Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PO Raya, Bus Primadona Warga Solo Raya yang Nyaman Pol Karena Memakai Kursi Pesawat

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
17 September 2023
A A
PO Raya, Bus Primadona Warga Solo Raya yang Nyaman Pol Karena Memakai Kursi Pesawat MOJOK.CO

PO Raya (instagram/po_rayaofficial)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – PO Raya adalah bus yang terkenal dengan julukan sofa berjalan. Andalan warga Solo Raya yang hendak bepergian ke sejumlah daerah, terutama Jakarta.

Perusahaan Otobus (PO) Raya merupakan salah satu penyedia bus Indonesia. Sudah puluhan tahun bus ini mengaspal dan mengantarkan penumpang. Bus ini menjadi andalan warga Solo Raya, Semarang, dan sekitarnya. Banyak orang yang hendak bepergian ke luar kota menunggu kedatangan bus ini.

Kendati demikian PO Raya tidak berasal dari Solo, melainkan dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pendirinya ialah dua orang kakak beradik, Witikno dan Ranu Wijaya. Mulanya, mereka berbisnis truk pada 1959. Bisnis itu mereka namai dengan merek Radar.

PO Raya, sukses karena perubahan arah bisnis

Barulah pada 1962, mereka membeli dua buah truk dan memberinya nama Raya. Penamaan tersebut mengambil dari tempat mereka membeli truk, yakni di Jalan Raya Barat Bandung. Lima tahun berselang, truk tersebut mereka jual untuk membeli 1 unit bus bermerek Dodge dari Perusahaan Otobus (PO) Suka Mulya di Sukabumi. Di momen ini, mereka mulai berpindah dari bisnis truk menjadi layanan angkutan bus antarkota.

Perkembangan bisnis PO Raya terbilang cukup pesat. Mereka kemudian membuka layanan bus malam pada 1982 dengan jurusan Solo–Semarang–Jakarta. Di awal pembukaan layanan bus malam, PO Raya mengandalkan empat unit bus Mercedes-Benz OF 1113 mesin depan. Empat bus ini terdiri atas dua unit non AC dan dua unit AC VIP dengan 28 kursi.

Pada 1988, perusahaan ini membeli PO Sedya Utama. Bus dari Sedya Utama inilah yang kini menjadi angkutan antarkota rute Yogyakarta–Solo. Sebagai informasi tambahan, Raya pernah membuka layanan bus malam dengan trayek Solo–Jakarta via Yogyakarta, tetapi tidak bertahan lama hingga akhirnya ditiadakan.

Tahun 2000 menjadi masa yang gelap bagi PO Raya, Witikno sang pendiri meninggal dunia. Kelangsungan bisnis PO Raya kemudian diteruskan oleh Nata Laksana, anak almarhum, bersama Ranu Wijaya.

Pada 2004, Ranu Wijaya mengundurkan diri dan menyerahkan perusahaan ini sepenuhnya kepada keponakannya. Di bawah kepemimpinan Nata Laksana, PO Raya mulai membuka layanan pariwisata pada 2006.

Baca halaman selanjutnya
Bus yang armadanya terinspirasi dari pesawat, dari kursi sampai stiker bodi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 September 2023 oleh

Tags: bus rayabus solopo rayasolo
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi jadi tempat jeda selepas lari MOJOK.CO
Kilas

Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat

9 Februari 2026
Pemuda Solo bergaya meniru Jaksel bikin resah MOJOK.CO
Ragam

Saat Pemuda Solo Sok Meniru Jaksel biar Kalcer, Terlalu Memaksakan dan Mengganggu Solo yang Khas

28 Januari 2026
Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.