Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Mataram Is Rock, Persaudaraan Jogja-Solo di Panggung Musik Keras

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
3 Desember 2025
A A
jogjarockarta.MOJOK.CO

Dua raksasa konser rock terbesar di Jawa Tengah dan DIY, JogjaROCKarta dan Rock In Solo, memplokamirkan "Mataram Is Rock". (JogjaROCKarta)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gelaran JogjaROCKarta Festival (JRF) akan kembali mengguncang Kota Jogja pekan ini, Sabtu-Minggu, 6-7 Desember 2025 di Stadion Kridosono. 

Setelah dua dekade lamanya, kini festival rock-metal terbesar di selatan Jawa tersebut hadir dalam momen yang sarat makna, yakni deklarasi persatuan skena rock Jawa Tengah dan DIY lewat inisiatif baru bernama “Mataram is Rock”.

Menurut head of creative Rajawali Indonesia selaku promotor JRF 2025, Iwe Ramadhan, inisiatif ini bukan sekadar jargon marketing, melainkan manifestasi nyata dari persaudaraan antar dua poros besar skena kota pelajar Jogja dan kota budaya Surakarta. 

Festival musik legendaris Surakarta, Rock In Solo, yang tahun ini telah mencapai usia 21 tahun, dan JRF yang sekarang genap 8 tahun, hadir bergandengan, menyatukan akar budaya dan semangat rock dalam satu dentuman distorsi.

Bagi Iwe, ini adalah wujud dari sebuah sinergi, bukan rivalitas.

jogjarockarta.MOJOK.CO
Aksi band metal legendaris Jogja, Death Vomit, saat menggebrak panggung JogjaROCKarta 2024 lalu. Mereka tampil dengan formasi anyar dengan Widi (sekarang di Inferal Lamentation) sebagai vokalis. (dok. JRF)

“Kami ingin membuktikan bahwa Jogja dan Solo tetap terikat dalam sebuah persaudaraan. Bukan rivalitas, namun bagaimana kita dapat membangun ekosistem yang suportif dan menunjukkan bahwa diplomasi dapat dimulai dari hal sederhana termasuk melalui festival musik.” ujar Iwe dalam keterangan tertulisnya kepada Mojok, Rabu (3/12/2025).

Salah satu wujud nyata dari persaudaraan ini adalah hadirnya band legendaris metal asal Surakarta, Down For Life. Band ini bukan akan tampil sebagai “band tamu biasa”, tetapi sebagai simbol “mandat budaya”.

Kehadiran mereka di panggung JRF hadir bukan hanya sebagai penghibur, melainkan simbol deklarasi bahwa tlatah Mataram (Solo–Jogja) memiliki denyut nadi rock yang sama.

JogjaROCKarta 2025, perpisahan emosional di Kridosono

Selain menjadi ajang reuni musik keras, edisi 2025 juga menandai momen emosional. Sebab, kemungkinan besar, tahun ini akan menjadi gelaran terakhir dari festival musik legendaris kota gudeg itu.

Line-up yang dirilis panitia jauh sebelum hari H sudah cukup membuat bulu kuduk merinding. Raksasa trash-metal dunia, Anthrax, didapuk sebagai headliner, lengkap dengan barisan band lokal dan internasional lainnya.

Pada hari pertama pada 6 Desember 2025, Ugly Kid Joe dan Down For Life akan memimpin panggung, didampingi band-band Indonesia seperti lain seperti Jamrud, Rebellion Rose, Andromedha, Rolland Band, hingga Kaisar.

Sementara sehari setelahnya, akan dimeriahkan oleh Anthrax serta legenda heavy-metal Asia asal Jepang, Loudness, bersama band internasional lain seperti The HU (Mongolia).

Nama-nama tanah air dari skena rock-metal dan punk juga akan ikut memeriahkan hari kedua. Di antaranya Inferal Lamentation, The Panturas, Usman dan The Blackstone hingga Marjinal.

jogjarockarta.MOJOK.CO
Aksi panggung band thrash metal legendaris asal Jerman, Kreator, dalam gelaran JogjaROCKarta 2024. Mereka datang ke Jogja dalam rangkaian turnya bersama band metal Swedia, In Flames. (dok. JRF)

Selain nostalgia dan headliner internasional, JRF 2025 tetap memberi ruang bagi regenerasi lewat program “Band Submission”. Festival membuka peluang bagi musisi rock/metal tanah air untuk tampil di panggung besar bersama legenda. 

Iklan

Dua band terbaik dari seleksi nasional akan dipilih untuk berbagi energi dengan nama besar dunia.

Visual dan estetika pun mendapat perhatian khusus. Festival tahun ini dipercayakan kepada ilustrator kenamaan Dwiky KA. Karyanya yang khas: gaya fiksi ilmiah, ekstraterestrial, nostalgia komik era 1950-an, memberi warna tersendiri pada penyelenggaraan dan merchandise resmi.

Dari Solo ke Jogja, meneruskan warisan

Sebelumnya, edisi terbaru Rock In Solo Festival digelar pada 22–23 November 2025 di Benteng Vastenburg, Surakarta yang menandai usia ke-21 festival ini. 

Format dua hari penuh di lokasi sejarah kota Solo itu kembali membuktikan bahwa skena rock/metal di Jawa Tengah terus hidup dan relevan. 

Dengan “Mataram is Rock”, para inisiator berharap tidak saja merayakan dua festival besar, tapi membangun ekosistem yang suportif: tanpa sekat kota, tanpa paradigma rivalitas antar skena.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JogjaROCKarta Festival (@jogjarockartafest)


Bagi penikmat musik cadas, JogkaROCKarta 6-7 Desember jadi lebih dari sekadar konser. Ia adalah perayaan paseduluran, penghormatan atas sejarah skena, dan selebrasi ulang dari semangat musik keras yang mengalir di nadi tlatah Mataram.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Wall of Love: Merayakan Lebaran Metal dengan Berpelukan di Tengah Moshpit Down For Life

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2025 oleh

Tags: Jogjarockartajogjarockarta 2025Konser Musikkonser musik jogjamatarammataram is rockrock in solo
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Sayonara, JogjaROCKarta.MOJOK.CO
Panggung

Sayonara, JogjaROCKarta

8 Desember 2025
musik rock, jogjarockarta.MOJOK.CO
Hiburan

JogjaROCKarta 2025: Merayakan Perpisahan dengan Kemegahan

5 Desember 2025
down for life.MOJOK.CO
Panggung

“Wall of Love”, Merayakan Lebaran Metal dengan Berpelukan di Tengah Moshpit Down For Life

25 November 2025
rock in solo.MOJOK.CO
Ragam

Lebaran Metal di Solo dan Lelaki Usia Senja yang Menolak Tua

24 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon” MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.