Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gibran dan Bobby Menang Quick Count, Jokowi dan PDI Perjuangan Bisa Sedikit Terhibur

Redaksi oleh Redaksi
10 Desember 2020
A A
gibran bobby

Menanti kemenangan Putra dan Menantu Jokowi di pilkada

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bobby Nasution-Aulia Rachman unggul di pilkada masing-masing berdasarkan penghitungan cepat.

Koran Tempo hari ini menaikkan cover yang sangat menarik. Gambar Jokowi dan istrinya, Iriana, sedang menggandeng anak dan menantu mereka Gibran dan Bobby Nasution serupa seperti logo Keluarga Berencana. Hanya saja, tulisan “Keluarga berencana” itu diplesetkan menjadi “Keluarga Berjaya”.

Iklan

Tentu saja cover tersebut tak berlebihan. Maklum saja, pada kenyataannya, keluarga Jokowi boleh dibilang memang sangat berjaya di ajang kontestasi pilkada tahun ini.

Hasil penghitungan dari KPU memang belum keluar, namun berdasarkan hasil penghitungan cepat (quick count), baik Gibran Rakabuming maupun Bobby Nasution sama-sama menang di pilkada masing-masing.

Berdasarkan quick count Charta Politika, di pilkada Solo, pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa, yang sudah lama digadang-gadang bakal menang ternyata memang berhasil melaju sesuai dengan prediksi.

Pasangan Gibran-Teguh menang telak. Mereka meraih 87,15 persen suara. Unggul jauh atas pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo yang hanya memperoleh 12,85 persen suara.

Sementara di pilkada Medan, Bobby Nasution juga meraih kemenangan versi penghitungan cepat. Bedanya, kemenangan Bobby tak telak-telak amat seperti Gibran.

Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman tercatat meraih 54,61 persen suara, unggul atas pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi yang hanya mengantongi 45,39 persen suara.

PDI Perjuangan pun langsung menyambut baik kemenangan pasangan yang mereka usung itu.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa kemenangan Gibran dan Bobby merupakan salah satu jalan untuk memuluskan komitmen partai dalam menghasilkan pemimpin muda berkualitas.

“PDI Perjuangan secara jernih ingin juga menyampaikan harapan. Bahwa usai penetapan definitif, nantinya Mas Gibran dan Mas Bobby membuktikan kualitas kepemimpinannya sebagai kepala daerah di Solo dan Medan,” terang Hasto seperti dikutip dari Suara Merdeka.

Kemenangan Gibran dan Bobby ini tentu saja cukup menjadi hiburan dan pelipur lara bagi Jokowi maupun PDIP.

Bagi Jokowi, dua menterinya yang beberapa hari lalu terjerat kasus korupsi tentu cukup menghantam dirinya. Kemenangan anak dan menantunya di pilkada pastilah cukup bisa melegakan hatinya.

Sementara bagi PDIP, kemenangan Gibran dan Bobby, serta kader-kadernya di beberapa kota besar lainnya adalah angin segar bagi partai yang beberapa waktu yang lewat sempat sesak karena tiga kadernya dicocok KPK hanya dalam waktu 10 hari.

Iklan

Ah, dari dulu, partai politik memang demikian: kadang kalah, kadang menang.

Yang pasti kalah terus memang cuma rakyat.

gibran dan bobby

BACA JUGA Surat Terbuka untuk Jokowi usai Anak dan Mantu Menangi Pilkada dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: Bobbygibranjokowipilkada
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kalau Bobby di Buku Karya Aurelie Mooremans Iblis, Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia MOJOK.CO
Esai

Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kalau Bobby Iblis Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia

21 Januari 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam MOJOK.CO
Esai

Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam dan Kita Hanya Punya Satu Sama Lain

25 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.