Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Tekno

Waduh! Ada Puluhan Wilayah di DIY yang Belum Dijangkau Sinyal Internet

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
3 September 2023
A A
sinyal internet mojok.co

Ilustrasi sinyal internet (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Visi Jogja untuk menjadi “smart province” masih mengalami banyak tantangan. Ada puluhan daerah di wilayah DIY yang masih belum terakses jaringan sinyal internet.

Baru-baru ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul memetakan bahwa di wilayahnya masih ada 70 titik blankspot. Puluhan titik wilayah yang belum terjangkau sinyal internet itu rata-rata berada di area pantai selatan.

Hal tersebut jelas menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah. Pasalnya, kawasan pantai selatan rencananya bakal menjadi halaman muka Provinsi DIY.

Selain itu, RPJMD DIY Tahun 2022-2023 salah satunya juga menitikberatkan pembangunan di kawasan selatan, termasuk pesisir Gunungkidul.

Dalam mengatasi masalah itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Mohammad Arif Aldian mengaku terus mengupayakan pemenuhan jaringan di wilayahnya. Caranya, pihaknya terus menggenjot kerjasama dengan Pemerintah DIY maupun PLN dalam memasang hotspot internet di sejumlah titik.

Arif mengatakan, per hari ini, hotspot internet yang terpasang di internal pemerintahan dan publik ada sekitar 1.050 titik. Jumlah ini tersebar di OPD, kapanewon, Unit Pelaksana Teknis (UPT), kalurahan, hingga komunitas.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Setiyo Hartarto, mengatakan bahwa dari 70 titik yang dipetakan tidak semuanya blankspot. Ia berdalih, di kawasan itu sudah ada jaringan yang masuk, meski keberadannya masih butuh penguatan.

“Ada jaringan telekomunikasi yang masuk, tapi tertentu. Jadi, memang butuh penguatan,” katanya, mengutip Harianjogja, Rabu (30/8/2023).

Bantul dan Kulonprogo juga punya daerah yang nggak ada sinyal internet

Visi Jogja untuk menjadi patron “smart province” masih mengalami banyak tantangan. Pasalnya, selain 70 titik di Gunungkidul, ada puluhan daerah lain di Bantul dan Kulonprogo yang masih belum terakses jaringan internet.

Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul menyebut, lokasi titik blankspot di Bantul ada di 15 kalurahan. Ke-15 kalurahan tersebut, meliputi Kalurahan Dlingo, Jatimulyo, Mangunan, dan Temuwuh (Kapanewon Dlingo); Selopamioro (Imogiri); Triwodadi (Pajangan); Gilangharjo dan Triharjo (Pandak); Srimartani dan Srimulyo (Piyungan); Seloharjo (Pundong); Argosari, Argodadi dan Argorejo (Sedayu); serta Poncosari (Srandakan).

Menurut Diskominfo, sejumlah titik di desa-desa tersebut masih blankspot karena faktor alam. Selain itu, di wilayah-wilayah ini juga masih sedikit menara pemancar sinyal telekomunikasi, karena banyak penyedia operator enggan mendirikan menara pada lokasi yang sedikit pengguna.

Sementara di Kulonprogo, ada 30 titik yang belum terakses sinyal internet. Padahal, di 12 kapanewon sudah dibangun 140 cellplan atau area yang bisa didirikan menara tower telekominasi. Sayangnya, baru sedikit tower yang dibangun.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 4 Faktor Internet Indonesia Begitu Lambat selain Salah Pemerintah
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 2 September 2023 oleh

Tags: BlankspotInternetSinyal InternetYogyakarta
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Dari keterangan Polresta Yogyakarta: Kantor scammer berbasis love scam di Gito Gati, Sleman, raup omzet puluhan miliar perbulan MOJOK.CO
Aktual

Kantor Scammer Gito Gati Sleman: Punya 200 Karyawan, Korbannya Lintas Negara, dan Raup Rp30 Miliar Lebih Perbulan dari Konten Porno

7 Januari 2026
Starcross Membuktikan bahwa Nilai Kreativitas dan Komunitas Lebih Kuat dari Tren yang Datang dan Pergi
Video

Starcross Membuktikan bahwa Nilai Kreativitas dan Komunitas Lebih Kuat dari Tren yang Datang dan Pergi

8 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.