Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Koalisi Partai Allah di Pilkada Serentak 2018

Redaksi oleh Redaksi
24 Juni 2018
A A
pilkada serentak
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Semua mungkin sudah paham betul, bahwa dalam politik, tak ada kawan atau musuh yang abadi. Beda dimensi waktu atau beda dimensi tempat, musuh dan kawan sudah berbeda. Dulu Fadli Zon dan pasukan Gerindra lainnya memuji habis-habisan Jokowi, sekarang menyerang habis-habisan Jokowi. Di Pilgub Jakarta, Gerindra dan PKS bersatu-padu melawan PDIP, di Jawa Timur Gerindra dan PKS mesra dengan PDIP mengusung calon yang sama.

Perbedaan partai bukan sesuatu yang mutlak. Politik adalah kerja-kerja dinamis, cair, dan lentur. Karenanya terlalu naif seseorang jika menganggap misalnya, Gerindra dan PKS bakal bersatu sepanjang waktu.

Nah, ngomong-ngomong soal kelenturan partai dalam berpolitik ini, menjadi menarik jika kita membicarakan salah satu koalisi partai yang dalam beberapa waktu terakhir sering menjadi bahan pembicaraan banyak orang: Koalisi Partai Allah, atau sering juga disebut dengan Koalisi 212, Koalisi Keummatan, Koalisi Habib Rizieq, dsb.

Koalisi ini terdiri atas tiga partai yang kerap dianggap sebagai representasi ummat Islam, yakni Gerindra, PKS, dan PAN.

Menjelang Pilkada serentak 27 Juni mendatang, ketiga Partai ini di berbagai daerah tentu saja tidak melulu bersatu untuk mengusung calon kepala daerah tertentu. Ada kalanya mereka berpisah dan menempuh jalan yang berbeda.

Di level gubernur, misalnya, akan ada 17 provinsi yang bakal menggelar pemilihan gubernur-calon gubernur secara serentak. Di 17 daerah tersebut, baik Gerindra, PKS, maupun PAN mengusung calonnya masing-masing.

Tapi ternyata, ada beberapa provinsi di mana ketiga partai ini bersatu mengusung calon tertentu. Koalisi Partai Allah ternyata tetap hidup di berbagai daerah.

Nah, provinsi mana sajakah yang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernurnya melibatkan Koalisi Partai Allah? Ini dia:

Jawa Barat

Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Jawa di mana Koalisi Partai Allah benar-benar berkoalisi secara murni. Gerindra, PKS, dan PAN mengusung pasangan Mayjen TNI (Purn) Sudrajat – Ahmad Syaikhu.

Jawa Tengah

Di Jawa Tengah yang memang dikenal sebagai kandang PDIP ini, Koalisi Partai Allah bekerja sama dengan PKB mengusung pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sudirman Said – Ida Fuuziah.

Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, Partai Allah ditambah dengan Hanura, Golkar, dan Nasdem mengusung pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah atau yang dikenal dengan ERAMAS.

Iklan

Kalimantan Timur

Di Kalimantan Timur ini, Koalisi Partai Allah berkoalisi secara murni. Ketiga partai sepakat mengusung pasangan Isran Noor – Hadi Mulyadi.

Sulawesi Tenggara

Di Sulawesi Tenggara, Partai Allah bersama PDIP dan Hanura mengusung pasangan Asrun – Hagua sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Maluku Utara

Di Maluku Utara, koalisi murni Partai Allah kembali terjalin. Kali ini, Gerindra, PAN, dan PKS sepakat mengusung pasangan Muhammad Kasuba – Madjid Husen.

pilkada serentak

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2018 oleh

Tags: gerindragubernurpanpilkada serentakPKS
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Marchel Widianto satrio piningit Tangerang Selatan MOJOK.CO
Esai

Marshel Widianto Adalah Satrio Piningit yang Dibutuhkan Tangerang Selatan

25 Juni 2024
prabowo subianto gerindra jatah 3 menteri pertahanan
Kampus

Cerita Mahasiswa UNAIR Anak Caleg Gerindra Lulus Cepat agar Bisa All Out Bantu Bapak Kampanye

14 April 2024
Wacana Koalisi PDIP dan PKS di Putaran Kedua Pilpres, Siapkah Lawan Kubu Prabowo?
Video

Wacana Koalisi PDIP dan PKS di Putaran Kedua Pilpres, Siapkah Lawan Kubu Prabowo?

20 Januari 2024
Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden? MOJOK.CO
Esai

Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden Indonesia?

18 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribetnya punya mobil di desa. Bisa menjadi musuh masyarakat perkara parkir. Rawan jadi korban iseng bocil-bocil nakal MOJOK.CO

Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil

15 April 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026
Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.