Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Survei Elektabilitas Partai Versi LSI: PDIP Masih Teratas, Gerindra Peringkat Kedua

Redaksi oleh Redaksi
4 November 2018
A A
elektabilitas
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pilpres dan juga Pileg memang masih beberapa bulan lagi, namun kekuatan dan elektabilitas antar partai tentu sudah bisa dipetakan melalui survei.

Ada beberapa kejutan kecil yang terjadi terkait dengan elektabilitas partai menjelang Pilpres dan Pileg 2019 mendatang, salah satunya adalah tampilnya Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi kedua setelah PDIP.

Setidaknya, itulah yang bisa dilihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA di sepuluh provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan.

Dalam hasil survei yang digelar pada 4-14 Oktober 2018 dan melibatkan enam ribu responden dengan metode penelitian kualitatif tersebut menunjukkan bahwa PDIP tampil menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Indonesia, disusul oleh Gerindra di tempat kedua, dan Golkar di tempat ketiga.

Dalam survei, PDIP masih tetap tampil menjadi yang terdepan karena ia unggul di lima provinsi, yakni Sumut, Sumsel, Lampung, Jateng, dan DKI.

Sedangkan Gerindra, tak disangka bisa unggul dominan di tiga provinsi, yakni Riau, Banten, Jawa Barat.

Hasil survei tersebut bagi Gerindra merupakan hasil yang bagus, sebab pada Pemilu 2014, posisi Gerindra berada di posisi ketiga, ia masih kalah dengan cukup telak dari Golkar yang berada di posisi kedua.

“Ini sangat menggembirakan dan menguntungkan,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mudjahid. “Secara umum sangat signifikan kenaikan posisi Gerindra di berbagai provinsi, dari Pemilu tahun 2014, bahkan di 3 provinsi pada posisi nomor 1.”

Hasil survei LSI ini sedikit menunjukkan beberapa hal yang memang sudah kokoh, namun juga beberapa hasil yang cukup menjadi anomali.

Di Jawa Tengah, misalnya, yang memang menjadi kandang banteng, PDIP unggul dengan telak sebagai partai teratas dengan elektabilitas 46%, jauh meninggalkan Gerindra yang berada di peringkat kedua dengan elektabilitas yang hanya 6,2%. Sedangkan di Jawa Barat, Gerindra yang di Pilkada Jabar lalu kalah ternyata justru menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi, yakni 20,2%, disusul dengan PDIP dengan 17,8%, dan Golkar dengan 11,3%. Atau di DKI Jakarta di mana duet Gerindra-PKS berjaya memenangkan Anies-Sandi ternyata ternyata justru menempatkan PDIP sebagai partai teratas dengan elektabilitas mencapai 23,1%, unggul lumayan jauh dibandingkan Gerindra dan PKS yang masing-masing punya elektabilitas 17,1% dan 6,2%.

Nah, berikut adalah hasil survei LSI dengan 5 besar partai per provinsi:

Jawa Barat
Gerindra: 20,2%
PDIP: 17,8%
Golkar: 11,3%
PKS: 6,0%
PPP: 4,7%

Jawa Timur
PKB: 21,7%
PDIP: 21,0%
Golkar: 5,2%
Gerindra: 4,6%
Demokrat: 3,6%

Jawa Tengah
PDIP: 46,0%
Gerindra: 6,2%
PKB: 4,8%
Golkar: 4,2%
PPP: 3,5%

Iklan

Sumatera Utara
PDIP: 28,0%
Gerindra: 16,5%
Golkar: 6,7%
Demokrat: 4,8%
PKS: 3,5%

Banten
Gerindra: 26,3%
PDIP: 19,3%
Golkar: 7,0%
Demokrat: 4,8%

PPP: 3,5%

DKI Jakarta
PDIP: 23,1%
Gerindra: 17,1%
PKS: 6,2%
Golkar: 4,3%
Demokrat: 3,0%

Sulawesi Selatan
Golkar: 23,5%
Gerindra: 16,3%
PDIP: 7,3%
NasDem: 6,5%
Demokrat: 4,5%

Lampung
PDIP: 34,0%
Gerindra: 11,7%
Golkar: 8,8%
PKB: 7,2%
Demokrat: 4,3%

Sumatera Selatan
PDIP: 26,5%
Gerindra: 25,9%
Golkar: 8,2%
Demokrat: 5,2%
PAN: 2,7%

Riau
Gerindra: 22,2%
PDIP: 9,3%
Golkar: 7,2%
Demokrat: 6,5%
PKS: 4,2%

elektabilitas partai

Terakhir diperbarui pada 4 November 2018 oleh

Tags: elektabilitaspartaisurvei
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Survei Charta Politika: Ganjar-Mahfud Teratas, tapi Prabowo-Gibran Unggul Kalau Head to Head MOJOK.CO
Kilas

Survei Charta Politika: Ganjar-Mahfud Teratas, tapi Prabowo-Gibran Unggul Head to Head

6 November 2023
lembaga survei terpercaya mojok.co
Kotak Suara

Daftar Lembaga Survei Terpercaya yang Bisa Jadi Referensi Jelang Pemilu 2024

23 Juni 2023
elektabilitas anies mojok.co
Kotak Suara

Elektabilitas Anies Baswedan Jalan di Tempat, Kenapa?

7 Juni 2023
elektabilitas dan popularitas mojok.co
Kotak Suara

Sering Disebut dalam Survei Politik, Apa Bedanya Elektabilitas dan Popularitas?

25 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.