Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tim SAR Ungkap Penyebab di Balik Mahasiswa UIN yang Hilang Dua Hari di Lereng Merapi

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
14 Januari 2023
A A
mahasiswa uin hilang mojok.co

Ilustrasi mahasiswa pecinta alam (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tim SAR DIY mengungkapkan sejumlah dugaan penyebab mahasiswa UIN yang sempat hilang dua hari di lereng Gunung Merapi. Kondisi psikologis pemuda itu ditengarai jadi faktor utama yang menyebabkannya tersesat.

“Ada beberapa faktor yang diduga jadi penyebab. Mulai dari kelelahan sampai faktor psikologis yang mungkin menyebabkan halusinasi,” terang Endro Sambodo, anggota Tim SAR DIY yang berjaga di posko saat proses pencarian dilakukan. Ia tidak turut naik bersama regu pencarian.

Endro menjelaskan, menurut pengakuan sejumlah rekan mahasiswa yang turut menunggu di posko, survivor merupakan sosok yang ceria. Tapi beberapa bulan belakangan menunjukkan sifat yang berbeda.

“Bahkan, temannya bercerita kalau dia pernah juga tiba-tiba menyusuri Selokan Mataram. Motornya juga ditinggal seperti ini,” terangnya saat dihubungi pada Jumat (13/1).

Mahasiswa program studi teknik industri UIN Sunan Kalijaga itu, disebut naik ke arah jalur pendakian Kinahrejo sejak Senin (9/1) pukul 13.00. Ia meninggalkan motornya di sebuah warung terdekat.

Saat ditemukan pada Rabu (11/1) sekitar pukul 14.00, kondisi survivor lemas lantaran selama tersesat tidak membawa bekal sama sekali. Ia juga tidak menggunakan pakaian yang mendukung kegiatan alam bebas.

Laporan kehilangan diterima Tim SAR pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00. Pada pukul 11.00, Search and Rescue Unit (SRU) yang terbagi menjadi tiga tim, mulai berpencar untuk melakukan proses pencarian tertutup.

“Jadi kemarin itu masih operasi tertutup, kita dapat laporan  menunggu 1×24 jam idealnya, sambil menunggu kirim tim advance untuk penyapuan awal. Untuk kasus ini di tahap penyapuan awal sudah ketemu,” paparnya.

“SRU satu yang menyisir jalur pendakian mendengar teriakan, sekitar lima belas menit perjalanan ke atas dari pos dua,” sambungnya.

Teriakan tersebut ternyata dari Survivor. Saat ditemukan, survivor mengaku awalnya mengikuti seekor burung. Lalu tiba-tiba tersadar sudah jauh di jalur pendakian dan bingung.

“Dia juga, saat ditemui mencari warung terdekat, katanya ingin membeli rokok,” ujar Endro.

Menurut Endro, berdasar penuturan sejumlah rekan mahasiswa, survivor dikenal sebagai sosok yang tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan. Namun merokoknya cukup kencang, sehingga ketika ditemukan langsung menanyakan warung untuk membeli rokok.

Tim SAR mengategorikan masa golden time pencarian orang yang hilang selama 3×24 jam. Pada kurun waktu tersebut, survivor biasanya masih dapat bertahan tanpa makan dan minum jika tidak ada insiden tertentu yang menyebabkan luka. Setelah kurun waktu itu, biasanya survivor mulai mengalami penurunan kondisi fisik yang signifikan.

Jalur pendakian Kinahrejo tempat hilangnya mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ini memang sudah non-aktif sejak 2006 silam. Segala aktivitas pendakian sudah dilarang lantaran adanya jalur yang putus di kawasan ini.

Iklan

Setelah 2006, pendakian Merapi hanya dibuka lewat Selo, Boyolali dan Deles, Klaten. Namun peningkatan status Merapi menjadi Siaga sejak 2018, membuat seluruh aktivitas pendakian di semua jalur ditutup.

“Jadi kalau ada orang hilang di jalur pendakian Merapi dapat dipastikan pelaku perjalanan alam bebas yang melanggar aturan. Apalagi kinahrejo yang sudah lama tidak aktif, jadi tidak ada penjagaan dan pos sama sekali,” pungkasnya.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Seorang Anak Muda yang Naik Gunung Rinjani Modal Jempol karena Skripsi

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2023 oleh

Tags: gunung merapimapalaMerapiNaik Gunungpecinta alam
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Bandara YIA Gagal, Kulon Progo Tetap Miskin. Tolak Bandara Baru! MOJOK.CO
Esai

Bandara YIA Gagal dan Kulon Progo Tetap Miskin, tapi Kegagalan Ini Nggak Bisa Menjadi Alasan Jogja Harus Buru-Buru Membangun Bandara Baru Lagi

14 Juli 2025
Pemandangan Gunung Merapi dilihat dari Bukit Argobelah, Deles Indah. MOJOK.CO
Catatan

Bukit Argobelah: Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Gunung Merapi dari Dekat, Tak Sampai Satu Jam dari Jogja Bisa Dapat Ketenangan Batin

5 Juni 2025
Jihad Warga Kecamatan Selo Boyolali Mempertahankan Tanah MOJOK.CO
Esai

Warga Kecamatan Selo Boyolali “Jihad” Mempertahankan Tanah, Enggan Menjualnya ke Investor Luar, Menolak Membuka Destinasi Wisata Secara Ugal-ugalan karena Bertani Adalah Prioritas

1 Juni 2025
Dwikoen Sastro: Merapi Tak Sekadar Gunung, Tapi Jalan Sunyi Pencarian
Video

Dwikoen Sastro: Merapi Tak Sekadar Gunung, Tapi Jalan Sunyi Pencarian

24 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.