Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Maskapai Nasional Protes Rencana Pemerintah Undang Maskapai Asing Masuk ke Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
8 Juni 2019
A A
Segitiga Bermuda Mojok.co

ilustrasi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wacana pemerintah untuk mengundang maskapai asing sebagai salah satu solusi menurunkan harga tiket pesawat didukung oleh para pengusaha wisata namun diprotes oleh pengusaha maskapai nasional. 

Dalam beberapa waktu terakhir, entah bagaimana ceritanya, harga tiket pesawat naik gila-gilaan. Yang tadinya tiket Jogja-Jakarta berada di kisaran harga lima ratus ribu, kini semuanya di atas satu juta. Untuk rute luar pulau malah lebih dahsyat lagi, yang tadinya cuma beberapa juta sekarang bisa melonjak sampai belasan juta.

Kenaikan harga tiket pesawat ini oleh banyak pihak disebabkan oleh adanya praktik duopoli yang terjadi dalam bisnis penerbangan tanah air, di mana bisnis tersebut didominasi hanya oleh dua grup maskapai, yakni Garuda dan Lion.

“Kenaikan harga tiket penerbangan domestik tidak akan terjadi setajam itu, jika struktur pasarnya tidak dalam kondisi duopoli,” begitu kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Atas kondisi tersebut, pemerintah pun mengambil beberapa kebijakan, termasuk menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat atau angkutan udara sebesar 12-16 persen. Selain itu, pemerintah juga membuka wacana mengundang maskapai asing masuk ke Indonesia untuk melayani jalur-jalur domestik.

Menurut pemerintah, dengan masuknya maskapai asing ke Indonesia, maka akan memancing persaingan yang sehat di mana nantinya akan memunculkan harga yang lebih stabil.

“Kalau struktur pasar memberikan kekuatan atau power yang agak berlebihan di produsen, maka jawabannya adalah dengan mengundang pesaingnya agar maskapai-maskapai yang sudah eksis menurunkan harga. Itu dia solusinya,” terang Darmin.

Wacana mengundang maskapai asing ke Indonesia tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, utamanya dari kalangan pengusaha hotel dan pariwisata.

Beberapa maskapai yang disebut bakal masuk untuk melayani rute-rute nasional antara lain AirAsia, Jet Star, dan Scoot.

Namun demikian, wacana pemerintah yang ingin mendatangkan maskapai asing ke Indonesia tersebut tentu saja mendapatkan protes dari pemain lokal.

Sriwijaya, salah satunya. Maskapai yang mengoperasikan Sriwijaya Air dan NAM Air (belakangan kemudian merapat ke grup Garuda) berpendapat bahwa masuknya maskapai asing justru bisa membunuh maskapai-maskapai nasional.

“Yang saya khawatirkan adalah bisa merusak pasar penerbangan domestik yang kemudian setelah itu ditinggalkan,” ujar Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adrian Saul kepada CNN Indonesia.

Ah, perkara tiket pesawat ini, apalagi di masa-masa lebaran seperti sekarang ini memang menjadi perkara yang begitu pelik.

Etapi jangan-jangan, justru kenaikan harga tiket pesawat inilah yang indikasi kebangkitan ekonomi nasional kita. Lha gimana, tahun-tahun sebelumnya, jelang lebaran, orang-orang protes soal harga sembako, harga beras, juga harga daging yang dianggap naik. Sekarang orang-orang protesnya harga tiket pesawat yang naik.

Iklan

Apa nggak hebat? Hehehe.

Nggak hebat gundulmu.

tiket pesawat

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2019 oleh

Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Memetik hikmah dan pelajaran saat para bintang muda urung bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan MOJOK.CO
Ragam

Memetik Makna Lain Kekalahan saat Para Bintang Muda Urung Bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan

23 Januari 2026
Pesan tiket kereta api lebih mudah pakai KAI Access MOJOK.CO
Kilas

5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api

23 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)
Pojokan

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki MOJOK.CO
Esai

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki

23 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

senar raket. mojok.co

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
Banjir di Muria Raya, Jawa Tengah. MOJOK.CO

Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

20 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
OTT Wali Kota Madiun

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026 MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.