Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nasib Tak Jelas, Ratusan Pedagang Teras Malioboro 2 Gerudug Balai Kota Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
18 September 2023
A A
Nasib Tak Jelas, Ratusan Pedagang Teras Malioboro 2 Gerudug Balai Kota Jogja MOJOK.CO

Ratusan pedagang Teras Malioboro 2 mendatangi Balkot Yogyakarta untuk menuntut kejelasan nasib, Senin (18:09:2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro ke Teras Malioboro 2 di samping Gedung DPRD DIY pada awal  2022 lalu akhirnya berbuntut panjang. Para pedagang mengaku merugi selama berjualan di kawasan baru tersebut. Bahkan nasib mereka menjadi tidak jelas akibat rencana Pemkot Yogyakarta untuk kembali merelokasi mereka pada 2024 mendatang.

Karenanya ratusan pedagang Teras Malioboro 2 pun menggeruduk Balaikota Yogyakarta, Senin (18/09/2023). Para pedagang melakukan longmarch dari kantor DPRD Kota Yogyakarta menuju Balaikota.

Massa tidak boleh masuk ke balai kota. Mereka pun akhirnya merangsek kedalam. 

“Kita minta audiensi tetapi itu tidak pernah ada respons. Terakhir kemarin diundang dengan agenda di ruangan. Kita sudah datang duduk, ternyata pj walikota [Singgih Raharjo] tidak mau menemui kita, malah foto-foto,” ujar Pengurus Paguyuban Tri Dharma, Supriyati kepada  wartawan disela aksi.

Nasib tak jelas pedagang Teras Malioboro 2

Mereka menuntut ada kejelasan nasib relokasi yang wancanaya kembali muncul. Sebab pasca-relokasi jilid pertama pun, nasib mereka juga belum jelas.

Apalagi muncul wacana relokasi jilid 2 pada 2024 atau 2025 mendatang. Kebijakan itu justru menambah persoalan para pedagang di Teras Malioboro 2.

“Kita hanya ingin didengar kita di TM 2 tidak sedang baik-baik saja,” paparnya.

Para pedagang juga mengeluhkan infrastruktur di Teras Malioboro yang selama ini mereka nilai tidak layak. Saat musim hujan, seringkali mereka kebanjiran.

Meski sudah berjalan hampir dua tahun, pemerintah tidak mau mendengarkan persoalan yang pedagang alami. Hal itu terjadi karena minimnya ruang dialog dan transparasi oleh pemangku kebijakan. Akibatnya pendapatan mereka turun drastis selama berjualan di Teras Malioboro 2.

“Entah ekonominya, entah infrastruktur yang tidak layak kami tidak pernah didengarkan,” tandasnya.

Relokasi untuk meningkatkan kunjungan angka wisatawan

Secara terpisah Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengungkapkan, rencana relokasi jilid 2 pedagang Teras Malioboro 2 memang sudah jauh-jauh hari. Kawasan Teras Malioboro 2 dan gedung DPRD DIY akan menjadi Jogja Planning Gallery yang jadi ikon baru Malioboro.

“Memang Teras Malioboro 2 di samping DPRD DIY hanya sementara dibangun dua atau tiga tahun. Ke depan akan menjadi satu dengan Teras Malioboro 1 di belakang Ramayana. Tempat sekarang ini akan jadi Jogja Planning Gallery untuk mendatangkan wisatawan jadi lebih banyak. Sekarang ini kan ikon Malioboro kan kurang ya. Dengan adanya Jogja Planning Gallery akan mendatangkan wisatawan jauh lebih banyak,” ungkapnya.

Huda berharap pedagang tidak perlu khawatir. Dinas Koperasi dan UMKM DIY ataupun Kota Yogyakarta tetap akan memfasilitasi mereka saat relokasi di tempat baru.

“Tidak ada niatan buruk untuk relokasi itu, dinas koperasi tetap bertanggungjawab membantu promosi dan lain-lain,” imbuhnya.

Iklan

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Ketakutan PKL Teras Malioboro 2 Jelang Relokasi Kedua, Ada Pedagang Siluman hingga Lokasi yang Tersembunyi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 18 September 2023 oleh

Tags: kota jogjamalioboroteras maliboroTeras Malioboro 2
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

flu.mojok.co
Aktual

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026
Tinggal di kos murah Taman Siswa (Tamsis) Jogja: Malam-malam ada suara ceplak-ceplok, saling pukul di kamar, hingga terusir gara-gara sengketa warisan MOJOK.CO
Ragam

Sewa Kos Rp350 Ribu Berdinding Triplek di Tamsis Kota Jogja, Bonus Suara “Ceplak-ceplok” Tengah Malam hingga Terusir Gara-gara Sengketa Warisan

6 Januari 2026
rekomendasi indomaret di Jogja yang cocok untuk melamun. MOJOK.CO
Ragam

3 Indomaret Unik di Jogja yang Cocok Disinggahi untuk Meromantisasi Hidup, Dijamin bikin Kamu Betah Melamun

10 November 2025
Belanja jadi menyebalkan di Matahari Store, Malioboro, Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Pengalaman Apes di Jogja, Baju Robek Tiba-tiba hingga HP Tertinggal di Ruang Ganti Matahari Store Malioboro

24 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Media pers online harusnya tidak anxiety pada AI dan algoritma. Jurnalisme tidak akan mati MOJOK.CO

Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 

9 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Pembeli di Pasar Jangkang, Sleman. MOJOK.CO

Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

9 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.