Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Setelah Partai Demokrat, Kini Giliran PAN yang Membolehkan Kadernya Mendukung Jokowi-Ma’ruf

Redaksi oleh Redaksi
11 Desember 2018
A A
Setelah Partai Demokrat, Kini Giliran PAN yang Membolehkan Kadernya Mendukung Jokowi-Ma'ruf

Setelah Partai Demokrat, Kini Giliran PAN yang Membolehkan Kadernya Mendukung Jokowi-Ma'ruf

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pelan tapi pasti, kesolidan koalisi Indonesia Adil Makmur mulai terlihat luntur. Sebelumnya, Partai Demokrat, salah satu partai di Koalisi Indonesia Adil makmur secara resmi memperbolehkan kadernya di beberapa daerah untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres Amin.

Bahkan, sudah ada kader-kader potensial Partai Demokrat yang menyatakan diri mendukung Jokowi, dari mulai Deddy Mizwar, sampai Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

Langkah tersebut diambil oleh Partai Demokrat karena perolehan suara legislatif Partai Demokrat di beberapa daerah tersebut terancam anjlok jika tidak mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Di Papua, misalnya, sebanyak 92 persen kader Demokrat ingin mendukung Jokowi. Gubernur Papua Lukas Enembe (yang dulu diusung oleh Demokrat) juga menyatakan diri mendukung Jokowi. Suara rakyat di sana juga sangat dominan mendukung Jokowi.

“Memang ada daerah yang bisa mendapat dispensasi khusus, karena kami juga tidak ingin (suara) partai ini jeblok di sana,” kata Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. “Kami juga harus berpikir menyelamatkan partai kami.”

Nah, langkah tersebut tampaknya juga bakal diikuti oleh PAN.

Baru-baru ini, pengurus PAN menyatakan tidak mempermasalahkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Selatan yang memilih mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Alasan yang dikemukakan oleh pihak PAN pun tak jauh berbeda dengan alasan yang dikemukakan oleh Partai Demokrat, yakni perolehan suara Jokowi di daerah tersebut jauh lebih dominan, sehingga dengan mendukung Jokowi-Ma’ruf, perolehan suara di pemilihan legislatif bagi partai akan lebih terjamin.

“Saya sudah kemukakan beberapa kali, fokus PAN adalah untuk bagaimana kita bisa mendapatkan suara signifikan pada pileg,” ujar Wakil Ketua Umum PAN Bara Krishna Hasibuan. “Saya rasa pada akhirnya DPP akan mengambil sikap yang bijak dalam hal ini karena lagi-lagi fokus kita adalah bagaimana supaya PAN betul-betul mendapatkan suara signifikan dalam pemilu legislatif.”

Bara mengatakan bahwa dalam pemilu 2019 mendatang, kepentingan partai merupakan prioritas yang utama. 

“Lagi-lagi kepentingan partai yang harus kita utamakan,” ujarnya.

Wah, bakal seru nih. Demokrat sudah, PAN juga sedang menuju ke sana. Tinggal PKS saja nih yang belum. Hahaha.

Yah, siapa tahu PKS mengikuti jejak dua partai lainnya yang memperbolehkan kadernya mendukung Jokowi. Maklum, PKS dan Jokowi punya sejarah chemistri yang cukup baik.

Ingat, dulu saat Jokowi terpilih menjadi walikota Surakarta periode kedua dengan perolehan suara lebih dari 90 persen, PKS adalah salah satu partai pendukungnya, lho.

Hiya… hiya… hiya…

Iklan

kader pan

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2018 oleh

Tags: demokratjokowipan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.