Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kemendagri Temukan Data 103 Warga Negara Asing yang Terdaftar di DPT

Redaksi oleh Redaksi
5 Maret 2019
A A
warga negara asing
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kemendagri menemukan setidaknya ada 103 data warga negara asing yang sudah punya e-KTP yang terdaftar dalam DPT untuk Pemilu mendatang


Beberapa waktu yang lewat, masyarakat dibikin hebih dengan viralnya foto e-KTP milik seorang wara negara asing bernama Guohui Chen. Viralnya foto e-KTP salah satunya tentu karena adanya narasi tentang “asing-aseng” yang memang dalam beberapa waktu terakhir menjadi narasi yang banyak dipakai sebagai serangan politik.

Belakangan baru diketahui bahwa Indonesia memang memiliki kebijakan pembuatan e-KTP untuk warga negara asing, dan kebijakan tersebut sudah berlaku sejak tahun 2013 lalu. E-KTP ini berlaku bagi warga negara asing berusia 17 tahun yang sudah memiliki izin tinggal tetap di Indonesia dari Imigrasi.

“WNA itu bisa mendapatkan KTP tapi KTP untuk WNA bukan KTP WNI. Bentuknya sama tapi warga negaranya kan berbeda,” begitu penjelasan dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jawa Barat Heri Suherman.

Nah, belum reda masalah kehebohan e-KTP warga negara asing, kini muncul kehebohan baru berupa penemuan data warga negara asing yang terdaftar dalam DPT.

Kemendagri mengaku menemukan setidaknya data 103 warga negara asing yang tercatat dalam DPT.

“Sudah kita serahkan semua datanya ke KPU. Iya diserahkan 103 data,” terang Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh. “Karena kalau urusan DPT kan KPU. kami menyerahkan data WNA yang masuk ke dalam DPT untuk dihapus.”

Data 103 warga negara asing yang terdaftar di DPT itu menurut Zudan sebagian besar berasal dari Amerika, Eropa, dan Afrika.

Pihak KPU sendiri mengaku sudah menerima salinan data dari Kemendagri dan berjanji akan segera memproses data wna yang terdaftar dalam DPT.

KPU mengatakan adanya data warga negara asing yang terdaftar dalam DPT merupakan kesalahan input. Terlebih, sampai saat ini, Kemendagri juga belum memberikan data 1600 warga negara asing yang punya e-KTP, sehingga KPU belum bisa secara maksimal menyisir siapa saja warga negara asing yang namanya sudah kadung tercantum dalam DPT.

KPU berjanji akan memaksimalkan pembersihkan DPT dari warga negara asing. Sebab e-KTP untuk warga negara asing memang hanya untuk keperluan kependudukan, tidak bisa digunakan untuk mengikuti Pemilu.

“Hal tersebut (pembersihan DPT dari WNA) menjadi salah satu tugas utama KPU, yaitu memastikan pemilih yang terdata adalah pemilih yang memenuhi syarat regulasi, bukan tugas utama pihak lain,” ujar Komisioner KPU Viryan Aziz.

Nah, buat para bule yang namanya terdaftar di DPT, selamat, karena kalian nggak jadi terjebak dalam kondisi dilematis untuk memilih antara Prabowo dan Jokowi. Kalian tidak perlu mengalami pergolakan batin yang maha dahsyat. Sedangkan buat para petugas TPS, nggak usah sok-sokan kursus Bahasa Inggris, wong bulenya ternyata nggak jadi ikut milih.

warga negara asing

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2019 oleh

Tags: Badan Pengawas Pemiluktpwarga negara asing
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mengurus ktp hilang.MOJOK.
Catatan

Rasanya Jadi Perantau Mengurus KTP Hilang di Dukcapil Sleman: “Sat-Set”, Lima Menit Selesai, Tidak Ribet Seperti di Tangerang

16 Juni 2025
cara validasi nik menjadi npwp mojok.co
Ekonomi

Sistem Bayar Pajak Bakal Berubah, Ini Cara Validasi NIK menjadi NPWP

19 Januari 2023
cek ktp online mojok.co
Kilas

Tak Perlu ke Dukcapil, Ini 5 Cara Mudah Cek KTP Online

2 Januari 2023
cara cek kartu keluarga online mojok.co
Kilas

Cara Cek Kartu Keluarga Online, Mudah Lho

22 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.