Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Survei Median: Anies Baswedan Kepala Daerah Terbaik Terkait Penanganan Virus Corona

Redaksi oleh Redaksi
27 April 2020
A A
anies baswedan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dari sekian banyak kepala daerah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap paling tepat dan unggul dalam menangani virus corona.

Indonesia, tak bisa dimungkiri, menjadi salah satu negara di Asia dengan dampak terparah akibat virus corona. Rasio kematian akibat corona di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi. Bahkan pernah menjadi yang tertinggi di dunia.

Penanganan yang kurang optimal, banyaknya kebijakan yang dianggap blunder, ditambah dengan sikap disiplin masyarakat yang masih rendah dinilai menjadi beberapa faktor yang membuat penyebaran virus corona di Indonesia begitu cepat dan masif.

Dalam kondisi demikian, banyak kepala daerah yang kemudian dipaksa untuk bermanuver dan berisiatif untuk mengambil langkah-langkah pencegahan demi meminimalisir efek penyebaran virus corona di daerah yang dipimpinnya.

Walau mungkin belum bisa menghilangkan secara jumlah angka kasus corona di daerah yang dipimpin, namun langkah-langkah strategis yang diambil para pemimpin daerah memang layak diapresiasi.

Beberapa waktu yang lewat, lembaga survei Median merilis hasil survei daftar kepala daerah yang dianggap tepat dalam menangani kasus virus corona.

Survei bertauk “Persepsi Publik atas Penanganan Wabah COVID-19: Kinerja Pemerintah Pusat, PSBB vs Lockdown, Darurat Sipil, dan Mudik” tersebut dilakukan pada 6 hingga 13 April 2020 dengan mengambil data dari 800 responden.

Dalam hasil sirvei tersebut, Anies Baswedan menjadi kepala daerah yang dianggap paling tepat dan unggul dalam menangani virus corona. Ia berada di posisi teratas dengan perolehan pilihan sebesar 24,1 persen. Unggul jauh dari dua kepala daerah yang menempati urusan kedua dan ketiga yakni masing-masing Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo (9,6 persen) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (8,9 persen).

Munculnya nama Anies sebagai sosok kepala daerah yang dianggap paling tepat menangani kasus corona ini memang tak berlebihan. Maklum, Jakarta memang menjadi daerah episentrum penyebaran corona di Indonesia, tak heran jika kemudian ia harus banyak mengambil langkah-langkah strategis demi berjibaku melawan penyebaran virus corona di daerahnya.

Pada titik tertentu, beberapa kebijakan yang ditetapkan oleh Anies Baswedan bahkan dianggap lebih tepat ketimbang pemerintah pusat.

Anies misalnya, sempat ingin me-lockdown Jakarta sebelum akhirnya niat tersebut ditolak oleh pemerintah pusat. Anies juga sempat akan melarang arus keluar masuk bus AKAP dari dan ke Jakarta. Sayang, ijin untuk aturan ini tidak mendapatkan lampu hijau dari Kemenhub.

Dengan segala kebijakannya, Anies Baswedan dianggap lebih cekatan dalam usaha antisipasi awal, pencegahan, sosialiasi, mitigasi, hingga langkah antisipasi wabah di masa depan.

anies baswedan

Terakhir diperbarui pada 27 April 2020 oleh

Tags: Anies Baswedancorona
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap MOJOK.CO
Aktual

Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap

8 Januari 2024
Anies Baswedan.MOJOK.CO
Aktual

Teka-teki Kematian Harun Al-Rasyid yang Jadi Sorotan Anies Baswedan saat Debat Capres

12 Desember 2023
Debat Capres 2024 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres
Politik

Debat Capres 2024: 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.