Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Michel Foucault Terungkap Pedofilia dan Beberapa Sikap untuk Menanggapinya

Redaksi oleh Redaksi
31 Maret 2021
A A
ilustrasi Michel Foucault Terungkap Pedofilia dan Beberapa Sikap untuk Menanggapinya mojok.co

ilustrasi Michel Foucault Terungkap Pedofilia dan Beberapa Sikap untuk Menanggapinya mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Filsuf Prancis Michel Foucault belakangan terungkap menggauli anak di bawah umur ketika berada di Tunisia. Lalu, bagaimana kita harus bersikap?

Seorang profesor berdarah Amerika-Prancis, Guy Sorman belakangan mengungkap bahwa semasa hidupnya Michel Foucault adalah seorang “pemerkosa” pedofilia. Pernyataan ini disampaikan kepada The Sunday Times beberapa hari yang lalu dan mengundang reaksi dari banyak pihak.

Guy Sorman mengetahui hal ini ketika melakukan wawancara kepada Foucault di Tunisia pada kisaran 1969. Alasan mengapa pelecehan seksual ini berlangsung di Tunisia selalu dikaitkan dengan elemen rasial dalam skandalnya. Sayangnya fakta ini baru terungkap puluhan tahun setelah kematian sang filsuf karena alasan yang cukup mengejutkan.

Beberapa wartawan, termasuk Guy Sorman dan media pada masa hidup Michel Foucault sebenarnya telah mengetahu sisi gelap dari sang pemikir. Tapi fakta ini diurungkan karena reputasi Michel Foucault sebagai “raja filsuf” ketika itu begitu diagungkan bak dewa.

Dalam pernyataannya, Sorman menceritakan bahwa ada anak berusia delapan, sembilan, dan sepuluh tahun. Anak-anak ini kemudian diberi uang oleh Foucault dan diajak bertemu “di tempat biasa” yang kemudian diketahui merupakan sebuah pemakaman. Soal consent hubungan seksual pun tidak disinggung.

“He would make love there on the gravestones with young boys. The question of consent wasn’t even raised.” pernyataan Sorman dikutip dari The New Arab.

Michel Foucault merupakan seorang filsuf yang pemikirannya banyak berpengaruh pada aktivis dan akademisi. Salah satu yang sering digunakan adalah teori tentang hubungan antara kekuasan dan pengetahuan dalam kaitannya dengan kontrol sosial. Walaupun ia juga pernah menandatangani petisi untuk legalisasi hubungan seks dengan anak usia 13 tahun ke atas.

Secara sederhana, perilaku Michel Foucault bisa dibilang menyalahi aturan-aturan di kepalanya sendiri. Pemikirannya tentang relasi kuasa, kontrol sosial, hingga consent pada hubungan seks seolah ambyar karena pemikirnya sendiri bahkan gagal mendisiplinkan perilakunya. 

Ini bukan kali pertama nama besar tersangkut tindakan amoral. Beberapa tokoh dalam sejarah pemikiran seperti Gandhi pun tidak terlepas dari skandal. Menyikapi hal ini orang bisa begitu saja melupakan teori dan pemikirannya karena cenderung bertolak belakang dengan perilakunya. Sebagian, ada yang memilih tidak meneladani perilakunya namun menukil pemikirannya.

Dunia akademik dan aktivis sosial juga tidak terlepas dari relasi kuasa dan abuse of power. Pemikir dengan reputasi baik lebih mungkin melakukan hal itu. Namun, tentu saja sebagai kaum yang dianggap “lebih waras” dan bijaksana, kaum ini akan dianggap lebih berdosa jika memiliki perilaku amoral

Pembahasan ini juga sempat ramai di media sosial. Wisnu Prasetya Utomo membuka diskusi perihal bagaimana menyikapi tokoh-tokoh yang problematis. Respons netizen tentu begitu beragam dengan level kegamangan yang tidak main-main. Untuk menanggapinya, Laily Fitri, seorang feminis dan kolumnis juga membagikan tanggapannya di media sosial Twitter tentang hal ini.

Halo tweeps, bbrp hari yg lalu ada tweep yg bertanya ttg bgmana seharusnya qt merespon fakta bhwa banyak akademisi dg nama besar adl pelaku tindakan amoral dlm hidupnya? Contoh, kasus Foucault kemarin. Berikut respon sy ya. Nama Besar & Perilaku Amoral. #UtasPendek 1/

— Laily Fitry (@MahameruLee) March 31, 2021

Kejahatan yang dilakukan Michel Foucault jelas tidak bisa dimaafkan. Kita tidak bisa serta-merta memakluminya hanya karena ia memiliki pemikiran yang sangat berpengaruh dalam dunia sosial. Namun, soal menghapuskan semua teori-teorinya yang telah lama kita pakai adalah PR besar.

BACA JUGA Surat Terbuka untuk Atta Halilintar yang Pengin Punya 15 Anak dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2021 oleh

Tags: filsafatpelecehan seksualtokoh dunia
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar
Video

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Kesulitan korban kekerasan seksual dalam berbicara
Ragam

Korban Kekerasan Seksual Sering Jatuh Ditimpa Tangga: Sulit Bicara, Bukan Dipahami, tapi Malah Dihakimi

11 Februari 2026
Toilet umum di Jakarta saksi bejat laki-laki otak mesum MOJOK.CO
Urban

Toilet Umum di Jakarta Jadi Tempat Cowok Tolol Numpang Masturbasi, Cuma karena Nonton Girl Band Idola dan Alasan Capek Kerja

10 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO
Esai

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.