Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jelang Tahun Politik, Wapres Ma’ruf Amin Minta Santri Menjauhi Permusuhan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
24 Oktober 2022
A A
Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan paparan dalam peringatan Hari Santri Nasional di MBS, Prambanan, Sleman pada Senin, (24/102022).

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan paparan dalam peringatan Hari Santri Nasional di MBS, Prambanan, Sleman pada Senin, (24/102022).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin meminta santri menjauhi permusuhan menjelang tahun politik. Sebab pemilihan umum (Pemilu) serentak untuk memilih kepala daerah maupun kepala negara akan digelar pada 2024 mendatang.

Para santri diminta bisa menjaga persaudaraan seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya umat Islam tapi juga sesama umat manusia. Dengan demikian mereka bisa berkontribusi dalam upaya menjaga keutuhan bangsa.

“Selain kita menjaga kesepakatan bangsa, upaya bangsa agar tidak tergoyah apalagi kita akan menghadapi pemilu legislatif, capres, dan sebagainya. Hendaknya kita tidak melupakan kesepakatan nasional sebagai suatu bangsa,” papar Wapres peringatan Hari Santri Nasional di Muhammadiyah Boarding School (MBS), Prambanan, Sleman pada Senin (24/10/2022).

Menurut Wapres, dengan menjaga persaudaraan maka para santri tidak akan terjebak pada permusuhan. Meski bisa saja secara individu, setiap orang mempunyai pilihan politik yang berbeda.

Persatuan dan kesatuan bangsa perlu diutamakan alih-alih kepentingan pribadi. Jangan sampai perbedaan pilihan partai politik (parpol) justru menghancurkan bangsa.

“Karena itu kalau kita berbeda partai, maka kita harus bersikap partai anda partai anda, partai saya partai saya. Artinya walaupun berbeda tidak perlu menjadi permusuhan sehingga merusak persatuan dan kesatuan nasional,” ungkapnya.

Peran serta para santri bagi keberlangsungan bangsa, lanjut Wapres tak perlu diragukan. Karenanya pemerintah menetapkan Hari Santri sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian dan perjuangan para kyai dan santri dalam merebut, mempertahankan, maupun mengawal kemerdekaan dan lahirnya negara Republik Indonesia.

“Mereka sanggup mengorbankan dirinya, berjuang karena mereka adalah mencintai negara ini,” paparnya.

Para santri, lanjut Wapres juga harus bersiap menyongsong era Indonesia Emas 2045. Salah satunya dengan memiliki ilmu pengetahuan selain menguasai ilmu agama.

Penguasaan pengetahuan akan bermanfaat bagi para santri untuk ikut memakmurkan bangsa. Termasuk menggiatkan perekonomian negara.

“Generasi santri saat ini harus terus meneladani para ulama dan santri terdahulu. Saat santri terdahulu berjuang memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan, maka santri saat ini [bertugas] berjuang mewujudkan Indonesia Emas,” tandasnya.

Sementara Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas mengungkapkan Muhammadiyah saat ini memiliki lebih dari 80.544 santri. Para santri tersebut berasal dari 246 pesantren di berbagai daerah di Indonesia.

“Pertumbuhan santri selama tujuh tahun terakhir mengalami kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Sesuai UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren, lembaga tersebut memiliki tiga fungsi utama. Selain menjadi pendidikan, dakwah juga bertugas meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Iklan

“Pesantren diharapkan menyiapkan generasi yang siap berdaya guna,” ujarnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Sejarah Kelam Sri Sultan HB III dan IV Bakal Dipamerkan

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2022 oleh

Tags: hari santri nasionalPemilu 2024santriwapres
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Tayangan Trans7 tentang pesantren memang salah kaprah. Tapi santri juga tetap perlu berbenah MOJOK.CO
Aktual

Trans7 Memang Salah Kaprah, Tapi Polemik Ini Bisa Jadi Momentum Santri untuk “Berbenah”

17 Oktober 2025
Etika santri di pondok pesantren bukan pengkultusan pada kiai MOJOK.CO
Ragam

Dari Sungkem hingga Minum Bekas Kiai, Dasar Etika Para Santri di Pondok Pesantren yang Dituding Perbudakan

14 Oktober 2025
Sisi Gelap Sebuah Pesantren di Tasikmalaya: Kelam & Bikin Malu MOJOK.CO
Esai

Sisi Gelap Sebuah Pesantren di Tasikmalaya: Mulai dari Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Senioritas, Kekerasan, Hingga Senior Memaksa Junior Jadi Kriminal

9 September 2025
Mohammad Hatta : Mudur dari Kursi Wapres Bukan Karena Kalah
Video

Sebab-Sebab Mohammad Hatta Mundur dari Kursi Wapres, Bukan Karena Kalah

28 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.