Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hati-hati! Gelombang Tinggi Terjang Pantai di Gunungkidul, Sejumlah Lapak Rusak

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
16 Juli 2022
A A
pantai di gunungkidul mojok.co

Lapak pedagang di bibir pantai di Gunung Kidul rusak akibat gelombang tinggi. (ANTARA/HO-SAR Satlinmas Baron)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gelombang laut dengan ketinggian antara 3-5 meter menghantam pantai-pantai di Gunungkidul. Belasan lapak pedagang di bibir Pantai Somandeng dan Pulangsyawal (Indrayanti) mengalami kerusakan.

Menurut Kapolsek Tepus AKP Jarwanto di Gunungkidul, Sabtu (16/7), gelombang pasang terjadi sejak 10.00 WIB. “Gelombang laut ini menyebabkan bangunan di bibir pantai rusak, bahkan beberapa barang milik pedagang yang terbawa arus tidak bisa diselamatkan,” kata Juwarto.

Setelah peristiwa ini, personel dari Polsek Tepus dan SAR Linmas I Gunungkidul siaga penuh melakukan pengawasan terhadap wisatawan. Selain Pantai Somandeng dan Pulangsyawal, gelombang tinggi juga menerjang sejumlah pantai lainnya. Seperti Pantai Indrayanti, Pantai Sadranan, Sundak, Sepanjang dan Pantai Kukup.

“Kami mengimbau kepada wisatawan untuk tidak bermain di bibir laut dan menikmati ombak dari jauh. Hal ini demi keselamatan wisatawan sendiri,” katanya

https://www.instagram.com/p/CgEFpYqjMP6/

Senada dengan AKP Jarwanto, Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro juga mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai di Gunungkidul untuk berhati-hati karena ada gelombang tinggi yang menerjang wilayah ini.

Ia mengatakan gelombang tinggi menerjang kawasan pantai selatan dengan ketinggian sekitar 3-5 meter. Kondisi ini diprediksi akan terjadi dua sampai tiga hari ke depan. “Kami mohon kepada wisatawan untuk berhati-hati dan selalu mematuhi imbauan dari petugas kepolisian, SAR atau pengelola wisata,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada nelayan Pantai Baron mengevakuasi kapal-kapal supaya tidak hantam ombak, sehingga menyebabkan kerusakan. “Kami juga mengimbau nelayan tidak melaut terlebih dahulu sampai gelombang laut kembali normal,” katanya.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan gelombang pasang pagi hingga siang ini menyebabkan kerusakan kapal dan lapak pedagang. Adapun datanya di Pantai Pulangsyawal atau menyebabkan kerusakan kursi dan meja makan di resto.

Untuk kerusakan lainnya di kawasan pantai Drini Kapal Satlinmas Rescue istimewa katir (dayungan) patah dan lambung kapal pecah. Kapal nelayan milik Sapon, lambung kapal mengalami pecah dan di Pantai Drini ada dua warung terdampak.

“Selanjutnya, di Pantai Baron ada enam kapal rusak ringan hingga berat,” katanya.

Sumber: Antara
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Hal yang Nggak ada di Gunungkidul tapi Sering Dicari Wisatawan

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2022 oleh

Tags: pantaipantai di gunungkidul
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul MOJOK.CO
Ragam

Suara Hati Warung Mie Ayam Kecil di Rest Area Terindah di JJLS Gunungkidul

16 Februari 2024
sampah plastik di pantai wisata mojok.co
Sosial

3 Pantai Ini Membuktikan kalau Wisata Bukan Solusi Membersihkan Pantai

12 Juli 2023
mengenal rip current alasan tidak berenang di pantai parangtritis
Kilas

Mengenal Rip Current, Alasan Wisatawan Nggak Boleh Berenang di Pantai Parangtritis  

31 Desember 2022
pantai di jogja mojok.co
Hiburan

Tak Melulu Parangtritis, Ini Rekomendasi 7 Pantai Jogja yang Wajib Didatangi Saat Liburan

27 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.