Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Mengenal Fomepizole, Obat Gagal Ginjal yang Didatangkan Indonesia

Kenia Intan oleh Kenia Intan
24 Oktober 2022
A A
Obat Gagal Ginjal Fomepizole mojok.co

Ilustrasi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jumlah korban gagal ginjal akut yang terus bertambah mendorong Kementerian Kesehatan mendatangkan obat gagal ginjal ke Indonesia. Obat gagal ginjal yang dimaksud adalah Fomepizole dalam bentuk injeksi. 

Per Sabtu (22/10/2022), terdapat 245 orang mengalami gagal ginjal akut dengan mayoritas pasien bayi di bawah lima tahun (balita). Sebanyak 141 pasien yang mengalami gagal ginjal itu tercatat meninggal dunia. Dengan kata lain, tingkat kematian kasus ini mencapai 57,5%.

Iklan

Menyikapi kondisi ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi mengungkapkan, pemerintah akan mendatangkan obat antidotum dengan merek Fomepizole di Indonesia. Berikut beberapa fakta terkait obat tersebut:

1. Harga satuannya Rp16 juta

Pemerintah Indonesia telah memesan sebanyak 200 vial obat dengan harga Rp16 juta satuannya. Pada Minggu (23/10/2022), sebanyak 26 vial obat Fomepizole sudah dibawa dari Singapura ke Indonesia.

Budi mengungkapkan, Fomepizole sebenarnya adalah obat yang langka. Akan tetapi pihaknya telah mengontak Kementerian Kesehatan negara tetangga, Singapura dan Australia, dan mereka bersedia membantu penanggulangan gagal ginjal akut di indonesia.

2. Bukan obat gagal ginjal

Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Gadjah Mada (UGM) Zullies Ikawati menjelaskan, sebenarnya kurang tepat menyebut Fomepizole sebagai obat gagal ginjal akut. Menurutnya, Fomepizole lebih sebagai penawar intoksikasi dari kandungan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang selama ini ditengarai menjadi penyebab gagal ginjal akut .

Kedua senyawa itu sebenarnya bukan bahan campuran obat, melainkan cemaran atau kontaminan dari zat pelarut obat sirup. Asal tahu saja, di dunia farmasi dikenal empat macam zat pelarut yakni polietilen glikol, propilen glikol, gliserin, dan sorbitol.

“Sebetulnya (Fomepizole) adalah seperti penawarnya gitu. Dalam hal ini terkait dengan intoksikasi Etilen Glikol,” jelasnya seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Fomepizole digunakan untuk menghambat enzim alcohol dehydrogenase dan dipakai dalam mengatasi keracunan methanol.

4. Cara kerja

Dalam kasus gagal ginjal, Fomepizole bekerja dengan menghambat enzim alcohol dehydrogenase. Oleh karenanya, Fomepizole harus diberikan dalam waktu cepat.

“Kalau sudah terlalu lama itu ya terlanjur jadi metabolitnya. Makanya enggak boleh kalau lewat dari 24 jam sebetulnya kalau mau efektif,” jelas Zullies.

Fomepizole diberikan sebanyak 15 mg/kg berat badan dilakukan lewat infus selama kurang lebih 30 menit untuk dosis awal. Dosis selanjutnya diberikan 10 mg/kg berat badan per 12 jam selama 48 jam. Kemudian, dosisi sebanyak 15 mg/kg berat badan per 12 jam. Prosedur pemberian Fomepizole pada pasien yang sudah menjalani hemodialisa atau cuci darah akan berbeda lagi.

Penulis: Kenia Intan
Editor : Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol dalam Obat Sirup yang Memicu Gagal Ginjal

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2022 oleh

Tags: Fomepizolegagal ginjal akutobat gagal ginjalobat sirup
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

BPOM digugat Mojok.co
Kesehatan

Membohongi Publik, BPOM Digugat Komunitas Konsumen Indonesia

17 November 2022
obat sirup terlarang mojok.co
Kesehatan

Dinas Kesehatan Solo Temukan 17 Ribu Obat Sirup Terlarang di Pasaran

25 Oktober 2022
gagal ginjal misterius di dunia termasuk Indonesia
Geliat Warga

Cerita dari Orang Tua yang Anaknya Meninggal karena Gagal Ginjal Misterius

21 Oktober 2022
Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol dalam Sirop Obat yang Memicu Gagal Ginjal mojok.co
Kesehatan

Mengenal Etilen Glikol dan Dietilen Glikol dalam Obat Sirup yang Memicu Gagal Ginjal

21 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mekanik Vespa modifikasi Fazzio ramah anak. MOJOK.CO

Ahli Mekanik Vespa Coba Modifikasi Fazzio Kuning Bermotif Bebek dengan Modal Rp4 Juta, Berbuah Senyuman Anak dan Penghargaan

2 Juli 2026
Modus judi online makin canggih. MOJOK.CO

Marak Akun Spam Berkedok Foto Wanita, Waspada Promosikan Judi Online Tanpa Sengaja

3 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi MOJOK.CO

Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi

3 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.