Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

UGM Jamin Tak Ada Mahasiswanya yang DO karena Masalah Biaya Kuliah

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
10 Februari 2023
A A
biaya kuliah ugm mojok.co

Ilustrasi UGM (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – UGM menjamin tidak ada mahasiswanya yang berhenti kuliah karena masalah biaya. Pihak kampus menyebut, selama ini pihaknya terus berkomitmen membantu mahasiswanya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM, Supriyadi, memastikan bahwa mahasiswa yang tidak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT) tidak akan di-drop out (DO) dari kampus.

Bahkan, jika ada mahasiswa yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu, menurutnya pihak kampus pun siap membantu.

“Belum pernah ada cerita mahasiswa drop out karena tidak mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal),” ujar Supriyadi dalam laman resmi UGM, dikutip Jumat (10/2/2023).

“UGM selalu berkomitmen dan akan terus berkomitmen membantu mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang kurang menguntungkan,” sambungnya.

Ramai uang pangkal

Belakangan memang sedang ramai tuntutan mahasiswa UGM yang menyuarakan mahalnya biaya kuliah di UGM. Seperti diketahui, skema UKT di kampus ini terbagi atas 8 golongan berdasarkan penghasilan orangtua. Mulai yang paling kecil Rp500 ribu, dan yang terbesar mencapai puluhan juta rupiah.

Namun, Supriyadi memastikan, bahwa jumlah mahasiswa UGM yang ditarik biaya kuliah per semester berupa senilai besaran Biaya Kuliah Tunggal (BKT) relatif sedikit. Lebih dari 90 persen mahasiswa membayar biaya kuliah per semester dengan besaran UKT yang telah disubsidi atau di bawah besaran BKT program studi.

“Ketika UKT sama dengan BKT itulah BEP (break even point)-nya. Kalau kita melihat profil mahasiswa UGM, UKT yang paling tinggi yaitu UKT 8 besarannya ada yang sama dengan BKT, ada yang sedikit di bawahnya, dan hanya 9,2 persen mahasiswa UGM yang masuk mendapat UKT tertinggi ini. Kita sudah melakukan subsidi agar proses pendidikan dapat terselesaikan dengan baik,” jelas Supriyadi.

Sementara Direktur Keuangan UGM, Syaiful Ali, juga mengimbau kepada mahasiswa UGM yang sedang mengalami kesulitan untuk membayar biaya kuliah untuk mengajukan keringanan UKT. Bentuk keringanan ini dapat berupa pembebasan sementara UKT, pengurangan UKT, perubahan kelompok UKT, atau pembayaran UKT secara berangsur.

“Per tahun kita memberi bantuan keringanan UKT rata-rata sebesar Rp20 miliar,” ujar Syaiful.

Sumber dana

Subsidi biaya kuliah di UGM tidak secara penuh dibiayai oleh pemerintah. Pihak UGM, selama ini menghimpun dana pendidikan dari banyak sumber atau pihak, termasuk dari para orangtua mahasiswa.

Hal ini dipaparkan oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Agus Maryono. Ia menyebut bahwa kontribusi dari para orangtua mahasiswa turut menjadi pendukung dalam pengembangan sekolah vokasi di UGM.

“Ketika kemarin ada sumbangan sukarela, sekolah vokasi peringkat kedua penerima sumbangan dari seluruh fakultas. Berarti solidaritas orang tua untuk pengembangan UGM saya yakin ada,” ujar Agus.

Selain bantuan dari orang tua, pembiayaan kuliah mahasiswa yang kurang mampu di UGM juga didukung melalui kemitraan dengan berbagai pihak. Menurut Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna, pada tahun 2022 UGM mengelola beasiswa dari 165 mitra dengan total dana sebanyak Rp304 miliar.

Iklan

“Pada tahun 2022 kita mengelola beasiswa dari 165 mitra dengan total Rp 304 miliar. Per Januari ini kita juga sudah mengucurkan beasiswa untuk satu semester ke depan sebesar Rp 87 miliar,” jelas Hempri.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Rencana Uang Pangkal UGM Ramai Ditolak

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2023 oleh

Tags: biaya kuliahUGMukt
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO
Sosok

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.