Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Desa Lolong Pekalongan dalam Sepotong Ingatan: Ebiet G. Ade, Durian, hingga Penyesalan terhadap Mantan

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
18 Agustus 2023
A A
Desa Lolong dalam Sepotong Ingatan: Om Ebiet G. Ade, Durian, hingga Penyesalan terhadap Mantan mojok.co

Jembatan Lolong (Foto: desakupekalongan.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Desa Lolong populer berkat musisi 80-an Ebiet G. Ade. Lagunya yang berjudul “Lolong” berhasil mengangkat nama desa yang terkenal dengan durian dan wisata alam ini.

Sebagai putra Pekalongan generasi 90-an, sejatinya saya tidak begitu mengenal Ebiet G. Ade. Tahu lagunya pun hanya sedikit. Yang paling favorit tentu saja “Berita Kepada Kawan”, sebab dulu sering nonton iklan Djarum pada Ramadan 2004. Sementara untuk lagu “Lolong”, saya hanya tahu tapi tak familiar.

Padahal, lagu tersebut acap muncul dalam perbincangan keluarga besar di momen lebaran, demikian dengan sosok Ebiet G. Ade. Berdasarkan cerita dari bapak, nenek, paklik, pakde, musisi asal Banjarnegara itu pernah singgah di rumah semasa muda. Beliau adalah teman baik alm. pakde.

Awalnya saya biasa saja. Sampai akhirnya menyaksikan sendiri kedatangan Om Ebiet ke rumah pada suatu malam. Dari sana saya sadar perbincangan di ruang tamu saat lebaran itu benar. Seketika pula saya ingat Desa Lolong.

Desa Lolong

Desa Lolong pernah jadi bagian dari hidup saya. Saat remaja, saya beberapa kali berkunjung ke sana. Motif kunjungannya beragam, dari ikut kegiatan kemah sekolah, main di kali batu bersama kawan-kawan, hingga membeli durian.

Lolong merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Karanganyar, Pekalongan, Jawa Tengah. Desa ini terletak di daerah perbukitan, tepatnya berada di ketinggian 250 mdpl dengan luas wilayah 613.616 Ha. Melansir data terakhir BPS, pada 2020 penghuni Desa Lolong berjumlah 2.051.

Jika menggunakan kendaraan bermotor, jarak tempuh dari Kota Pekalongan menuju ke sana berkisar 1,5 jam. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi hamparan pohon durian di kanan-kiri jalan. Jika beruntung, kamu juga bisa menjumpai beberapa kera bergelantungan.

Memasuki desa, kamu akan disambut dengan jembatan lengkung. Di bawahnya terdapat sungai yang airnya dingin dan jernih–karya Tuhan yang menginspirasi Om Ebiet menciptakan lagu “Lolong”.

Durian jadi andalan

Mayoritas warga Desa Lolong berprofesi sebagai petani. Komoditas yang dihasilkan antara lain adalah buah durian, pete, jengkol, pisang, padi, dan lain-lain. Namun, sejak dulu durianlah yang jadi komoditas andalan. Durian lokal hasil tanah Lolong memiliki cita rasa yang khas; manis, legit, gurih, dan ada pahit-pahitnya sedikit.

Sadar akan potensi durian Desa Lolong, Pemerintah Kabupaten Pekalongan pun rutin menggelar Festival Durian tiap tahun. Tahun ini, festival ini digelar pada 29 Januari 2023 di Lapangan Rejomulyo, Desa Lolong. Acara ini merupakan momen memperkenalkan durian unggulan dari penjuru desa di Kabupaten Pekalongan, tak terkecuali Desa Lolong.

Durian dari masing-masing desa dikonteskan untuk mencari yang terbaik atau terlezat. Ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Kab. Pekalongan maupun luar daerah biasa datang untuk berpesta durian. Sebab, panitia selalu menyediakan durian untuk dibagikan kepada pengunjung secara cuma-cuma.

Baca halaman selanjutnya: Wisata Desa Lolong…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2023 oleh

Tags: desa lolongdurian lolongebiet g adepekalongan

Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Gubernur Jawa Tengah lakukan pengecekan Kantor Pemerintahan Kota Pekalongan MOJOK.CO
Kilas

Layanan Publik di Pekalongan Tetap Berjalan meski Kantor Alami Kerusakan

2 September 2025
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah salurkan bantuan Rp61 miliar untuk Kabupaten Pekalongan MOJOK.CO
Kilas

Pekalongan Dapat Bantuan Rp61 Miliar untuk Laksanakan Berbagai Program

2 September 2025
Warga Mekar Agung Pekalongan Gotong Royong Perbaiki Jalan Dusun MOJOK.CO
Aktual

Mekar Agung Jalannya Hancur Lebur seperti Dasar Sungai, Miris karena di Jantung Kota Pekalongan tapi Pemdesnya Bebal

23 Juli 2024
Fort Peccalongan: Sisa Kejayaan VOC yang Masih Berdiri di Tepi Kali Loji Pekalongan MOJOK.CO
Kilas

Fort Peccalongan: Sisa Kejayaan VOC yang Masih Berdiri di Tepi Kali Loji Pekalongan

20 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO

Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang

24 Januari 2026
Para loyalis bulu tangkis. menabung demi nonton Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta MOJOK.CO

Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 

23 Januari 2026
2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.