Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Terjerat Pinjol, Pelaku Mutilasi di Pakem Sudah Rencanakan Pembunuhan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
22 Maret 2023
A A
pelaku mutilasi mojok.co

Polisi menghadirkan HP, pelaku mutilasi AI di Mapolda DIY, Rabu (22/03/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pelaku mutilasi di Sleman akhirnya tertangkap. Pembunuhan sadis ini rupanya sudah pelaku rencanakan sebelumnya. Ia tega menghabisi nyawa kenalannya karena terjerat pinjol.

Setelah buron, polisi akhirnya menangkap HP, pelaku mutilasi AI, perempuan asal Patehan yang di salah satu penginapan di Pakem, Selasa (21/03/2023). Polisi memperlihatkan pelaku di Mapolda DIY, Rabu (22/03/2023).

Dalam pengakuannya kepada polisi, pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Laki-laki 23 tahun itu beralasan ingin menguasai harta korban karena terjerat pinjaman online (pinjol).

“Alasan [pelaku] melakukan mutilasi, untuk menguasai harta milik korban karena terlilit hutang Rp8 juta dari tiga aplikasi pinjol. Dia mencari cara mendapat uang cepat yakni dengan melakukan pembunuhan pada korban,” papar Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Polisi Nuredy Irwansyah Putra.

Pelaku sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban beberapa hari sebelum keduanya bertemu. Saat bertemu di penginapan, pelaku pun akhirnya membunuh korban dan membawa lari hartanya.

Pelaku mengaku memutilasi korban untuk menyembunyikan jejak. Dia memotong tubuh korban dan berencana akan membuangnya di saluran toilet.

Namun, pelaku kemudian melarikan diri ke rumah keluarganya di Temanggung sembari membawa motor dan handphone milik korban. Pelaku berhasil menjual handphone seharga Rp600 ribu, sedangkan motor Honda Scoppy korban belum sempat terjual.

“Bagian tubuh korban rencananya akan dibuang di septictank atau toilet. Tulang akan dibawa menggunakan ransel yang sudah disiapkan. Namun karena pekerjaan membutuhkan waktu lama, pukul 20.00 malam, akhirnya yang bersangkutan berubah pikiran untuk melarikan diri,” jelasnya.

Sudah kenal korban beberapa bulan

Nuredy menambahkan, dari keterangan HP yang bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut, dia kenal korban melalui media sosial Facebook pada November 2022 silam. Namun keduanya bukan merupakan suami istri.

Mereka pun sudah saling mengenal dengan baik. Bahkan beberapa kali sempat bertemu dan sempat berhubungan badan.

“Hubungan yang bisa kami sampaikan adalah antara tersangka dengan korban saling mengenal dengan baik dan sudah beberapa kali ketemu dan berhubungan intim,” jelasnya.

Dipukul dengan besi dan dimutilasi 62 bagian

Saat melakukan aksinya, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan di penginapan Kaliurang, Pakem. HP menunggu korban membuka baju dan memukul bagian belakang kepalanya dengan besi yang telah dipersiapkan.

“Keterangan tersangka bahwa belum sempat dilakukan hubungan badan mamun saat korban membuka baju dan lengah langsung dipukul kepala bagian belakang, lumpuh langsung dilakukan eksekusi,” jelasnya.

Pelaku kemudian memotong tubuh korban dengan pisau komando atau pisau bayonet yang mengakibatkan pendarahan dan membuatnya meninggal dunia. Pelaku lalu memotong tubuh korban dalam tiga bagian besar dan 62 potongan kecil.

Iklan

Setelah memutilasi, HP sempat keluar untuk makan di warmindo terdekat. Namun karena kelupaan membawa uang, dia kembali ke penginapan dan mengambil uang. Saat kembali ke warmindo, pelaku berubah pikiran dan mengurungkan niat untuk memutilasi korban dalam potongan kecil.

“Pelaku kembali ke penginapan untuk melihat situasi dan kemudian melarikan diri,” jelasnya.

Nuredy menambahkan, akibat perbuatan HP, polisi menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana dan pasal berlapis, utamanya pasalnya 340 KUHP. Pelaku pun terancam hukuman mati.

“Pembunuhan yang direncanakan. Kita kenakan pasal yang paling berat, ya [hukuman mati],” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sempat Bersembunyi di Temanggung, Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi

 

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2023 oleh

Tags: mutilasipembunuhanpolda diy
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Aktual

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
Warga Sleman ditangkap Polda DIY. MOJOK.CO
Aktual

Kesialan Seorang Warga di Sleman yang Tertangkap Polisi karena Mencuri BBM, Padahal Sudah Untung Puluhan Juta

13 Maret 2025
Anggota Polda DIY ditetapkan tersangka penganiayaan Darso. MOJOK.CO
Aktual

Polda DIY Bakal Gelar Sidang Etik untuk Anggotanya yang Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan

28 Februari 2025
Resolusi Polda DIY 2025 dari UGM: atasi kejahatan jalanan di Yogyakarta tidak hanya pakai pendekatan hukum MOJOK.CO
Aktual

Resolusi Polda DIY dalam Hadapi Kejahatan Jalanan Jogja 2025: Pendekatan Hukum Bukan Satu-satunya

31 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.