Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Journaling, Ringankan Beban Pikiran dan Perasaan untuk Lebih Berani Menikmati Hidup

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
13 April 2026
A A
Journaling

Ilustrasi - Journaling (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Journaling adalah kegiatan mencatat pikiran, perasaan, emosi, dan pengalaman sehari-hari ke dalam bentuk tulisan, baik di buku fisik maupun digital. 

***

Bayangkan, ketika segelas air terlalu penuh, ia akan tumpah. Akan tetapi sebelum itu, ia bisa dituang untuk menguranginya. Namun, bagaimana jika perasaan dan pikiran yang mengalami hal serupa?

Salah satu jawabannya adalah journaling. Kegiatan menuangkan seluruh isi hati dan kepala ke dalam satu halaman kertas atau digital ini dapat mengurangi setidaknya sedikit beban yang dibawa selama ini. Dengan begitu, pikiran dan perasaan dapat terasa lebih ringan.

Itulah yang mendorong Sinta (29) untuk menerjang cuaca ekstrem pada Sabtu (11/4/2026) sore. Tak peduli hujan yang teramat deras, ia memilih untuk melajukan kendaraan menuju Pakuwon Mal Jogja demi mengikuti journaling bersama.

Berawal dari keinginan menyimpan kenangan sampai menyalurkan perasaan

Perempuan asal Jogja itu bercerita, ia telah mengenal journaling sedari kecil. Dahulu, kegiatan itu lebih dikenalnya sebagai menulis diary pada halaman kertas yang didekorasi agar terlihat menarik.

Kebiasaan lama itu ditekuninya kembali sedari dua tahun lalu. Keinginan mengabadikan memori yang sering terlewat begitu saja, membuat perempuan ini berusaha memotret ingatannya melalui journaling, sehingga sesekali dapat dikunjungi kembali.

“Awalnya tuh karena pengin ini aja menyimpan kenangan. Hari ini aku bisa ngapain gitu, tapi ternyata along the way ketika sudah berlalu dan dibaca lagi, ternyata aku ada di fase ini ya,” kata dia kepada Mojok dalam Workshop Suka-suka Mojok berkolaborasi dengan Deluluu Studio yang didukung oleh REDMI, Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, journaling membantunya merasionalisasikan perasaan yang sering dianggap berlebihan. 

Pengalaman resign dari pekerjaan baru-baru ini juga membuat Sinta merasa lebih emosional. Sebagaimana pekerja yang harus mengakhiri masa kerjanya, perasaan sedih seringkali mendominasi sampai terasa berlebihan. 

Dalam hal ini, journaling menenangkan dirinya dalam memahami bahwa perasaan saat itu adalah valid dan wajar. Journaling mengajarinya, bahwa semua itu juga akan berlalu.

“Ternyata aku pernah happy karena ini atau pernah sedih karena ini. Jadi, dibaca-baca lagi tuh lucu gitu,” kata dia. 

Proses journaling (Mojok.co/Shofiatunnisa Azizah)
Proses journaling (Mojok.co/Shofiatunnisa Azizah)

Lebih berani dengan journaling digital

Untuk bisa menyalurkan pikiran dan perasaan tersebut, Sinta mengatakan mencoba berbagai medium journaling. Tidak hanya manual melalui kertas, dia juga mencoba menulis journal melalui digital. 

Di sinilah pengalaman pertamanya dimulai. Berbekal ponsel REDMI 15, salah satu produk dari Xiaomi Indonesia, dia mencoba journaling digital yang terasa lebih mudah, tanpa mengurangi esensi journaling.

Iklan

“Jadi tadi pas coba hp-nya digerakkin, dan juga pas aku ngefoto itu juga jelas banget sih. Terus buat log in atau cari aplikasinya itu juga gampang banget, dan pastinya layarnya jernih,” kata dia.

Testimoni Sinta selaras dengan fitur yang telah disediakan ponsel yang dibanderol dengan harga Rp2 jutaan ini. Layar ponsel seluas 6,9 inci ini memiliki refresh rate hingga 144Hz yang memungkinkan perpindahannya dari satu aplikasi ke aplikasi lain terasa lebih “sat set”. 

REDMI 15 dilengkapi dengan kamera ganda AI 50MP yang dapat memberikan hasil foto yang jernih dan tajam untuk mendukung journaling. Selain itu, ponsel ini memiliki kapasitas baterai 7000mAh yang dapat memberikan keleluasaan untuk journaling di mana saja kapan saja tanpa takut kehabisan baterai. .

