Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Jadi Perhatian Warga, Polisi Reka Ulang Aksi Klitih di Titik Nol Km

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
17 Februari 2023
A A
reka ulang klitih di titik nol km mojok.co

Para pelaku klitih melakukan reka ulang di Titik Nol Km, Jumat (17/02/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Polisi telah melakukan reka ulang adegan aksi klitih di Titik Nol Km. Ada 15 adegan yang pelaku peragakan. Kegiatan ini jadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi tersebut.

Kasus klitih atau kejahatan jalanan di Titik Nol Km yang sempat membuat heboh masyarakat Yogyakarta memasuki babak baru. Polisi yang sebelumnya berhasil menangkap pelaku telah menggelar rekonstruksi atau reka adegan kasus pembacokan di Titik Nol Kilometer, Jumat (17/02/2023).

Dalam reka ulang ini, para pelaku dan korban memperagakan 15 adegan di tiga tempat kejadian perkara (TKP). Yakni di Jalan Kleringan, Jalan Malioboro, dan di Titik Nol Km.

Peristiwa itu sontak menjadi tontonan warga yang tengah berada di kawasan Titik Nol Km. Reka ulang sempat memacetkan lalu lintas di kawasan tersebut.

Para pelaku yang melakukan reka ulang kali ini FN (28) warga Jetis, Kota Yogyakarta. Selain itu YG (33), LT (23), TR (27), NK (20), dan G (17) yang merupakan warga Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Proses reka ulang klitih

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevada dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan polisi menghadirkan kelima pelaku, korban, dan saksi dalam reka ulang kali ini. Namun polisi mengganti salah satu pelaku karena masih di bawah umur.

“Ada 15 adegan dengan tambahan poin di masing-masing adegan tersebut. Jadi untuk adegan tetap 15 cuma poin dalam adegan itu ada yang ditambahkan,” ungkapnya.

Menurut Archye, polisi menghadirkan beberapa poin dalam reka adegan. Di antaranya saat pelaku memukul korban dan korban menangkis atau bertahan dalam pukulan.

Dalam reka ulang itu, pelaku GN mengejar korban bernama RZ dan melempar botol bir.

“Pelaku dan korban membenarkan poin-poin yang ditambahkan tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya seperti yang ramai dalam pemberitaan, enam pria melakukan pembacokan di Titik Nol Km pada 7 Februari 2023 lalu. Polisi berhasil menangkap pelaku pada pada 9 Februari 2023 saat mereka hendak melarikan diri keluar kota.

Dua pelaku teridentifikasi sebagai pekerja skuter listrik di kawasan Malioboro. Dua pelaku lainnya bekerja sebagai driver ojek online atau ojol dan satu pelaku bekerja sebagai sopir. Satu pelaku lain merupakan pelajar salah satu SMK di Yogyakarta.

Tindakan kekerasan dilakukan pelaku karena tersinggung oleh aksi korban yang menggeber motornya sekitar pukul 04.00 WIB.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Rusak Pariwisata Jogja, Pemda DIY Minta Pelaku Klitih Titik Nol Dihukum Setimpal 

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: kejahatan jalananklitihtitik nol km
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja MOJOK.CO
Tajuk

Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

16 Februari 2026
10 Tahun di Jogja, Mental Orang Jombang Ambruk karena Klitih MOJOK.CO
Esai

Setelah 10 Tahun Merantau di Jogja, Orang Jombang Malah Trauma dengan Berita Buruk Khususnya Pembacokan dan Klitih

1 April 2025
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO
Esai

Jogja Adalah Pusat Alam Semesta? Pantas Dunia Ini Ruwet dan Banyak Masalah

29 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah.MOJOK.CO

Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah

3 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.