Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal Kota Semarang: Asah Bakat dan Akhlak Anak

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2025
A A
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal MOJOK.CO

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal. (Pemkot Semarang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Anak sholeh bukanlah yang selalu juara, tetapi yang selalu jujur, sopan dan mau berbuat baik. Pesan itulah yang disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat membuka Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal (FASABA) 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kota Semarang di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (18/10/2025).

Mengusung tema “Melejitkan Potensi Anak Sholeh PAUD Aisyiyah Kota Semarang”, festival itu menjadi bagian penting dari peringatan Milad ke-106 TK Aisyiyah Bustanul Athfal dan Milad ke-28 IGABA Kota Semarang.

“Atas nama Pemerintah Kota, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh guru dan pengurus Aisyiyah yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan anak usia dini,” kata Agustina.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal MOJOK.CO
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal. (Pemkot Semarang)

Pesan untuk anak-anak saleh Kota Semarang

Kata Agustina, melalui kegiatan seperti FASABA, menjadi bukti bahwa semangat guyub, kolaboratif, dan berkemajuan bisa diwujudkan melalui pendidikan. Inilah wujud nyata dari semangat ‘Bergerak Bersama, Merangkul Semua.’

“Anak-anakku yang sholeh dan sholehah, menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah keberanian kalian untuk tampil, belajar, dan menghargai teman-teman kalian. Ingatlah selalu pesan dari Ibu dan Bapak Guru untuk selalu berbuat baik,” pesan Agustina.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal MOJOK.CO
Wali Kota, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Festival Anak Sholeh Bustanul Athfal. (Pemkot Semarang)

“Kota Semarang memiliki berbagai macam sekolah swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kota Semarang yang sangat mendukung kebutuhan pendidikan. Terima kasih kepada Aisyiyah, Muhammadiyah, para guru, dan orang tua yang telah membawa anak-anak kepada suasana yang gembira sehingga mereka bisa mengenal satu sama lain,” pungkasnya.

Bagi Agustina, kegiatan ini bertujuan mulia, yaitu menanamkan kecintaan anak kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengembangkan potensi mereka dalam Seni Islami, Hafalan Al-Qur’an, dan Hadits. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah kebersamaan bagi seluruh murid KB/TK Aisyiyah Bustanul Athfal se-Kota Semarang, sekaligus ajang pengembangan bagi para guru dalam melatih bakat anak didik.

Berbagai macam kegiatan yang dilombakan meliputi Adzan dan Iqomah, Koor Mars TK ABA, Menggambar tema “Sekolahku TK ABA”, Hafalan Surat Pendek, Hafalan Hadits Pendek, dan Pildacil.***(Adv)

BACA JUGA: Strategi Kota Semarang Mandiri di Tengah Efisiensi, Biar Tak Selalu Tergantung pada Dana Pusat atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2025 oleh

Tags: festival anak sholehkota semarangSemarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jembatan Persen di Gunungpati, Semarang, dari kayu menjadi baja dan bercor beton MOJOK.CO
Kilas

Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”

24 Januari 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO
Kilas

Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang

24 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
Ngekos setelah menikah, ngekos di jogja, kesehatan mental.MOJOK.CO

Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman

16 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.