipecat Gara-gara Tak Mau Melepas Hijab

21 Januari 2025
Paskibraka Lepas Hijab Wujud Tidak Merdeka di Hari Kemerdekaan MOJOK.CO
Esai

Aturan Paskibraka Lepas Hijab Adalah Blunder Paling Bodoh. Paskibraka Tidak Merdeka di Tengah Peringatan Kemerdekaan Itu Sendiri

15 Agustus 2024
Orde Baru Larang Jilbab, Cak Nun Lawan dengan Lautan Jilbab
Video

Orde Baru Larang Jilbab, Cak Nun Lawan dengan Lautan Jilbab

30 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Festival Jamu Nusantara di Pasar Ngasem, Kota Jogja: ruang regenerasi dan edukasi konsumen muda MOJOK.CO

Festival Jamu Nusantara di Kota Jogja: Sadarkan Anak Muda Jamu Bukan Minuman Kuno, Tapi Gaya Hidup Sehat Lintas Generasi

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.