Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jika Ingin Membangun Jawa Tengah, Tak Bisa dengan Pengin Menonjol Sendiri

Redaksi oleh Redaksi
26 Juli 2025
A A
75 tokoh dapat anugerah sebagai pamomong Jawa Tengah MOJOK.CO

75 tokoh dapat anugerah sebagai pamomong Jawa Tengah. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, akselerasi pembangunan di wilayahnya tidak bisa dilakukan secara ego sektoral, melainkan harus dilakukan dengan upaya kebersamaan.

Hal itu disamapaikan Luthfi saat menghadiri acara peluncuran buku dan penyerahan penghargaan 75 tokoh pamomong Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Suara Merdeka Network (SMN) di gedung Gardhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat (25/7/2025) malam.

Penghargaan tersebut, kata Luthfi, memberikan suatu spirit dan motivasi bahwa dalam membangun Jawa Tengah tidak dapat dilakukan sendiri. Melainkan harus dilakukan bersama-sama. Semua harus bergandengan tangan dan mengambil peran sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Kita pun sebagai tokoh harus saling bergandengan tangan bersama-sama sehingga Jawa Tengah adalah kita ambil bersama,” ujar Luthfi.

Membangun Jawa Tengah tak bisa dengan pengin menonjol sendiri

Menurut Luthfi, akselerasi pembangunan hanya dapat dilakukan apabila seluruh elemen bergerak bersama. Tidak ada lagi ego sektoral dan mau terlihat menonjol sendiri. Together we can, begitulah Luthfi menggambarkan kebersamaan dalam membangun Jawa Tengah.

Ia memaparkan, wujud kebersamaan dalam membangun wilayah tersebut dijabarkan dengan adanya integrasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa. Tidak cukup hanya itu, kolaborasi dengan berbagai pihak atau elemen masyarakat juga perlu dilakukan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam peluncuran buku dan penganugerahan 75 tokoh pamomong Jawa Tengah MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam peluncuran buku dan penganugerahan 75 tokoh pamomong Jawa Tengah. (Pemprov Jateng)

Misalnya peran akademisi dan perguruan tinggi. Pemprov Jateng sudah menjalin kerja sama dengan 44 Rektor Perguruan Tinggi di Jawa Tengah. Kemudian ada forum senayan yang berisi anggota DPR RI dapil Jateng dan Forum Berlian yang diisi seluruh anggota DPRD Jateng.

Selain itu, Luthfi juga menggandeng putra daerah Jawa Tengah yang menjadi pejabat publik nasional termasuk menteri maupun kepala lembaga. Semua diminta turun ke Jawa Tengah untuk bersama membangun Jawa Tengah. Kolaborasi berikutnya adalah dengan media massa sebagai corong pemberitaan dan kontrol sosial.

“Media merupakan suatu mitra kami dalam rangka membangun dan memberikan suatu pemberitaan yang konstruktif. Di samping itu juga sebagai kontrol dalam rangka kita membangun Jawa Tengah,” beber Luthfi.

Pamomong bukan sekadar nama

Sementara itu, CEO Suara Merdeka Network Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan peluncuran dan penganugerahan kepada 75 tokoh pamomong Jawa Tengah bukan sekadar nama, melainkan figur-figur kebijaksanaan, wajah keteladanan, dan wajah pengabdian bagi masyarakat.

“Seorang pamomong bukan sekadar tokoh, bukan sekadar pemimpin. Seorang pamomong adalah penuntun, pendamping, pelindung, sekaligus penggerak di tengah kemasyarakatan,” ujarnya.

75 tokoh dapat anugerah sebagai pamomong Jawa Tengah MOJOK.CO
75 tokoh dapat anugerah sebagai pamomong Jawa Tengah. (Pemprov Jateng)

“Ia hadir bukan hanya saat disorot, bukan hanya karena ingin viral, tetapi juga dibalik layar pamomong selalu menjadi part of the solution untuk setiap permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Terdapat nama-nama besar nasional di antara 75 Tokoh Pamomong Jawa Tengah tersebut. Seperti KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Yahya Cholil Staquf (Ketua PBNU), Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah), Budi Susanto (Menteri Perdagangan), Taj Yasin Maimoen (Wakil Gubernur Jawa Tengah), Ahmad Tohari, dan lainnya.***(Adv)

BACA JUGA: 11 Daerah di Jateng Punya Satgas Anti Premanisme Ormas, Biar Tak Ganggu Investor atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2025 oleh

Tags: Ahmad luthfigubernur jatenggubernur jawa tengahjatengjawa tengahtokoh jawa tengah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

8 Mei 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO
Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan Earphone Kabel Kembali Tren dibanding TWS: Nggak Ribet Kalau Hilang Sebelah sampai Jadi Peringatan Tersirat Budak Korporat MOJOK.CO

5 Alasan Earphone Kabel Kembali Tren dibanding TWS: Nggak Ribet Kalau Hilang Sebelah sampai Jadi Peringatan Tersirat Budak Korporat

7 Mei 2026
Atmosfer kompetitif di Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 MOJOK.CO

Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung

11 Mei 2026
modus kekerasan seksual.MOJOK.CO

Jejak Digital Kekerasan Seksual Bikin Trauma Anak Berkepanjangan, Pemulihan Korban Tak Cukup Hapus Konten

9 Mei 2026
Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.