Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Via Vallen Didapuk untuk Mengisi Theme Song Asian Games 2018

Redaksi oleh Redaksi
11 Juni 2018
A A
via vallen
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak banyak biduan dangdut yang bisa melesat dan melaju sampai pada titik yang sudah dicapai oleh Via Vallen. Biduan bernama asli Maulidia Octavia ini seakan benar-benar punya maqom tersendiri dalam dunia dangdut.

Setelah beberapa waktu yang lalu dirinya sukses tampil memukau di panggung Indonesian Choice Award 5.0 NET, kini dirinya kembali menorehkan pencapaian yang tak kalah besarnya. Ia didapuk untuk membawakan lagu “Meraih Bintang” yang akan dijadikan sebagai lagu soundtrack Asian Games 2018.

Lagu Meraih Bintang yang dinyanyikan oleh Via Vallen tersebut merupakan ciptaan Parlin Burman Siburian atau yang selama ini dikenal sebagai Pay.

Via tentu saja bangga karena dirinya bisa ikut berpartisipasi dalam ajang kompetisi olahraga terbesar di Asia tersebut. “Yang jelas saya merasa bangga, sebab saya bisa terlibat dan berkontribusi melalui lagu saya yang berjudul Meraih Bintang,” ujar Via.

Lagu “Meraih Bintang” ini diaransemen dengan sentuhan perpaduan dangdut dan pop modern. Hal ini oleh Via diharapkan bisa menjadi jalan untuk mengenalkan genre musik dangdut di kancah internasional.

Kabar ini tentu saja menggembirakan bagi banyak pencinta dangdut, terutama fans-fans Via Vallen yang dikenal dengan sebutan Vyanisty. Bukan mustahil, keterlibatan Via di ajang Asian Games ini akan semakin mengangkat nama Via di tingkat Asia.

Dan bukan mustahil pula jika kemudian Via Vallen punya lebih banyak fans yang cakupan wilayahnya bukan lagi tingkat Indonesia, melainkan Asia. Maka, hanya masalah waktu saja untuk menunggu dikukuhkannya Vyanisty chapter Pyongyang atau Vyanisty cabang Saigon.

Yah, semoga apa yang diharapkan oleh Via Vallen bisa benar terlaksana. Dangdut bisa berjaya di kancah internasional. Siapa tahu, jika dangdut benar-benar mendunia, Kanye West nanti bisa tertarik untuk berkolaborasi dengan Sodiq Monata dan merilis single berjudul “Secawan Honey”

Sekali lagi, siapa tahu.

via vallen

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2018 oleh

Tags: asian gamesdangdutsodiqvia vallen
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO
Esai

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Penonton Dangdut Koplo, Fans NDX & Guyon Waton SDM Rendah MOJOK.CO
Esai

Penonton Dangdut Koplo dan Fans Guyon Waton & NDX Dianggap SDM Rendah, Tukang Kisruh, dan Tukang Rusak Festival

2 Juli 2024
Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak MOJOK.CO
Esai

Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak

25 April 2023
Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari MOJOK.CO
Esai

Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari

26 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.