Journaling digital menggunakan REDMI 15 (Mojok.co/Shofiatunnisa Azizah)
Journaling digital menggunakan REDMI 15 (Mojok.co/Shofiatunnisa Azizah)

Melalui journaling digital ini, Sinta menceritakan pengalamannya dalam mengikuti sesi bersama para peserta yang belum dikenalnya. Menurut dia, kesempatan melakukan journaling bersama orang-orang asing atau strangers justru bisa mengeluarkan perasaan atau pikiran dengan cara berbeda—yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.

Maka dari itu, melalui hasil journaling, Sinta menceritakan mengenai dorongan untuk lebih berani.

“Jadi tuh tadi ada stiker yang sebagian besar temanya kayak encourage untuk jadi lebih berani. Aku jadi kepikiran buat, kan orang bilang aku berani mati nih demi kamu. Padahal sebenarnya, berapa banyak dari kita yang berani hidup?” kata dia.

“Buat menikmati hidup ini tuh lebih indah,” tambah dia.

Hasil journaling
Hasil journaling (Mojok.co/Shofiatunnisa Azizah)

Esensi journaling untuk kehidupan, menyembuhkan diri melalui tulisan

Mengutip dari laman Universitas Gadjah Mada, journaling memiliki manfaat untuk menjaga ketenangan diri, yang selanjutnya berkaitan dengan menjaga kesehatan mental. Data Kementerian Kesehatan mencatat sekitar 28 juta orang di Indonesia mengalami masalah mental. 

Oleh karena itu, journaling dapat menjadi medium untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan. Riset menunjukkan, cara ini dapat membantu meningkatkan kesehatan emosional dan fisik seseorang menjadi lebih baik. Mereka dapat memperjelas pikiran dan perasaan sehingga dapat lebih memahami diri, mengidentifikasi masalah yang dihadapi, serta menemukan alternatif solusi. 

Journaling juga dapat memberikan waktu jeda yang membuat pelakunya lebih rileks. Bahkan, dari hal-hal kecil yang tidak ditetapkan harus seperti apa. 

Rizmadini, pemilik wadah kreatif yang juga memfasilitasi seni jurnal asal Jogja, mengatakan esensi journaling adalah untuk membebaskan diri sepenuhnya. Ia bilang, seseorang yang melakukan journaling tidak harus terpaku dengan apa pun. Mereka dapat berekspresi sebebas mungkin untuk melepaskan beban pikiran dan perasaan.

“Sebenarnya mengeluarkan pikiran aja,” kata Rizmadini kepada Mojok.

Sebab itu, tidak ada pakem tertentu dalam journaling. Rizmadini menjelaskan, aktivitas ini dapat dilakukan melalui kertas secara manual atau digital. Metodenya juga bisa dikreasikan sesuka hati, mulai dari hanya menulis selayaknya penulisan diary tempo dulu sampai dengan mengawetkan barang-barang dalam buku jurnal. 

Sebagai contoh, Rizmadini memperkenalkan creative journaling yang dapat menggabungkan berbagai elemen dalam satu karya. “Hari ini creative journaling karena dia mix pakai art, ada yang stiker, ada yang kertas, ada di majalah, sama kalau misalnya yang pakai sampah itu juga bisa kreatif,” kata dia.

Penulis: Shofiatunnisa Azizah

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: “Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

Terakhir diperbarui pada 14 April 2026 oleh

Tags: journalingjournaling digitalworkshop suka-suka mojok
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026
Mahasiswa keperawatan UGM Jogja lulus berkat ibu

Malas dan Lelah Kuliah, Telepon Ibu Selamatkan Mahasiswa Keperawatan UGM hingga Lulus dengan IPK Sempurna

12 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO

4 Tipe Orang yang Tak Cocok Slow Living di Desa: Kalau Kamu Introvert apalagi Usia Produktif, Pikirkan Lagi Sebelum Menyesal

13 April 2026
Rela bayar mahal kuliah jurusan Keperawatan PTS besar demi jadi perawat. Setelah lulus malah jadi kayak babu MOJOK.CO

Rela Bayar Mahal di Jurusan Keperawatan demi Prospek Karier Perawat, Cuma Berakhir Jadi “Babu” di RSUD

14 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.