Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Waspada “Silent Killer”, Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
30 Januari 2026
A A
Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi.MOJOK.CO

Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi (dok. UGM)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Guru besar UGM menyebut emboli paru sebagai “pembunuh yang senyap”. Penyebabnya, penyakit ini kerap diabaikan karena dianggap tak berbahaya.

***

Penyakit pembekuan darah atau Deep Vein Thrombosis (DVT) yang berujung pada emboli paru kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

Penyakit yang sering dijuluki sebagai silent killer atau pembunuh senyap ini kerap berakhir fatal karena minimnya gejala awal dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini.

Hal tersebut ditegaskan oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. Dr. dr. Usi Sukorini, M.Kes., dalam pidato pengukuhannya di Balai Senat UGM, Selasa (27/1/2026).

Ia menyoroti bagaimana banyak kasus kematian mendadak terjadi akibat bekuan darah yang lepas dan menyumbat paru-paru, yang sebenarnya berakar dari kondisi DVT yang tidak terdeteksi.

Kata Guru Besar UGM, Gejalanya Sering Diabaikan

Menurut Prof. Usi, tantangan terbesar dalam menangani DVT adalah sifatnya yang tidak menonjol pada fase awal. Pasien sering kali hanya merasakan nyeri atau bengkak ringan pada tungkai kaki.

Karena dianggap sepele, mereka baru datang ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas akut—tanda bahwa bekuan darah sudah menjalar ke paru-paru (emboli paru).

“Sebagian besar kasus di Indonesia ditemukan secara kebetulan atau baru terdiagnosis setelah komplikasi berat muncul. Padahal, jika faktor risikonya dikenali sejak awal, penyakit ini sangat bisa dicegah,” jelas Prof. Usi dalam pidatonya yang berjudul ‘Pemeriksaan Laboratorium: Kunci Mengungkap Misteri Deep Vein Thrombosis di Indonesia’, sebagaimana dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (30/1/2026).

Kelompok dengan Risiko Tinggi

Penyakit ini tidak datang tanpa sebab. Prof. Usi menjelaskan bahwa orang-orang dengan mobilitas rendah atau mereka yang menjalani “imobilisasi” (tidak banyak bergerak) dalam waktu lama memiliki risiko paling tinggi.

Ini termasuk pasien pasca-operasi, mereka yang dirawat lama di tempat tidur rumah sakit, hingga individu dengan gangguan pembekuan darah genetik.

Kurangnya aktivitas fisik yang berkepanjangan memicu darah mengental dan membeku di pembuluh vena dalam. Jika tidak segera ditangani melalui pemeriksaan laboratorium yang tepat, risiko komplikasi klinis hingga beban ekonomi jangka panjang bagi keluarga pasien akan sangat besar.

Laboratorium sebagai Garda Terdepan

Sebagai pakar Patologi Klinik, Prof. Usi menegaskan bahwa pemeriksaan laboratorium adalah “kunci pembuka kotak pandora” untuk mendeteksi DVT sebelum terlambat.

Ia menyayangkan kesadaran publik terhadap DVT masih jauh di bawah penyakit jantung atau stroke, padahal risikonya sama mematikannya.

Iklan

Ia pun mengajak tenaga kesehatan dan masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kecil di tubuh. Deteksi dini melalui tes darah khusus dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan jangka panjang.

“DVT bukan hanya masalah medis, tapi juga masalah sosial dan ekonomi karena menurunkan produktivitas. Edukasi publik harus masif dilakukan agar masyarakat tidak lagi abai terhadap ancaman senyap ini,” pungkasnya.

Pesan Redaksi: Jangan abaikan bengkak atau nyeri kaki yang tidak biasa, terutama jika kamu baru saja menjalani operasi atau memiliki gaya hidup minim gerak. Konsultasi dini adalah kunci keselamatan.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2026 oleh

Tags: emboli paruguru besar UGMUGM
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO
Edumojok

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan.MOJOK.CO
Urban

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Bikin Orang Lupa Diri karena Ia Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas

25 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.