Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Merpati Putih, Perguruan Silat Unik dari Jogja yang Jadi Andalan Kopassus

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
12 Juni 2023
A A
merpati putih mojok.co

Logo Merpati Putih (binus.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jogja memang jadi rumah bagi sejumlah perguruan silat legendaris di Indonesia. Salah satunya yakni Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS) Betako Merpati Putih yang menjadi seni beladiri andalan banyak kalangan. Termasuk pasukan khusus TNI, Kopassus.

Nama Merpati putih sudah tersohor di dunia beladiri baik di Indonesia maupun mancanegara. Perguruan ini merupakan anggota resmi Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI). Selain itu juga sudah menjadi partisipan Martial Arts Federation for World Peace (MAFWP).

Sejarahnya, organisasi Merpati Putih resmi berdiri sejak 2 April 1963 di Jogja. Ada empat sikap yang menjadi filosofi perguruan ini yakni welas asih, percaya diri sendiri, keserasian dan keselarasan dalam penampilan sehari-hari, dan menghayati serta mengalamkan sikap agar menimbulkan ketakwaan kepada Tuhan.

Perguruan ini memang memilik seragam berwarna putih. Namun namanya sebenarnya berasal dari sebuah falsafah yakni Mersudi Patising Tindak Pusakane Titising Hening yang artinya mencari sampai mendapatkan Tindakan yang benar dengan ketenangan.

Mulanya ilmu beladiri ini berkembang dari Keraton Mataram Lama di Kartosuro sejak lama. Pendiri organisasinya yakni sosok bernama Purwoto Hadi Purnowo. Ia merupakan guru besar yang mewarisi ilmu dari Saring Hadi Purnomo. Cikal bakal ilmu Merpati Putih telah lama menjadi beladiri yang populer di keluarga keraton.

Selain kemampuan kontak fisik, salah satu ciri unik beladiri ini adalah pemanfaatan tenaga dalam. Hal itu dipelajari lewat kemampuan melatih pernafasan. Teknik olah nafas menjadi kekuatan yang bisa menguatkan tenaga pada situasi tertentu.

Merpati Putih jadi andalan Kopassus

Merpati putih juga dikenal sebagai beladiri yang banyak dipelajari oleh pasukan pengamanan presiden (Paspampres) hingga pasukanan khusus TNI Kopassus. Karakter khas dari perguruan ini membuatnya menjadi andalan bagi para pasukan penting di Indonesia.

Mayor Jenderal TNI Mohammad Hasan mengungkapkan bahwa Prajurit Baret Merah sejak lama menjadikan beladiri tersebut sebagai andalan. Kemampuan tersebut selalu terpelihara di kalangan prajurit dari generasi ke generasi.

“Setiap prajurit dituntut untuk menguasai teknik beladiri ini,” terangnya dalam YouTube Markas Komando Pasukan Khusus.

Ilmu silat ini ia anggap membantu menjaga kesehatan dan kebugaran para prajurit. Selain itu, teknik-tekniknya dapat berguna dalam beragam tugas di lapangan. Salah satunya pada tugas pencarian korban tanah longsor yang pernah prajurit lakukan.

Pada 2021 silam, Beladiri Merpati Putih Kopassus juga berhasil memecahkan rekor muri. Capaian itu mereka raih setelah berhasil mematahkan 151 besi di 69 titik dengan kondisi mata tertutup. 69 titik  melambangkan HUT Kopassus kala itu.

Selain jadi andalan Kopassus, pesilat dari perguruan ini juga banyak menelurkan prestasi di berbagai kejuaraan. Hal itu membuat beladiri asal Jogja ini harum namanya.

Penulis: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal Tapak Suci, Perguruan Silat dari Jogja Gabungan 3 Aliran

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 12 Juni 2023 oleh

Tags: Beladirimerpati putihperguruan silatsilat
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Tapak Suci, perguruan anti rusuh. MOJOK.CO
Catatan

Heran sama Latihan Pencak Silat yang Keras-kerasan hingga Jadi Biang Kerusuhan, di Tapak Suci Keras tapi Harus Empati

8 Juli 2025
Kapok berurusan dengan perguruan pencak silat PSHT, dihajar saat latihan, babak belur dikeroyok karena masalah sepele MOJOK.CO
Ragam

Kapok Berurusan dengan PSHT: Dihajar “Tanpa Ampun” saat Latihan, Babak Belur Dikeroyok Gara-gara Hal Sepele

27 Mei 2025
Gabung perguruan pencak silat PSHT biar kuat, tapi selalu kalah kalau duel 1 lawan 1 MOJOK.CO
Ragam

Gabung PSHT Biar Kuat tapi Selalu Kalah saat Duel 1 Lawan 1, Hanya Menang kalau Keroyokan

26 Mei 2025
psht, demo.MOJOK.CO
Ragam

Memahami Alasan PSHT Jarang Kelihatan di Demo Mahasiswa, Meskipun Aslinya Mereka Ingin Ikut

25 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.