Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ensiklopedia Musik Keroncong Diluncurkan, Memuat Arsip yang Berserakan Selama Satu Abad

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
13 Desember 2022
A A
ensiklopedia musik keroncong mojok.co

Peluncuran buku Ensiklopedia Musik Keroncong (Purnawan S. Adi/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ensiklopedia Musik Keroncong baru saja diluncurkan. Buku esensial ini memuat informasi tentang musik keroncong di Indonesia yang berserakan selama satu abad.

Senin (12/12/2022) malam jadi momen yang bersejarah untuk eksistensi musik keroncong di Indonesia. Sebuah buku setebal 450 halaman yang memuat catatan penting sejarah tentang musik ini resmi diluncurkan.

“Ensiklopedia Musik Keroncong” demikian tajuknya. Buku ini digagas oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Penyusunan Ensiklopedia Musik Keroncong ini melibatkan tak kurang dari 150 orang, terdiri dari kontributor, narasumber, tim produksi, instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas-komunitas keroncong yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia.

Secara umum, ensiklopedia ini mengumpulkan informasi seputar musik keroncong yang berserakan selama ini. Tim melakukan penelitian atas arsip- arsip lama mulai awal abad ke-20; baik media massa, foto-foto, manuskrip, maupun rekaman musik.

Penelusuran sejarah dilanjutkan dengan melacak secara kronologis perjalanan musik keroncong, hingga pada peristiwa-peristiwa terkini. Tim penyusun ensiklopedia ini memiliki visi yaitu mewujudkan keberagaman musik keroncong dalam ekspresi dan pengetahuan.

Pasalnya, dua variabel tersebut adalah penanda penting untuk membaca musik keroncong sebagai kekuatan budaya bangsa Indonesia yang otentik. Keberagaman ekspresi telah ditunjukkan di dalam ensiklopedia ini, bahwa musik keroncong tidak hanya berkembang di Jawa; dan keberagaman pengetahuan mewujud dalam pemetaan berbagai bab di ensiklopedia ini, baik peristiwa sejarah, transmisi, pengetahuan emik, instrumen-organologi, dan seterusnya.

“Dengan membaca buku ini, diharapkan kita dapat memperoleh rujukan yang andal atas inovasi-inovasi budaya yang telah terjadi selama ini sehingga memungkinkan kita memetakan jalan bagi inovasi masa mendatang,” ucap Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid yang dikutip dari siaran persnya.

Sementara itu, ketua tim penyusun buku Ensiklopedia Musik Keroncong, Erie Setiawan, menjelaskan bahwa buku ini masih berpotensi untuk dilanjutkan. “Pada waktu itu kita menyusun sampai 16 kategori namun kita kerucutkan lagi,” ujarnya saat sesi diskusi peluncuran buku di Gedung Balai Pelestarian Nilai Budaya, Yogyakarta, Senin (12/12/2022).

“Kita belum bisa mengakomodasi yang ‘teknik’ makanya di buku ini tidak ada petunjuk-petunjuk teknis soal notasi, lagu, dll, itu nantinya bisa jadi buku sub ensiklopedia sendiri,” ucapnya.

Penulis: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Remy Sylado, Pelopor Puisi Mbeling yang Melawan Orba

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2022 oleh

Tags: Musikmusik keroncong
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

borobudur.MOJOK.CO
Hiburan

Borobudur Moon Hadirkan Indonesia Keroncong Festival 2025, Rayakan Serenade Nusantara di Candi Borobudur

15 Desember 2025
down for life.MOJOK.CO
Panggung

“Wall of Love”, Merayakan Lebaran Metal dengan Berpelukan di Tengah Moshpit Down For Life

25 November 2025
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Aktual

Dari Panggung Rock in Solo untuk Pegunungan Sewu: Suara Musik Keras Menolak Pabrik Semen Pracimantoro

4 November 2025
captain jack.MOJOK.CO
Panggung

Captain Jack: Antara Debu, Air Mata, dan Anthem Masa Muda

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.