Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Olah Raga

Decathlon Indonesia Membuka Kembali Toko di Jogja, Perkenalkan Konsep Baru yang Memanjakan Pecinta Olahraga

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
8 Oktober 2024
A A
Decathlon Indonesia Membuka Kembali Toko di Jogja, Perkenalkan Konsep Baru yang Memanjakan Pecinta Olahraga.MOJOK.CO

Decathlon Indonesia Membuka Kembali Toko di Jogja, Perkenalkan Konsep Baru yang Memanjakan Pecinta Olahraga (dok. Decathlone Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Decathlon Indonesia resmi membuka toko kembali mereka di Pakuwon Mall Jogja pada Sabtu (5/10/2024) lalu. Hal tersebut menandai langkah maju dengan konsep anyar dan pengalaman pelanggan yang ditingkatkan pada toko retail olahraga terbesar di dunia tersebut.

Market Lead Decathlon Jawa Timur dan Bali, Emanoil Pupazan, menyebut bahwa pembukaan kembali ini tak sekadar merenovasi toko, tapi juga mencerminkan keputusan strategis Decathlon untuk mengambil alih franchise. 

Selain itu, pembukaan ini juga menghadirkan nilai-nilai perusahaan dengan konsep toko baru yang berfokus pada pengalaman yang lebih baik, teammates yang lebih berorientasi pada olahraga, serta pilihan produk berkualitas tinggi yang lebih luas dengan harga terbaik.

“Pembukaan kembali ini menekankan peran Decathlon dalam ekosistem olahraga Indonesia, di mana kami terus menerapkan strategi untuk membuat produk berkualitas tinggi menjadi lebih terjangkau,” ujar Emanoil Pupazan dalam sambutannya saat meresmikan toko.

Decathlon Indonesia Membuka Kembali Toko di Jogja, Perkenalkan Konsep Baru yang Memanjakan Pecinta Olahraga.MOJOK.CO
Emanoil membuka toko kembali toko Decathlone Indonesia di Jogja (dok. Decathlon Indonesia)

“Komitmen kami terhadap produksi lokal memastikan bahwa semakin banyak produk kami diproduksi di Indonesia, yang membantu menekan biaya sambil tetap menjaga fokus pada kualitas, keamanan, dan fungsi olahraga. Dengan cara ini, kami bertujuan untuk memperkuat hubungan kami dengan komunitas Indonesia, sehingga olahraga dapat diakses oleh semua orang.”

Jogja adalah lokasi yang sempurna bagi Decathlon Indonesia

Emanoil juga menjelaskan, sejak tahun 2015 lalu, Decathlon Indonesia telah bekerja sama dengan para produsen di Indonesia untuk memproduksi lebih dari 1.000.000 produk olahraga secara lokal. Selain itu, melalui kerjasama ini, lebih dari 25 juta produk olahraga “Made in Indonesia” telah diekspor ke berbagai negara di seluruh dunia. Antara lain Prancis, Malaysia, Turki, Brasil, dan India.

“Kami juga dengan bangga menampilkan bakat yang luar biasa dari rekrutan lokal kami. Anggota tim baru ini memiliki pengetahuan mendalam dan semangat yang besar terhadap olahraga. Ia juga menghadirkan layanan yang lebih personal di toko Yogyakarta serta menciptakan suasana yang interaktif. Memungkinkan pelanggan untuk mengeksplorasi berbagai jenis olahraga dan semakin mengembangkan minat mereka dalam aktivitas fisik,” jelasnya.

Jogja sendiri sendiri dipilih mengingat kota ini kaya akan budaya olahraga dan terkenal dengan kegiatan outdoor, seperti hiking dan camping. Bagi Teammates Jogja, Achmad Samudro, Jogja merupakan lokasi yang sempurna untuk memperkenalkan konsep toko Decathlon Indonesia.

Decathlon Indonesia Membuka Kembali Toko di Jogja, Perkenalkan Konsep Baru yang Memanjakan Pecinta Olahraga.MOJOK>CO
Decathlon Indonesia manjakan pecinta olahraga outdoor di Jogja (dok. Decathlon Indonesia)

Dengan kedekatan kota ini dengan pemandangan pegunungan indah, pihaknya sangat senang dapat menawarkan berbagai perlengkapan outdoor yang lebih luas. Apalagi perlengkapan yang dirancang khusus untuk mendukung semangat masyarakat terhadap olahraga pegunungan. 

Menurutnya, para pelari juga akan menemukan pilihan pakaian dan sepatu yang lebih baik, disesuaikan dengan beragam medan di wilayah ini. Dan, bagi para penggemar renang—baik dewasa maupun anak-anak—mereka bangga mempersembahkan berbagai perlengkapan terbaru, memastikan semua orang memiliki akses ke peralatan yang dibutuhkan untuk mengejar minat mereka terhadap olahraga air.

“Sebagai seorang pendaki yang penuh semangat, saya telah menjelajahi beberapa gunung, tetapi momen paling berkesan adalah di Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah. Mendaki bukan hanya sekadar hobi bagi saya,” kata Achmad Samudro.

“Itulah sebabnya saya berkomitmen untuk memastikan setiap pengguna Decathlon menemukan peralatan terbaik untuk meningkatkan pengalaman mendaki mereka sendiri!,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA Semua Boleh Mendaki Gunung, Tidak Perlu Takut Dianggap FOMO

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2024 oleh

Tags: #KLS decathlon indonesiadecathlonJogja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co
Pojokan

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO
Urban

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Sahur dengan MBG, Nilai Gizinya Lebih Cocok untuk Mahasiswa ketimbang Anak Sekolah

24 Februari 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Kepribadian Perfeksionis

Derita Punya Kepribadian Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental

27 Februari 2026
User kereta api (KA) ekonomi Sri Tanjung pertama kali naik bus Eka PATAS ketimbang Sumber Selamat. Dari keterpaksaan menjadi ketagihan meski tetap tidak tenang MOJOK.CO

User KA Sri Tanjung Nyoba Bus Eka: Tak Seburuk Naik Kereta Ekonomi, Tapi Pikiran Dibuat Tak Tenang Meski di Kursi Nyaman

2 Maret 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.