Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Masa Darurat Corona, Angka Tindak Kejahatan Utamanya Pencurian dan Perampokan Naik Pesat

Redaksi oleh Redaksi
21 April 2020
A A
kejahatan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tindak kejahatan utamanya pencurian dan perampokan menjadi hal yang tak terhindarkan selama masa darurat corona ini.

Di masa darurat corona seperti sekarang ini, media-media yang membahas tentang dunia kriminal tampaknya sedang berada dalam musim panen, maklum, kondisi ekonomi yang sulit memang berimbas secara langsung terhapap naiknya angka kasus tindak kejahatan.

Maka, jangan heran jika kemudian acara-acara televisi semacam “Patroli” dan sebangsanya itu kini mudah sekali untuk mencari bahan pemberitaan.

Naiknya angka kejahatan di masa darurat corona ini senada dengan data dari Kepolisian. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa angka kejahatan melonjak hebat setidaknya dalam beberapa minggu terakhir, utamanya setelah dilakukannya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, angka kenaikannya mencapai 11,8 persen.

“Berdasarkan evaluasi untuk tindak kejahatan pada minggu ke-15 dan 16, secara keseluruhan mengalami angka peningkatan sebesar 11,80 persen,” terang Asep.

Kejahatan yang paling lazim terjadi adalah pencurian dan perampokan. Hal tersebut dipengaruhi langsung oleh sulitnya masyarakat dalam mencari nafkah karena banyak pekerjaan yang harus berhenti di masa darurat corona ini.

Tak ada pekerjaan, tak ada uang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan makan. Imbasnya, melakukan tindak kejahatan pun menjadi efek yang tak terhindarkan.

Di berbagai daerah, mulai banyak laporan dari masyarakat yang mengaku menjadi korban pencurian. Barang-barang yang dicuri pun semakin beragam. Bukan hanya barang-barang yang selama ini lazim menjadi barang curian seperti barang elektronik atau kendaraan bermotor, namun juga barang-barang lain yang kerap tidak diduga bakal dicuri seperti gabah sampai pisang yang masih ada di pohon.

Di kota-kota besar, pencurian dan perampokan semakin sering terjadi. Minimarket menjadi sasaran utama tindak kejahatan ini. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, hal ini berhubungan erat dengan imbauan dari pemerintah agar masyarakat tinggal di rumah selama masa pandemi corona, hel tersebut memaksa para pencuri atau perampok untuk mengganti target pencurian mereka.

Naiknya angka kejahatan ini juga diperburuk dengan kebijakan pemerintah yang melepaskan banyak narapidana sebagai bagian dari program asimilasi selama masa pandemi corona.

Para napi yang keluar lebih awal di masa ketika ekonomi sulit ini berpotensi besar kembali melakukan tindak kejahatan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hari minggu kemarin, misalnya, Polres Metro Jakarta Utara menembak mati seorang mantan narapidana asimilasi corona karena kembali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sungguh masa-masa yang sulit. Semoga masa ini segera berlalu dan redaksi Patroli kembali kesulitan mencari bahan berita.

Iklan

kejahatan

Terakhir diperbarui pada 21 April 2020 oleh

Tags: coronakejahatanPolisi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

rkuhap, kuhap, polisi.Mojok.co
Mendalam

Catatan Kritis KUHAP (Baru) yang Melahirkan Polisi Tanpa Rem Hukum, Mengapa Berbahaya bagi Sipil?

19 November 2025
Ortu kuras tabungan buat anak jadi polisi malah kena tipu. Sempat bikin stres tapi kini bersyukur tak jadi sasaran amuk tetangga MOJOK.CO
Ragam

Ortu Kuras Tabungan buat Anak Jadi Polisi malah Kena Tipu “Intel”, Awalnya Stres tapi Kini Bersyukur

6 September 2025
Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Aktual

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi! Mojok.co
Pojokan

PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi!

26 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Pemuda Kediri Nekat kerja di luar negeri (Selandia Baru) sebagai Tukang Cukur. MOJOK.CO

Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja

10 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.