Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal yang Nggak Ada di Gunungkidul tapi Sering Dicari Wisatawan

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
12 Juni 2022
A A
5 Hal yang Nggak Ada di Gunungkidul tapi Sering Dicari Wisatawan

5 Hal yang Nggak Ada di Gunungkidul tapi Sering Dicari Wisatawan (Lucky Vectorstudio via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah nyaris dua tahun “kucing-kucingan”, akhirnya tempat wisata di Gunungkidul dibuka dengan kunjungan 100 persen. Tentu saja, info ini disambut riang gembira oleh para wisatawan dan para pedagang kecil di sekitar area wisata.

Dari sekian banyak tempat wisata di Gunungkidul, tampaknya pantai masih menjadi primadona bagi para wisatawan. Hal ini bisa dilihat ketika hari libur, di mana ruas jalan sepanjang jalan menuju pantai selatan selalu dipadati kendaraan, baik dari dalam maupun luar daerah.

ADVERTISEMENT

Terlepas dari banyaknya pantai yang menawarkan panorama alam yang indah, ada beberapa hal yang nggak ada di Gunungkidul, tetapi sering dicari wisatawan, salah satunya kebun binatang. Ya, beberapa waktu lalu ada kawan saya yang jauh-jauh dari Batang mencari kebun binatang di Gunungkidul. Padahal, sejak saya lahir hingga sekarang, tidak ada obyek wisata satu ini.

Selain kebun binatang, ada beberapa hal yang nggak ada di kota ini, tetapi sering dicari wisatawan, antara lain:

#1 Bioskop

Salah satu hal yang nggak ada di Gunungkidul tapi sering dicari wisatawan adalah gedung bioskop. Bagi para wisatawan yang tengah berlibur di Gunungkidul dan ingin menonton film, mulai sekarang gagalkan rencana Anda. Sebab, sudah puluhan tahun, warga sini hidup tanpa bioskop.

Konon, di era 1990-an, Gunungkidul sampai punya gedung bioskop. Namun, karena jumlah penonton semakin berkurang, akhirnya gedung bioskop itu harus tutup dan dialihfungsikan menjadi tempat mengumpulkan gaplek (singkong kering). Ya, jika Anda main ke sana, bukan penjual tiket yang Anda temukan, tetapi ibu-ibu yang tengah jual beli gaplek.

#2 Starbucks

Bagi Anda para generasi sandwich dan mletre asik, jangan harap bisa menemukan Starbucks di kota ini. Ya, warung kopi asal Amerika yang identik dengan kawula mletre ini tidak tidak buka cabang di sini. Untuk itu, hindari berekspektasi lebih untuk nongkrong necis bersama kawan-kawan sambil menikmati Starbucks di tanah kelahiran saya ini.

Meski begitu, Anda tidak perlu risau dan bingung tidak bisa nongkrong sambil menyeruput kopi panas. Jika Anda ngebet banget pengen ngopi setelah dari pantai, Anda bisa mengunjungi Taman Kuliner Wonosari. Di sana, ada banyak jenis kopi yang bisa diseruput.

Baca Juga:

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

#3 Mie Gacoan

Di tengah viralnya mie gacoan di berbagai daerah, kami warga Gunungkidul hanya bisa ngulu idu, pasrah, dan melihat orang makan mie ini di media sosial. Ya, warung mi yang konon identik dengan antrian mengular panjang itu tidak ada atau belum bukaa cabang di sini. Jadi, jangan harap Anda bisa menikmati seporsi Mie Gacoan sambil melihat keindahan panorama alam sepanjang pantai selatan.

Bagi para wisatawan yang berniat ingin membeli mie gacoan, alihkan saja keinginan itu ke bakmi Jawa. Ada banyak penjual bakmi Jawa di Gunungkidul yang tentu saja rasanya lebih mantap dari Mie Gacoan, salah satunya Warung Bakmi Mbah Noto. Warung bakmi yang berada di Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Gunungkidul, ini memiliki cita rasa yang autentik dan mantap.

#4 Tagline Jogja Lantai Dua

Beberapa tahun lalu, ada seorang kawan dari Jakarta yang tengah berkunjung ke Gunungkidul dan mencari tagline Jogja Lantai Dua. Bisa dipastikan bahwa tagline bikinan orang iseng di media sosial tersebut tidak akan Anda temukan di sepanjang jalan di Gunungkidul.

Banyak orang mengira bahwa tagline tersebut merupakan tagline resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Padahal, tagline tersebut murni dibikin orang iseng yang mungkin kurang pede menyebut nama Gunungkidul sehingga harus memberi nama Jogja Lantai Dua.

Tagline resmi Gunungkidul yang sebenarnya adalah Handayani, yang merupakan singkatan dari Hijau, Aman, Normatif, Damai, Amal, Yakin, Asah Asih Asuh, Nilai Tambah, Indah. Lebih jelasnya perihal tagline Gunungkidul ini, Anda bisa baca di sini.

#5 Plang Tempik Gundul

Beberapa waktu lalu, bertebaran foto sebuah plang bertuliskan Tempik Gundul lengkap dengan gambar gua mirip vagina di media sosial. Tempik Gundul sendiri merupakan singkatan dari Tempat Piknik Gunungkidul. Adanya informasi ini, tak pelak membuat banyak wisatawan mencari keberadaan obyek wisata tersebut.

Saya pun mencoba menelusuri keberadaan obyek wisata yang dimaksud dan menanyakan ke sejumlah tokoh di Gunungkidul, tetapi hasilnya nihil. Ya, di Gunungkidul tidak ada plang bertuliskan Tempik Gundul, apalagi gua yang menyerupai Miss V. Untuk itu, dapat dipastikan bahwa lokasi wisata dan semua atribut berkaitan dengan Tempik Gundul adalah hoax.

Itulah beberapa hal yang dicari wisatawan, tapi sampai mampus pun nggak akan ketemu di kota ini. Lha wong beneran nggak ada. Entah besok-besok, tapi keknya sih nggak bakalan ada. Mbok kalau nyari tuh yang pasti-pasti aja, Gaes.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Memahami Isi Pikiran Ibu Kita, Megawati

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2023 oleh

Tags: GunungkidulTerminal Gunungkidulwisatawan
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya Mojok.co bandung

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya

25 Mei 2025
Jenang Dawet, Kuliner Tradisional Khas Gunungkidul yang Nggak Setenar Nasi Tiwul Terminal Mojok

Jenang Dawet, Kuliner Tradisional Khas Gunungkidul yang Nggak Setenar Nasi Tiwul

17 Mei 2022
Radio Argososro FM, Tetap Menghibur dan Menjaga Identitas Warga Gunungkidul

Radio Argososro FM, Tetap Menghibur dan Menjaga Identitas Warga Gunungkidul

3 Juli 2023
Mengenal PO Maju Lancar, PO Asal Gunungkidul yang jadi Bus Terbaik versi Kementerian Perhubungan

Mengenal PO Maju Lancar, PO Asal Gunungkidul yang jadi Bus Terbaik versi Kementerian Perhubungan

21 Juni 2023
5 Hal tentang Kota Bandung Versi Wisatawan terminal mojok.co

5 Hal tentang Kota Bandung Versi Wisatawan

25 November 2021
Pasar Besole Wonosari: Pasar Ikonik di Gunungkidul yang Menyimpan Sisi Gelap

Pasar Besole Wonosari: Pasar Ikonik di Gunungkidul yang Menyimpan Sisi Gelap

23 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co sumatera selatan

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.