Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Muhammadiyah Beri Penghargaan pada Tiga Maestro Seni dari Surakarta

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
19 November 2022
A A
penghargaa dari muhammadiyah mojok.co

Penghargaan dari PP Muhammadiyah untuk tiga maestro seni dari Surakarta (Abyan Daffa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan penghargaan kepada tiga sosok maestro seni asal Surakarta. Ketiganya yakni almarhum Didi Kempot, almarhum Gesang Martohartono, dan Waldjinah.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menganggap ketiganya punya andil besar dalam memajukan seni dan budaya lokal. Tidak hanya di kancah nasional namun hingga mancanegara.

“Penghargaan ini tidak seberapa dibanding karya dan kehikmatan ketiga tokoh seniman dan budayawan Indonesia ini. Kami menyampaikan jazakumullah khaira jaza,” ujar Haedar saat menyerahkan penghargaan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (18/11/2022).

Didi Kempot semasa hidupnya dikenal dengan ratusan lagu ciptaannya yang begitu akrab di telinga masyarakat. Istri almarhum, Saputri naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan tersebut.

Selanjutnya, Gesang merupakan sosok musisi keroncong yang karyanya begitu terkenang. Pada masa mudanya, ternyata ia juga pernah aktif dalam organisasi kepanduan Hizbul Wathan Muhammadiyah.

Waldjinah juga merupakan musisi keroncong yang populer dengan lagu-lagunya seperti Walang Kekek dan Lelo Ledung. Di usia senjanya, kendati berkursi roda, Waldjinah masih bisa menyumbang suara di panggung Edutorium dan menghibur penonton. Ia berduet dengan Ketua Umum PP Aisyiah, Siti Noordjanah.

Selain penghargaan simbolis PP Muhammadiyah, Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif juga memberikan bantuan berupa uang pendidikan senilai Rp20 juta kepada masing-masing peraih.

Pada kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi yang akrab dengan seni. Muhammadiyah menganggap seni, termasuk musik itu boleh asalkan tidak menjauhkan dari Allah.

“Allah indah dan cinta keindahan. Dengan seni tumbuh kehalusan rasa dan hati, itu bagian dari irfani Muhammadiyah,” tegasnya.

Penyerahan penghargaan ini bertepatan dengan agenda Malam Mangayubagyo yang dilaksakan sebelum pembukaan Muktamar. Pada agenda ini, para peserta dan penggembira muktamar memadati area Edutorium UMS hingga halamannya.

Ada banyak penampilan yang disajikan dalam acara ini. Mulai dari orkes keroncong Swara Baskara yang tampil mengaransemen lagu Sang Surya dan theme song muktamar.  Orkes keroncong ini terbilang legendaris karena sudah mulai berkarya sejak 1994.

Lalu penyanyi cilik Arda yang menyanyikan beberapa lagu berbahasa jawa. Bakat penyanyi cilik ini dulunya ditemukan oleh Didi Kempot.

Acara ini ditutup dengan penampilan dari grup band Letto yang menyanyikan lagunya ditemani alunan gamelan. Selain itu, Tantri Kotak juga sempat berkolaborasi menyanyikan lagu bersama Letto.

Gelaran Muktamar Muhammadiyah ke-48 berlangsung pada 18-20 November 2022. Hari pertama diisi dengan sidang tanwir yang menghasilkan 39 nama calon ketua PP Muhammadiyah.

Iklan

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Prinsip Muhammadiyah Jelang Tahun Politik 2024

Terakhir diperbarui pada 19 November 2022 oleh

Tags: Didi KempotgesangMuhammadiyahmukatamar muhammadiyahwaldjinah
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO
Kampus

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru, Lumajang saat erupsi. MOJOK.CO
Aktual

Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru

21 November 2025
wisuda, tuli.MOJOK.CO
Kampus

Sering Dibilang Bodoh karena Tuli, Kini Membuktikan Diri dengan Menjadi Wisudawan Tunarungu Pertama di Kampusnya

24 Oktober 2025
Apa yang Terjadi Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Ada? MOJOK.CO
Esai

Fakta Menyeramkan Jika Muhammadiyah Tidak Pernah Lahir di Indonesia

5 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026 MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Wali Kota Madiun terjerat OTT KPK. MOJOK.CO

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.