Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemerintah Akan Berikan Santunan pada Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal Dunia

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah menyetujui usulan KPU untuk memberikan santunan kepada para Petugas KPPS yang sakit dan meninggal dunia.


Rasanya memang tak berlebihan jika menyebut Pemilu 2019 menjadi salah satu pemilu paling maut dalam sejarah negara Indonesia. Komisi Pemilihan Umum (KPU) per hari Sabtu, 18 April 2019, menyebut jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia sebanyak 272 orang, sementara yang sakit mencapai 1.878 orang.

“Total petugas yang meninggal dan sakit mencapai 2.150 orang,” ujar Komisioner KPU, Evi Novida Ginting.

Ada banyak sebab kenapa dalam Pemilu 2019 ini jatuh banyak sekali korban. Ketua Arief Budiman menjelaskan beberapa faktor, antara lain adalah proses pemilihan umum yang dilakukan berbarengan antara Pilpres dan Pileg sehingga membutuhkan proses yang jauh lebih lama baik dalam proses pengangkutan logistik, pembagian, pengawalan, bahkan sampai penghitungan.

Selain itu, tahapan-tahapan pemilu juga dilaksanakan dengan sangat ketat, hal tersebut membuat beban kerja para petugas menjadi jauh lebih berat. Tak pelak, banyak petugas yang kemudian tumbang karena kelelahan.

Arief pun menyayangkan banyak orang yang menghujat KPU yang dianggap terlalu memforsir kerja para petugasnya. Padahal menurut Arief, hal tersebut harus dilakukan sebab UU yang ada memang mengharuskan penghitungan suara TPS selesai di hari pencoblosan.

“KPU diprotes, dicaci-maki, KPU nggak manusiawi karena orang nonsetop, kerja terus ngga pakai istirahat. Loh, UU mengatakan pemungutan suara dan penghitungan harus selesai di hari yang sama, artinya tanggal 17 April harus selesai,” kata Arief.

Nah, terkait banyaknya korban yang jatuh, Pemerintah berencana menindaklanjuti usul KPU tentang pemberian santunan pada seluruh anggota atau perwakilan keluarga KPPS yang meninggal atau sakit.

“Sudah ditetapkan Menteri Keuangan. Sesuai dengan yang diusulkan KPU” terang Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani. “Santunan untuk bisa dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu.”

Jumlah santunan yang akan diberikan pemerintah kepada petugas KPPS yang meninggal dunia adalah sebesar Rp36 juta per orang. Sementara untuk korban cacat sebesar Rp30 juta per orang, dan korban luka-luka sebesar Rp16 juta per orang.

Yah, semoga santunan ini bisa meringankan beban anggota atau keluarga petugas KPPS yang meninggal atau yang sakit karena pekerjaan mereka.

Dan buat yang masih saja terus menghujat KPU, mungkin perlu diberikan santunan juga. Tentu bukan berupa uang, melainkan berupa empati, kuota internet, dan akal sehat.

petugas kpps

Terakhir diperbarui pada 28 April 2019 oleh

Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)
Pojokan

Gudeg Jogja Lebih Superior ketimbang Bakmi Jawa, Wisatawan Termakan oleh Branding Wisata Kuliner yang (Bisa) Menyesatkan

23 Januari 2026
Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki MOJOK.CO
Esai

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki

23 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO
Ragam

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026 MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.